URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Hendra dan Sari, pasangan suami istri di Salatiga, membuka Warung Makan Barokah sejak 2023 dengan konsep makan sepuasnya bayar seikhlasnya, bahkan gratis, yang berlokasi di depan Masjid Pandawa, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, dan buka setiap hari mulai pukul 11.00 WIB.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Aksi Mulia! Pasutri di Salatiga ini Buka Warung Makan, Konsep Bayar Seikhlasnya

Aksi Mulia! Pasutri di Salatiga ini Buka Warung Makan, Konsep Bayar Seikhlasnya

Aksi Mulia! Pasutri di Salatiga ini Buka Warung Makan, Konsep Bayar Seikhlasnya

Warga menyerbu warung makan barokah dengan konsep makan sepuasnya, bayar seikhlasnya di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, belum lama ini
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Berawal dari pengalaman pribadi yang pernah mengalami kesulitan untuk makan, Hendra dan Sari pasangan suami istri di Salatiga sudah dua tahun terakhir membuka warung makan barokah. Uniknya, warung makan itu berkonsep makan sepuasnya, bayar seikhlasnya, tidak bayar tidak apa-apa.

Keberadaan warung tersebut buka sekitar pukul 11.00 WIB dan langsung diserbu pelanggan. Mereka ada yang berprofesi sebagai sales, tukang parkir, ojek online, dan lainnya. Sebagian dari mereka membayar seikhlasnya dengan memasukkan uang ke kotak yang disediakan. Sedangkan sebagian lainnya tidak membayar.

Sari mengaku warung sederhana yang terletak di depan Masjid Pandawa, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng) buka setiap hari. Dia membuka warung tersebut dengan tujuan untuk membantu sesama. Hal tersebut merupakan dari pengalaman pribadi yang pernah mengalami kesulitan.

“Saya dulu pernah merasakan susahnya tidak makan. Karena kami sekarang dititipi rezeki lebih, kami ingin berbagi,” kata Sari.

Dikatakan, awalnya pada tahun 2018 dirinya bersama suami berbagi nasi secara rutin saat hari Jumat dan waktu Ramadan. Selanjutnya pada tahun 2023, dirinya mulai membuka warung sederhana di depan masjid Pandawa setiap hari. Sehingga semakin banyak warga yang terbantu.

“Kita awalnya konsepnya pengen berbagai saja, gratis. Tapi kita juga mengajak pelanggan lain, jika ada yang berlebih bisa sedekah juga. Bayar sewajarnya. Kalau tidak bayar juga tidak apa-apa,” ungkapnya.

Dikatakan, warung barokah tersebut bisa dinikmati oleh semua orang. Setiap harinya ada ratusan porsi makanan lengkap dengan berbagai lauk habis dalam waktu sekitar dua jam.

“Kalau lauk kita ada banyak dan ganti-ganti juga. Ada soto, ayam, telur, tempe goreng, dan lainnya. Warga bebas mengambilnya tapi dalam porsi yang wajar. Tujuannya agar banyak yang bisa mendapatkan dan sesuai dengan sasaran,” jelas Sari.

Diakuinya, warung tersebut murni keluar dari kantong pribadi. Dirinya bahkan mempekerjakan lima orang untuk membantu memasak dan menjaga warung tersebut.

“Mudah-mudahan ke depannya bisa lebih besar lagi warungnya. Sekarang hanya ada satu warungnya dan kami konsisten, tidak ada sponsor ataupun yang lainnya. Semuanya menggunakan uang pribadi,” terangnya.

Salah seorang pelanggan, Mulyono mengaku sangat terbantu dengan adanya warung barokah tersebut. Sebab dirinya bisa makan enak dengan membayar seikhlasnya.

“Saya sudah langganan lama. Rasanya juga enak dan juga diperbolehkan untuk dibungkus makanannya. Jadi saya merasa sangat terbantu,” kata Mulyono.

Sari saat diwawancara wartawan

BACA JUGA :

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
Sebanyak 1.759 anak PAUD dan TK se-Kota Salatiga memecahkan Rekor LEPRID melalui pertunjukan drama dan medley lagu dolanan anak dalam peringatan Hari Anak Nasional di Salatiga. Rekor tersebut diraih karena menjadi penampilan medley lagu dolanan anak dengan peserta PAUD/TK terbanyak. Selain itu, peserta membentuk formasi angka 1276 sebagai simbol Hari Jadi Kota Salatiga, dilanjutkan penanaman pohon tabebuya dan penyerahan bibit anggrek sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hari Anak, Ribuan Anak PAUD Tampilkan Drama dan Medley Lagu Dolanan, Catatkan Rekor LEPRID
Kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Semarang menurun menjadi 35 kasus pada semester pertama 2026 setelah sebelumnya terus meningkat dalam tiga tahun terakhir. DP3AKB Kabupaten Semarang menyampaikan penurunan tersebut saat peringatan Hari Anak Nasional, Kamis (23/7/2026), sembari menegaskan perlindungan anak berkebutuhan khusus tetap diprioritaskan melalui pendampingan korban, pencegahan perundungan, serta penguatan layanan pendidikan inklusif dan rencana beasiswa bagi 1.682 anak inklusi pada 2027.
Hari Anak Nasional, DP3AKB Kabupaten Semarang Dampingi Kasus Kekerasan Terhadap Anak Difabel, Pemkab Perkuat Perlindungan Anak Inklusi
Selama hampir 20 tahun, keluarga Muhroji di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, hidup tanpa aliran listrik meski tiang listrik telah berdiri di dekat rumah mereka. Hingga Rabu (22/7/2026), permohonan pemasangan listrik belum terealisasi karena diperlukan penambahan jaringan. Kondisi ekonomi yang terbatas membuat keluarga tersebut bertahan menggunakan sentir berbahan bakar minyak goreng sebagai penerangan setiap malam.
20 Tahun Hidup dalam Gelap, Keluarga Miskin di Sumowono Terangi Malam dengan Sentir Jelantah
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang memperkuat budaya sadar bencana melalui inovasi SADEWA (Strategi Deteksi, Edukasi, dan Waspada Bencana). Program berbasis kolaborasi pentahelix dan digitalisasi ini berhasil meningkatkan jumlah Desa Tangguh Bencana (Destana) menjadi 116 desa hingga 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan edukasi, sistem deteksi dini, KKN Tematik Kebencanaan, serta optimalisasi dana desa guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai ancaman bencana.
Lewat SADEWA, BPBD Kabupaten Semarang Bangun Budaya Sadar Bencana dari Desa
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) meraih penghargaan Most Impactful University for National Integration dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026 di Solo pada 17 Juli 2026. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi UKSW dalam menghadirkan pendidikan inklusif, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program di bidang kesehatan, lingkungan, pemberdayaan UMKM, serta penguatan ekonomi desa.
Berkat Akademi BUMDes, UKSW Raih Pengakuan Nasional atas Inovasinya

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama PT Jasamarga Jogja Bawen menyempurnakan jalur kanalisasi sepeda motor di Exit Tol Bawen dengan mengubah bentuk pulau jalan menjadi lebih landai. Perbaikan yang dilakukan setelah evaluasi dan koordinasi dengan PT Trans Marga Jateng ini bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta memudahkan pengendara sepeda motor bergabung ke lajur utama.
Pulau Jalan Exit Tol Bawen Dibongkar, Kurangi Risiko Manuver Pengendara Motor
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta