KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Bayu Ramli Kembali menggelar Takjil On The Street Bersama Radio Rasika

Bayu Ramli Kembali menggelar Takjil On The Street Bersama Radio Rasika

Bayu Ramli Kembali menggelar Takjil On The Street Bersama Radio Rasika

Model cantik di bawah naungan Exist Modelling memperagakan busana casual di zebra cross Jalan Diponegoro Ungaran sambil membagikan takjil kepada pengendara yang melintas, Senin (3/3/2025) sore. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Ada pemandangan unik dan menarik yang tersaji di jalur penyeberangan (zebra cross) Jalan Diponegoro Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (3/3/2025) sore. Area itu disulap menjadi layaknya catwalk untuk peragaan busana bagi para model di bawah naungan Exist Modelling.

Tak ayal pemandangan ini menarik perhatian bagi masyarakat sekitar dan pengendara yang melintas di jalur utama Semarang-Solo ini. Selain bergaya, para model turut membagikan takjil kepada seluruh pengguna jalan.

CEO Exist Modelling, Bayu Ramli mengungkapkan, agenda ini merupakan kegiatan rutin tahun ke tahun. Namun kali ini lebih spesial karena didukung oleh Radio Rasika USA, Polres Semarang, Dinas Pariwisata dan berbagai pihak.

“Lebih spesial lagi, kami menampilkan penari dan pelukis di trotoar serta 10 model yang turut meramaikan acara ini. Kami memilih lokasi ini agar syiar Ramadhan semakin semarak,” ujarnya.

Bayu juga menyampaikan, takjil yang dibagikan sebanyak 500 paket. Sedangkan tema yang diangkat kali ini adalah busana casual dengan motif kotak-kotak.

“Kita berkotak-kotak ria sambil berbagi berkah kepada masyarakat yang melintas,” ungkapnya.

Kapolres Semarang, AKBP Ratna Qurotul Ainy, turut memberikan dukungannya terhadap kegiatan ini. “Kami bersama Rasika FM dan pihak lainnya membagikan takjil kepada masyarakat sekaligus memberikan edukasi agar tertib berlalu lintas. Kami juga menegur pengendara yang tidak memakai helm,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pembagian takjil dilakukan dengan tertib, menunggu lampu merah menyala agar tidak mengganggu lalu lintas.

“Ini adalah hari pertama kami membagikan takjil. Semoga kegiatan serupa dapat dilakukan di tempat lain. Ini juga sebagai upaya antisipasi kenakalan remaja, seperti balap liar, agar mereka berpikir dua kali jika mengetahui ada kegiatan kepolisian,” tegasnya.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Wiwin Sulistyowati menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari promosi ekonomi kreatif.

“Tadi ada fashion on the street dan tari tradisional. Di bulan Ramadhan ini, kami ingin menunjukkan kegiatan positif yang dapat dilakukan masyarakat. Semua ini bagian dari ekonomi kreatif,” katanya.

Sebagai informasi, selain fashion on the street, acara pembagian takjil ini juga dimeriahkan atraksi Safira Dance, DJ Ocka, serta pertunjukan tari dari Sanggar Tari Ambarawa. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
Yakuza Maneges wilayah Salatiga dan Semarang menyiapkan pendampingan hukum serta posko pengaduan 24 jam bagi masyarakat yang menghadapi persoalan hukum atau menjadi korban kekerasan. Komitmen itu disampaikan usai deklarasi di Grand Wahid Hotel Salatiga, Sabtu (3/10/2026), dengan melibatkan pengacara untuk mendampingi korban tanpa melihat latar belakang pihak yang terlibat.
Deklarasi Yakuza Maneges Salatiga, Hadirkan Perubahan Positif, Berikan Manfaat Nyata di Masyarakat
[pekok2]