URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Komisi B DPRD Kota Salatiga mengunjungi Terminal Angkot Tamansari untuk meninjau kondisinya yang dinilai sudah tidak layak. Rombongan yang dipimpin oleh Ketua Komisi B Bagas Aryanto bersama anggota komisi, didampingi oleh Kepala Dishub Kota Salatiga Sri Satuti dan Kepala Dinas Perdagangan Kusumo Aji, melakukan kunjungan ini di Salatiga pada 11 Maret 2025.

Mbak Google

KABAR RASIKA

DPRD Kota Salatiga Usulkan Penataan Terminal Tamansari, “Biar Tidak Kumuh”

DPRD Kota Salatiga Usulkan Penataan Terminal Tamansari, “Biar Tidak Kumuh”

DPRD Kota Salatiga Usulkan Penataan Terminal Tamansari, “Biar Tidak Kumuh”

Komisi B DPRD Kota Salatiga mengunjungi Terminal Angkot Tamansari untuk meninjau kondisinya yang dinilai sudah tidak layak. Rombongan yang dipimpin oleh Ketua Komisi B Bagas Aryanto bersama anggota komisi, didampingi oleh Kepala Dishub Kota Salatiga Sri Satuti dan Kepala Dinas Perdagangan Kusumo Aji, melakukan kunjungan ini di Salatiga pada 11 Maret 2025.
 foto  dok  IST
Komisi B DPRD Salatiga bersama Kepala Disdag dan Kepala Dishub Salatiga saat mengunjungi Terminal Tamansari.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Wakil rakyat dari Komisi B DPRD kota Salatiga mengunjungi Terminal Angkot Tamansari untuk mengetahui kondisi terminal di tengah kota yang sudah tidak layak ini, ( 11/3/2025).

Dalam kunjungan tersebut rombongan Komisi B yang terdiri dari Bagas Aryanto ( ketua), Riawan Woro ( wakil) dan lima anggota komisi yaitu Ahmad Musadad, Untung Haryanto, Yusuf Wibisono, Heru Prasetyo dan Ari Widyatmoko ini didampingi oleh Kepala Dishub Kota Salatiga Sri Satuti dan staf serta Kepala Dinas Perdagangan Kusumo Aji.

Usai kunjungan Ketua Komisi B Bagas Aryanto menjelaskan, kunjungan ini menindaklanjuti komunikasi dengan Dishub Salatiga, kemudian muncul gagasan untuk penataan kembali terminal angkot, sekaligus untuk penataan parkir di Jalan Jenderal Sudirman.

“ Ini nantinya semua terintegrasi, termasuk di sebelah Pasar Raya 2 ( parkirnya). Rencananya sesuai penataan, yang lantai dasar untuk terminal angkot yang atas untuk parkir,” kata Bagas.

Dikatakanya, dengan penataan terminal sekaligus parkir, maka akan mengurangi kepadatan parkir di sepanjang jalan Jenderal Sudirman serta mengurai kemacaten.” Kunjungan di momen Ramadhan menjelang Lebaran ini sekaligus mengetahu managemen traficknya seperti apa,” katanya.

Dikatakan penataan Terminal Tamansari ini merupakan kebutuhan masyarakat,namun harus disikapi dengan kondisi yang ada, terlebih saat ini baru dicanangkan efisiensi.” Skala prioritasnya seperti apa, kita lihat nanti, ” ujar politisi senior PDIP ini.

Sementara, anggota Komisi B lainnya Heru Prasetyo menambahkan, setelah mengunjungi Terminal Tamansari, pihaknya berkesimpulan pemanfaatan terminal belum optimal.” Untuk itu kami berharap ke depannya dengan adanya masukan ( dari lokasi ) hari ini bisa mengoptimalkn fungsi Terminal Tamansari, agar lebih baik lagi ke depan,” kata politisi PKS ini.

Dikatakan Heru, pihaknya sengaja mengajak pihak-pihak terkiat yaitu Dishub, Dinas Perdagangan dan Satpol PP karena penataan ini tidak bisa dilakukan sendiri ( satu OPD saja ) karena harus melibatkan beberapa dinas terkait lainnya.

” Setelah melihat langsung kondisi terminal, eman-emang karena ini terminal letaknya strategis, bila ditata dengan baik, peluangnya juga lebih baik, baik kenyamanan, keindahan dan juga PAD,” katanya.

Dikatakan Heru, di terminal ini banyak usaha, baik rumah makan maupun salon, ketika lingkungannya kurang layak dan terkesan kumuh, maka akan mempengaruhi orang yang datang. “ Berbeda ketika ramai pengunjung, akan mengerakkan perekonomian masyarakat, tentunya dapat menyerap tenaga kerja,” pungkasnya.

Sementara Kepala Dishub Kota Salatiga Sri Satuti mengatakan, kunjungan ini sebagai tindaklanjut Komisi B DPRD bersama Dishub, dikarenakan urgensitas keberadaam terminal C ( Terminal Tamansari) yang harus disiapkan oleh pemerintah kota, sehingga untuk mendapatkan dukungannya dari semua pihak, karena nantinya dengan penataan yang baik, masyarakat akan terlayani dengan baik juga.

” Penataan terminal ini terintegritas dengan penataan parkir sehingga bisa mengurangi kemacetan di Jalan Jenderal Sudirman,” kata Sri Satuti.

BACA JUGA :

Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menggelar Festival Jateng Syariah (FAJAR) 2026 di Queen City Mall Semarang pada 6–9 Agustus 2026 untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M. Noor Nugroho, menyebut kegiatan ini mengedepankan kolaborasi lintas sektor melalui penguatan literasi, pengembangan Halal Value Chain, pemberdayaan UMKM, dan perluasan akses ekonomi syariah yang inklusif serta berkelanjutan.
BI Jateng Tancap Gas Bangun Ekonomi Syariah, 450 Guru Disiapkan Jadi Motor Literasi Halal

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Pemerintah Kota Salatiga dan LPK Serbaindo menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas kesempatan kerja ke Jepang melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja resmi. Audiensi yang dipimpin Direktur LPK Serbaindo, Iman Abdul Rahman, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membahas penyusunan nota kesepahaman (MoU), sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran di Salatiga.
Perluas Kesempatan, LPK Serbaindo dan Pemkot Salatiga siap Kirim Tenaga Kerja ke Jepang