URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemkab Semarang meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Candirejo, Kecamatan Tuntang, Jumat (29/8/2025). Fasilitas ini mendukung program Makan Bergizi Gratis bagi 3.379 siswa dari 20 sekolah. Operasional dilakukan dengan jaminan kualitas makanan, melibatkan 50 tenaga kerja, dan ditargetkan hadir di seluruh kecamatan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

SPPG Kedelapan di Kabupaten Semarang Diresmikan, Kepala Sekolah Diimbau Cicipi Makanan Dulu Sebelum Dibagikan ke Siswa

SPPG Kedelapan di Kabupaten Semarang Diresmikan, Kepala Sekolah Diimbau Cicipi Makanan Dulu Sebelum Dibagikan ke Siswa

SPPG Kedelapan di Kabupaten Semarang Diresmikan, Kepala Sekolah Diimbau Cicipi Makanan Dulu Sebelum Dibagikan ke Siswa

Satu SPPG kembali diresmikan di Desa Candirejo, Tuntang, Kabupaten Semarang, Jumat (29/8/2025). SPPG ini merupakan lokasi kedelapan dari target 93 titik untuk mendukung program MBG. Foto: win
Satu SPPG kembali diresmikan di Desa Candirejo, Tuntang, Kabupaten Semarang, Jumat (29/8/2025). SPPG ini merupakan lokasi kedelapan dari target 93 titik untuk mendukung program MBG. Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Candirejo, Kecamatan Tuntang, Jumat (29/8/2025). Fasilitas yang berada di bawah Yayasan Srikandi Anagata Indonesia ini menjadi lokasi kedelapan di Kabupaten Semarang yang akan menunjang pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pemilik SPPG, Wuri Pujiastuti, menyebutkan dapur gizi ini siap beroperasi mulai Senin (1/9/2025) untuk melayani 3.379 siswa dari 20 sekolah di tujuh desa wilayah selatan Kecamatan Tuntang. Ia menegaskan, kualitas makanan akan menjadi prioritas utama.

“Kebetulan saya punya katering yang melayani sejumlah pabrik. Setiap selesai memasak, makanan selalu dicicipi lebih dulu oleh keluarga saya. Jadi kalau ada apa-apa, biar saya yang kena duluan. Untuk program MBG juga sama, kepala sekolah dan guru yang mencicipi makanan lebih dulu sebelum diberikan ke siswa. Jangan sampai anak-anak yang dikorbankan,” ujar Wuri.

Wuri menambahkan, SPPG Tuntang dilengkapi rice steamer, 4.000 unit ompreng, serta seluruh peralatan berbahan stainless steel. Dari total luas lahan 800 meter persegi, saat ini baru 400 meter persegi yang dibangun. SPPG juga menyerap 50 tenaga kerja, mulai dari ahli gizi, staf administrasi, hingga warga sekitar.

“Sementara saya fokus dulu untuk wilayah Kabupaten Semarang. Kalau nanti sudah jalan dan sukses, InsyaAllah akan kami perluas lagi,” sambungnya.

Sementara Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, yang hadir dalam peresmian, menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat pembangunan dapur gizi tersebut. Ia menegaskan Pemkab akan terus mendorong percepatan pembangunan SPPG di seluruh kecamatan.

“Ini adalah peresmian kedelapan di Kabupaten Semarang. Harapan kami sampai Januari 2026, target 93 SPPG bisa berdiri semua untuk mendukung program Presiden Prabowo Subianto dalam memberikan MBG bagi anak-anak kita. Dengan gizi yang tercukupi, anak-anak akan tumbuh sehat, kuat, dan cerdas,” ujar Ngesti.

Ia juga menambahkan, keberadaan SPPG selain menyediakan makanan sehat, juga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Karyawan di sini ada 50 orang, termasuk ahli gizi dan masyarakat sekitar. Tentu ini akan meningkatkan taraf ekonomi warga. Sedangkan untuk suplai bahan baku, sesuai rapat dengan Menko Pangan, nanti akan disediakan melalui koperasi desa Merah Putih. Kami masih menunggu perpresnya,” imbuhnya. (win)

BACA JUGA :

PT Jasamarga Semarang Batang melakukan uji kekesatan (Skid Resistance Test) di Ruas Tol Semarang–Batang sebagai bagian dari pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Pengujian ini bertujuan mengukur daya cengkeram ban terhadap permukaan jalan agar risiko kendaraan tergelincir dapat diminimalkan, sekaligus menjadi dasar pelaksanaan pemeliharaan demi menjaga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan tol.
Ternyata Jalan Tol Rutin Jalani Uji Kekesatan Jalan, Apa Itu dan Mengapa Penting?
Kementerian Agama Kabupaten Semarang meluncurkan Program Pohon Cinta secara serentak di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA), Selasa (14/7/2026), dengan mewajibkan setiap calon pengantin menanam sedikitnya satu pohon. Program yang menjadi bagian dari implementasi Ekoteologi ini bertujuan mendorong pelestarian lingkungan, memperkuat nilai keagamaan, sekaligus mendukung penghijauan di Kabupaten Semarang. Hingga kini, sekitar 6.600 bibit pohon telah ditanam melalui program tersebut.
Catin di Kabupaten Semarang Wajib Tanam "Pohon Cinta" Sebelum Menikah
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama PT Jasamarga Jogja Bawen menyempurnakan jalur kanalisasi sepeda motor di Exit Tol Bawen dengan mengubah bentuk pulau jalan menjadi lebih landai. Perbaikan yang dilakukan setelah evaluasi dan koordinasi dengan PT Trans Marga Jateng ini bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta memudahkan pengendara sepeda motor bergabung ke lajur utama.
Pulau Jalan Exit Tol Bawen Dibongkar, Kurangi Risiko Manuver Pengendara Motor
Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut
Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 13 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 25,4 derajat Celsius dengan kelembapan 65 persen, sementara cuaca kering masih berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
13 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Minta Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah