URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seorang wanita paruh baya berinisial HR (50) ditemukan tewas di kamar tidurnya dalam kondisi mengenaskan, mengejutkan warga Lingkungan Ngancar, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, pada Rabu pagi, 23 April 2025. Korban pertama kali ditemukan oleh anak kandungnya, Achmad (26), yang mencurigai keadaan rumah yang sepi dan akhirnya mendobrak pintu kamar ibunya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas di Kamar, Terdapat Luka Benturan dan Bekas Jeratan di Leher

Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas di Kamar, Terdapat Luka Benturan dan Bekas Jeratan di Leher

Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas di Kamar, Terdapat Luka Benturan dan Bekas Jeratan di Leher

Petugas memasang garis polisi pada rumah yang menjadi lokasi penemuan jenazah di Lingkungan Ngancar, Bawen, Rabu (23/4/2025). Foto: Humas Polres Semarang
Petugas memasang garis polisi pada rumah yang menjadi lokasi penemuan jenazah di Lingkungan Ngancar, Bawen, Rabu (23/4/2025). Foto: Humas Polres Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Warga Lingkungan Ngancar, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, digemparkan oleh penemuan jenazah seorang wanita paruh baya dalam kamar tidurnya, Rabu (23/4/2025) pagi. Korban berinisial HR (50) pertama kali ditemukan oleh anak kandungnya, Achmad (26), saat hendak berangkat kerja.

Menurut kesaksian Achmad, malam sebelumnya ia sudah merasa curiga karena rumah dalam keadaan sepi, sementara orang tuanya tak tampak.

“Saya ketuk pintu kamar ibu tapi tidak ada jawaban. Saya pikir ibu sudah tidur,” tuturnya.

Kecurigaannya semakin kuat ketika keesokan paginya ia menemukan ponsel ibunya tergeletak di luar kamar. Ia sempat mengira sang ibu pergi ke Yogyakarta bersama ayahnya. Namun, setelah mencoba membuka paksa pintu kamar, ia menemukan ibunya sudah tak bernyawa di samping tempat tidur.

“Saya dobrak pintunya karena firasat saya nggak enak. Setelah masuk, saya lihat ibu sudah tidak bernyawa,” jelasnya.

Temuan itu segera dilaporkan kepada Ketua RT setempat, Suroso (54), yang langsung menghubungi pihak kepolisian.

“Tiga hari lalu korban masih terlihat sehat dan bercanda dengan warga. Tidak ada tanda-tanda mencurigakan sebelumnya,” ujar Suroso.

Hasil pemeriksaan pihak medis, pada tubuh korban ditemukan luka di bagian belakang kepala akibat benturan benda tumpul dan terdapat jeratan di leher, yang memperkuat dugaan adanya unsur kekerasan.

Sementara Kapolsek Bawen, AKP Wiwid Wijayanti menyampaikan, penyelidikan masih berlangsung.

“Kami sedang mendalami kasus ini dan mencari pelaku. Lokasi kejadian sudah kami sterilkan,” tegasnya.

Jenazah korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Semarang untuk dilakukan autopsi guna keperluan penyelidikan lebih lanjut. Garis polisi telah dipasang di lokasi kejadian dan penyelidikan masih terus berlanjut. (win)

BACA JUGA :

BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
8c949158-0ae8-4db6-b256-648cb0ed60d0
Motor tanpa Plat Nomor Oleng, Tabrak Pohon di Muwardi Salatiga, Korban Meninggal
Pemerintah Kabupaten Semarang memastikan rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, segera mendapatkan sambungan listrik setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Bupati Semarang Ngesti Nugraha telah mengoordinasikan percepatan pemasangan bersama Pemerintah Kecamatan Sumowono dan PLN, termasuk pembangunan trafo baru serta penyelesaian administrasi agar kebutuhan dasar warga segera terpenuhi.
Bupati Semarang Pastikan Rumah Muhroji yang Gelap Selama Dua Dekade Segera Terang
DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran
Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk wing box dan sebuah truk terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) dekat Brama Gallery Gamol, Kecandran, Sidomukti, Kota Salatiga, Jumat (17/7/2026). Insiden diduga terjadi karena pengemudi tidak mampu menjaga jarak aman saat kendaraan di depannya berhenti untuk memberi jalan kendaraan lain berbelok. Akibatnya, sopir truk wing box mengalami luka ringan dan menjalani perawatan di RSU dr Soebarkat Tjitrodiatmodjo.
Truk Seruduk Truk Di JLS Salatiga, Pengemudi Luka Ringan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga