URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Rumah Sakit Bhayangkara Semarang behasil melakukan operasi bibir sumbing terhadap delapan anak di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang Jumat (17/6/2022).

Mbak Google

KABAR RASIKA

8 Anak Jalani Operasi Bibir Sumbing di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang

8 Anak Jalani Operasi Bibir Sumbing di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang

8 Anak Jalani Operasi Bibir Sumbing di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang

featured-img

SEMARANG – Rumah Sakit Bhayangkara Semarang behasil melakukan operasi bibir sumbing terhadap delapan anak di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang Jumat (17/6/2022).

Dalam kegiatan yang bertajuk Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-76 tersebut disambut baik oleh para orang tua yang merasa anaknya sudah dibantu dalam operasi tersebut. Sri wahyuni (35) warga Kabupaten Blora merasa seneng anaknya berhasil di operasi secara gratis.

“Alhamdhulilah, bersyukur sudah ada bantuan ini. Merasa senang karena anak saya bisa dioperasi,” ujar Sri kepada wartawan.

Dirinya mengetahui informasi operasi sumbing gratis itu dari Puskesmas yang berada di dekat rumahnya. Tak lupa, ia juga mengucapkan terimakasih kepada Polda jateng yang sudah menyelenggarakan acara ini.

“Dari Blora belum operasi, saya tau informasi dari pihak puskesmas ada acara ini. Saya terimakasih banyak telah membantu anak saya,” ucapnya.

Sebelumnya RS Bhayangkara menerima 12 peserta yang akan mengikuti operasi bibir sumbing. Namun hanya lolos delapan peserta setelah dilakukan skrining kesehatan.

Irwasda Polda Jateng, Kombes Pol Untung Sudarto mengatakan kegiatan operasi bibir sumbing sudah dilakukan pada Rabu (15/6/2022) lalu. Ia menerangkan bahwa peserta yang mengikuti ini rata-rata masih berusia di bawah 10 tahun dengan usia minimal 3 bulan.

“Rata-rata untuk bibir sumbing ini yang kita sasar adalah masyarakat tidak mampu. Sehingga kita mengadakan ini (operasi), dalam rangka untuk menolong masyarakat yang tidak mampu agar bisa terbantu supaya nanti tidak membebani orang tua,” paparnya.

Lebih lanjut Untung menjelaskan, Bhakti kesehatan lainnya yang diadakan Polda Jateng adalah donor darah dan khitanan masal serta pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis kedua dan ketiga.

Disisi lain, Ketua Persatuan Ahli Bedah Mulut dan Maksilofasial Indonesia Jateng, Muhammad Reza Pahlevi menambahkan, pihaknya bekerja sama dengan Polri dalam rangka Bhakti kesehatan operasi celah bibir dan langit. Ia mengatakan, kegiatan Bhakti kesehatan serentak dilakukan di seluruh Indonesia dengan pusat acara di Ibukota Nusantara.

“Kita menurunkan tim ada lima dokter spesialis bedah mulut dan maksilofasial. Kita juga menggandeng Yayasan Karya Hati Insani yang merupakan bagian dari bedah mulut,” bebernya.

Tak hanya itu, Reza juga meminta kepada para ibu hamil untuk selalu rajin menjaga kesehatan dengan tidak minum sembarang obat yang tidak dianjurkan dokter termasuk minum jamu-jamuan. Hal itu bertujuan guna mencegah terjadinya gangguan pada janin maupun antisipasi terjadi penyakit terhadap bayi dalam kandungannya.

“Selalu jaga kesehatan dan rajin cek kondisi kesehatan agar tubuh tetap terjaga,” imbuhnya.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved