URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, telah menyelesaikan retret yang berlangsung selama sepekan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, hingga Jumat (28/2/2025). Retret ini diadakan atas perintah Presiden RI, Prabowo Subianto, sebagai bagian dari pembekalan dalam Kabinet Merah-Putih. Salah satu materi utama yang ditekankan adalah pemberantasan korupsi, di mana para kepala daerah diberikan penguatan untuk bertindak tegas dalam menindak penyelewengan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Oleh Oleh Retret, Robby Hernawan akan Efisiensi Anggaran dan Berantas Korupsi

Oleh Oleh Retret, Robby Hernawan akan Efisiensi Anggaran dan Berantas Korupsi

Oleh Oleh Retret, Robby Hernawan akan Efisiensi Anggaran dan Berantas Korupsi

Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan berpelukan dengan istri seusai menyelesaikan retret yang diselenggarakan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, Jumat (28/2/2025). Foto dok IST
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Seperti kepala daerah lainnya di seluruh Indonesia, Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan pun telah menyelesaikan retret yang diselenggarakan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah selama sepekan hingga Jumat (28/2/2025).

Dia menyebutkan sejumlah hal penting yang didapatnya selama retret atas perintah Presiden RI, Prabowo Subianto tersebut.

Hal-hal tersebut didapatnya dari materi pembekalan yang tergabung dalam Kabinet Merah-Putih.

Menurut Robby, satu di antara yang terpenting yakni soal pemberantasan korupsi.

“Kami diberikan penguatan atau powering untuk berani secara tegas memberantas penyelewengan atau korupsi,” kata Robby.

Arahan lainnya, lanjut dia, yakni kepala daerah harus berani melakukan efisiensi anggaran.

Tak hanya itu, pembedahan anggaran dan pencegahan kebocoran anggaran juga secara prinsip harus ditegakkan.

“Peran penting kami yakni sebagai abdi dan pelayan rakyat.

Kami telah dipilih oleh rakyat untuk memimpin, sehingga harus melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” janji Robby.

Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved