KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Dinas Pertanian Salatiga ajari Kaum Hawa Bisnis Budidaya Anggrek

Dinas Pertanian Salatiga ajari Kaum Hawa Bisnis Budidaya Anggrek

Dinas Pertanian Salatiga ajari Kaum Hawa Bisnis Budidaya Anggrek

Suasana pelatihan budidaya dan bisnis tanaman anggrek untuk ibu-ibu di Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Iklim Salatiga yang cenderung sejuk membuat berbagai tanaman cocok tumbuh di kota toleran tersebut. Peluang itu dilihat oleh Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga dengan membuat pelatihan budidaya dan bisnis tanaman anggrek, Kegiatan itu diikuti oleh 50 peserta yang mayoritas ibu rumah tangga belum lama ini.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan maksud untuk turut memajukan ekonomi inklusif berbasis sektor unggulan daerah. Selain itu juga untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan terhadap budidaya anggrek di Kota Salatiga. Dengan jumlah peserta 50 orang terdiri dari TP PKK, Kelompok Wanita Tani, dan Kelompok Tani.

Ketua TP PKK, Retno Robby Hernawan, menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat untuk menggali potensi di masyarakat.

Diakuinya, platihan budidaya anggrek dipilih sebagai salah satu upaya untuk pemberdayaan masyarakat karena selain memiliki tampilan yang indah juga memiliki nilai ekonomis tinggi. Pelatihan dilaksanakan supaya masyarakat bisa berwirausaha dengan budidaya anggrek untuk memperbaiki ekonomi masyarakat.

“Budidaya ini cocok untuk dikembangkan karena dinilai dapat meningkatkan ekonomi keluarga, dapat digunakan untuk pemanfaatan lahan yang terbatas, serta untuk mempercantik lingkungan,” terang Retno.

Dijelaskan, banyak daerah yang telah berhasil dengan program ini melalui pelatihan dan pendampingan. Pihaknya akan mendukung penuh penyelenggaraan kegiatan ini.

“Saya berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan maksimal sehingga ilmu yang diterima dapat diteruskan pada masyarakat,” ujar Retno.

Sementara itu, Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan berharap dengan pelatihan ini dapat terwujud Kota Salatiga yang indah, anggun, dan berwibawa. Pelatihan Pengembangan Agribisnis Anggrek ini dimaksudkan untuk melihat sisi bisnis dari bidang pertanian karena anggrek merupakan komoditas yang menjanjikan.

“Anggrek memiliki penggemar yang cukup luas, ada dari golongan pehobi, koleksi, hingga industri flora kultural. Artinya, anggrek tidak hanya sekedar tanaman hias tapi punya peluang yang bisa menopang ekonomi,” ungkap Robby.

Robby berpesan untuk seluruh peserta, untuk tidak sekedar hadir dalam pelatihan. Namun harus memperhatikan teknik budidaya yang diajarkan oleh narasumber. Sehingga nantinya akan menghasilkan peluang usaha baru baru bagi ibu rumah tangga.

“Program ini merupakan inisiasi pemerintah sesuai dengan visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota . Anggrekisasi ini harus dijalankan bersama, tidak mungkin hanya dikerjakan oleh Dispangtan tapi harus dikerjakan bersama dengan kolaborasi seluruh pihak,” tandas Robby.

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
[pekok2]