URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, pada Jumat (11/7/2025) tengah mempersiapkan pembentukan Koperasi Merah Putih (KMP) sebagai wadah penguatan ekonomi kerakyatan. Lurah Suhartono bersama tim telah membentuk struktur organisasi koperasi beranggotakan 10 orang dan menyusun AD/ART sesuai arahan dari Diskumperindag.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Operasional KMP Kelurahan Susukan Tunggu Kesiapan Gedung

Operasional KMP Kelurahan Susukan Tunggu Kesiapan Gedung

Operasional KMP Kelurahan Susukan Tunggu Kesiapan Gedung

Lurah Susukan Suhartono menunjukkan ruangan yang rencananya akan digunakan sebagai kantor KMP, Jumat (11/7/2025). Foto: win
Lurah Susukan Suhartono menunjukkan ruangan yang rencananya akan digunakan sebagai kantor KMP, Jumat (11/7/2025). Foto: win
Featured Image

RASIKAFM.COM | UNGARAN — Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, tengah bersiap membentuk Koperasi Merah Putih (KMP). Proses pendirian koperasi ini telah melalui akta notaris dan pembentukan struktur organisasi sesuai arahan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag).

Lurah Susukan, Suhartono, menyampaikan bahwa saat ini koperasi telah memiliki pengurus lengkap dan pengawas, serta telah menyusun Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Meski demikian, koperasi masih dalam tahap persiapan sarana dan prasarana karena belum mulai beroperasi.

“Struktur organisasi sudah terbentuk, total ada 10 orang, dan saya sebagai pengawas karena jabatan sebagai lurah. Hanya saja, koperasi ini belum bisa berjalan penuh karena masih tahap persiapan. Belum ada staf tetap dan belum mampu memberikan kompensasi atau istilahnya uang transport,” ujar Suhartono saat ditemui di kantornya, Jumat (11/7/2025).

Ke depan, Koperasi Merah Putih direncanakan akan bergerak di berbagai sektor ekonomi kerakyatan, terutama bidang pertanian, UMKM, dan distribusi kebutuhan pokok masyarakat. Produk seperti beras lokal, pupuk, tanaman hias, hingga kebutuhan rumah tangga akan menjadi fokus usaha koperasi. Bahkan, pihaknya juga merancang program penyediaan gas LPG bersubsidi bagi warga kurang mampu dengan menjalin kerja sama bersama Pertamina atau mitra lainnya.

“Banyak warga mendukung agar produk UMKM bisa dipasarkan lewat koperasi. Ini sekaligus menjadi etalase potensi lokal,” tambahnya.

Terkait lokasi operasional, Suhartono menyebut ada sejumlah alternatif, seperti memanfaatkan ruangan kosong di kantor kelurahan, gedung milik pemerintah yang tidak terpakai, atau menjalin kerja sama dengan pelaku UMKM setempat.

“Saat ini kami masih menunggu arahan dari kecamatan maupun dinas agar tidak salah langkah, mengingat ini koperasi baru,” tutupnya. (win)

BACA JUGA :

MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot
BAZNAS Kabupaten Semarang untuk pertama kalinya mengelola penyembelihan dam haji dari 93 jamaah asal Kabupaten Semarang di RPH Candirejo, Kecamatan Tuntang, Sabtu (30/5/2026). Program yang dilaksanakan berdasarkan regulasi pemerintah tersebut menyalurkan daging dam tamattu’ kepada masyarakat fakir miskin melalui kerja sama dengan Dinas Sosial dan DP3AKB agar bantuan tepat sasaran.
Pertama Kali, BAZNAS Kabupaten Semarang Sembelih 93 Kambing Dam Haji
Lonjakan arus kendaraan terjadi selama libur Iduladha 1447 H pada 26–28 Mei 2026, saat masyarakat memanfaatkan libur panjang untuk bepergian. PT Jasamarga Transjawa Tol mencatat 112.060 kendaraan melintas menuju Timur Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama, meningkat 38,35 persen dari kondisi normal, sementara kepadatan juga terjadi di GT Kalikangkung dan Banyumanik seiring tingginya mobilitas wisata dan mudik masyarakat.
Libur Iduladha 2026 Picu Lonjakan Arus Kendaraan di Tol Trans Jawa, 112 Ribu Mobil Mengarah ke Timur
RSUD dr Soebarkat Tjitrodarmodjo menanggung piutang sebesar Rp2,5 miliar dari pasien titipan pejabat yang belum terselesaikan sejak 2010. Wali Kota Robby Hernawan menyebut pasien layanan mandiri tersebut tidak menyelesaikan pembayaran karena administrasi penagihan tidak jelas, sehingga Pemkot kini mempertimbangkan penghapusan piutang agar tidak membebani keuangan rumah sakit.
Gegara Pasien Titipan Pejabat, RSUD Salatiga Punya Hutang Rp2,5 M

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot
MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi...
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Ngapiyah (79), peserta BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) asal Desa Karangmalang Wetan, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)...
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Rakhma Pradani Alaika Pratiwi (29), ibu hamil asal Desa Jambu Kidul, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, mengaku merasakan kemudahan layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saat menjalani pemeriksaan...
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Kecelakaan maut terjadi di jalur turunan Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (29/5/2026) malam, ketika sebuah truk tangki minyak goreng diduga mengalami gagal pengereman. Truk yang melaju dari arah Bawen...
BAZNAS Kabupaten Semarang untuk pertama kalinya mengelola penyembelihan dam haji dari 93 jamaah asal Kabupaten Semarang di RPH Candirejo, Kecamatan Tuntang, Sabtu (30/5/2026). Program yang dilaksanakan berdasarkan regulasi pemerintah tersebut menyalurkan daging dam tamattu’ kepada masyarakat fakir miskin melalui kerja sama dengan Dinas Sosial dan DP3AKB agar bantuan tepat sasaran.
Pertama Kali, BAZNAS Kabupaten Semarang Sembelih 93 Kambing Dam Haji
BAZNAS Kabupaten Semarang untuk pertama kalinya mengelola penyembelihan dam haji dari 93 jamaah asal Kabupaten Semarang di RPH Candirejo, Kecamatan Tuntang, Sabtu (30/5/2026). Program yang dilaksanakan...
Muat Lebih

POPULER

Komunitas Kridha Beksa Wandawa menggelar kelas Tari Klasik Gaya Surakarta di Pendopo Bung Karno, Salatiga, Minggu (24/5/2026), sebagai upaya melestarikan budaya Jawa di tengah modernisasi. Kegiatan yang awalnya menargetkan 30 peserta ini diikuti 62 orang berusia 12 hingga 62 tahun, yang belajar Tari Golek Sri Rejeki untuk mengenal, menjaga, dan mewariskan seni tradisi kepada generasi masa kini.
Komunitas Kridha Beksa Wandawa Gelar Kelas Tari Klasik di Salatiga, Peserta Membludak
Ratusan warga Dusun Karangtalun, Desa Mlilir, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang mendatangi kantor desa pada Selasa (19/5/2026) untuk menuntut transparansi penyaluran bansos PKH yang diduga disalahgunakan perangkat desa. Warga menilai bantuan tidak diterima penuh setelah kartu ATM penerima disebut dikumpulkan oleh oknum perangkat.
Diduga Selewengkan Dana Bansos, Warga Mlilir Tuntut Kades dan Kadus Mundur

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved