URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Jelang mudik Lebaran 2025, Dinas Perhubungan Kota Salatiga bersama Dinas Kesehatan melakukan ramp check terhadap bus antar kota dan antar provinsi di Terminal Tipe A Tingkir, Kota Salatiga, Jawa Tengah, pada Selasa (18/3/2025)

Mbak Google

KABAR RASIKA

12 Hari Jelang Lebaran, Dishub Gelar Ramp Check di Terminal Tingkir

12 Hari Jelang Lebaran, Dishub Gelar Ramp Check di Terminal Tingkir

12 Hari Jelang Lebaran, Dishub Gelar Ramp Check di Terminal Tingkir

Jelang mudik Lebaran 2025, Dinas Perhubungan Kota Salatiga bersama Dinas Kesehatan melakukan ramp check terhadap bus antar kota dan antar provinsi di Terminal Tipe A Tingkir, Kota Salatiga, Jawa Tengah, pada Selasa (18/3/2025)
foto Arief Rasika
Petugas gabungan melakukan Ramp Check di Terminal Tingkir Salatiga. selasa 18.3.2025
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sebelas hari jelang mudik lebaran 2025, kendaraan bus antar kota dan antar provinsi yang masuk ke Terminal Tipe A Tingkir, Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng) dilakukan ramp check, Selasa (18/3/2025). Tak hanya itu, kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Perhubungan Kota Salatiga itu juga menggandeng Dinas Kesehatan Kota Salatiga untuk melakukan pemeriksaaan terhadap sopir dan kru bus yang bertugas.

Kepala Terminal Tingkir Kota Salatiga, Vicky Chandra Yanuar mengatakan, ramp check dan pengecekan kesehatan itu dilakukan untuk memastikan armada dan sopir bus dalam kondisi baik. Sehingga akan meminimalisir terjadinya kecelakaan.

“Bus kita ramp check dan awak kru bus juga kita cek kesehatannya. Ini akan memberikan rasa aman kepada penumpang yang akan menggunakan jasa bus,” kata Vicky, kepada media Selasa (18/3/2025).

Dikatakan, pengecekan tersebut mencakup kelengkapan kendaraan. Di antaranya adanya alat pemadam api ringan (APAR), palu pemecah kaca, sabuk pengaman, dan juga kondisi fisik kendaraan. Disebutkan, berdasarkan hasil pemeriksaan bus-bus dan sopir bus yang telah dicek dalam kondisi aman.

“Sejauh ini awak kru bus tidak ada yang positif narkoba dan minuman keras. Semuanya bisa laik jalan dan kondisi bus juga laik jalan,” ungkap Vicky.

Setelah dipastikan laik jalan,kata Vicky, pihaknya menempelkan stiker. Hal tersebut sebagai penanda bahwa bus tersebut telah dilakukan ramp check dan kondisinya laik jalan jika berada di terminal lain.

“Namun kita juga harus antisipasi kelelahan dari sopir tersebut. Kita juga tanya untuk sopir itu harus ada dua orang. Satu sopir utama dan satunya cadangan,” terang Vicky.

Salah seorang kru bus Sinar Jaya, Ahmad mengaku sangat terbantu dengan adanya ramp check dan pengecekan kesehatan bagi para pengemudi bus. Dengan adanya pengecekan tersebut pengemudi tahu kondisi fisiknya dan kondisi kendaraan yang dibawa.

“Ya kalau cek urine dan cek kesehatan ini kita bisa tahu keadaan kita seperti apa, dan ini sangat membantu,” terangnya.

Pihaknya juga mengaku dari perusahaan juga melakukan pengecekan terhadap kendaraan secara berkala. Diharapkan dengan adanya ramp check ini bisa mencegah terjadinya kecelakaan lalulintas.

“Ya kalau kita tahu kondisi fisik dan kendaraan kita, harapannya perjalanan bisa berjalan dengan baik tanpa ada insiden yang tidak diinginkan,” kata Ahmad.

Kepala Terminal Tingkir. Vicky saat diwawancarai media

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan