URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Tim Satgas Pangan Polres Salatiga memantau stok dan harga bahan pokok di pasar tradisional dan modern Kota Salatiga pada Rabu (22/10/2025). Dipimpin AKP Radytya Triatmaji Pramana, kegiatan ini bertujuan menjaga stabilitas harga menjelang akhir tahun melalui pengecekan langsung dan koordinasi lintas instansi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pastikan Stok Aman, Satgas Pangan Polres Salatiga Sidak Harga Beras

Pastikan Stok Aman, Satgas Pangan Polres Salatiga Sidak Harga Beras

Pastikan Stok Aman, Satgas Pangan Polres Salatiga Sidak Harga Beras

Tim Satgas Pangan Polres Salatiga memantau stok dan harga bahan pokok di pasar tradisional dan modern Kota Salatiga pada Rabu (22/10/2025). Dipimpin AKP Radytya Triatmaji Pramana, kegiatan ini bertujuan menjaga stabilitas harga menjelang akhir tahun melalui pengecekan langsung dan koordinasi lintas instansi.
Foto dok ist
Satgas Pangan saat cek stok beras
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Menjelang akhir tahun, Tim Satgas Pangan Polres Salatiga bergerak cepat memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok. Pada Rabu (22/10/2025), tim turun langsung ke sejumlah pasar tradisional dan modern di wilayah Kota Salatiga.

Kegiatan yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Salatiga, AKP Radytya Triatmaji Pramana, ini menyasar Pasar Raya I, Pasar Blauran, serta beberapa pusat perbelanjaan modern yang menjadi jalur utama distribusi bahan pokok.

Dalam sidak tersebut, tim berdialog dengan pedagang dan pengelola toko untuk memantau kondisi stok beras dan mengecek harga jual di lapangan. Hasil pengecekan menunjukkan stok beras di Kota Salatiga relatif aman dan terkendali, meski ada kenaikan kecil pada jenis beras medium.

“Pengecekan stok dan harga beras ini merupakan langkah preventif dalam rangka pengendalian harga beras dan komoditas pokok lainnya. Kami ingin memastikan tidak ada pihak yang bermain dalam rantai distribusi, sehingga harga tetap stabil dan masyarakat tidak dirugikan,” ujar AKP Radytya Triatmaji Pramana.

Selain beras, Satgas juga menelusuri ketersediaan minyak goreng, gula pasir, dan telur, tiga komoditas yang kerap mengalami lonjakan harga menjelang akhir tahun.

Kapolres Salatiga, AKBP Veronica, mengapresiasi langkah cepat jajarannya yang aktif memantau langsung kondisi pasar. Menurutnya, pengawasan di lapangan penting untuk menjaga stabilitas harga sekaligus mencegah praktik penimbunan.

“Kami berkomitmen menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Kota Salatiga. Satgas Pangan akan terus melakukan pengawasan berkala dan berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan serta instansi terkait. Masyarakat tidak perlu khawatir, Polri hadir untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan tidak ada permainan harga,” tegas AKBP Veronica.

Melalui kegiatan ini, Polres Salatiga menegaskan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi daerah, agar masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang di tengah dinamika harga pasar.

BACA JUGA :

Bank Indonesia mencatat pengguna QRIS di Jawa Tengah mencapai 9,08 juta hingga Juni 2026, menempatkan Jateng sebagai provinsi dengan jumlah pengguna terbesar ketiga secara nasional. Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin luasnya penerimaan pembayaran digital, sementara jumlah merchant QRIS mencapai 4,52 juta dan menjadi yang terbesar keempat secara nasional.
Pengguna QRIS di Jateng Tembus 9,08 Juta, Terbesar Ketiga Nasional
Bank Indonesia Jawa Tengah mewaspadai dampak kekeringan pada semester II 2026 terhadap produksi pangan dan stabilitas harga. Dalam Media Briefing di Pekalongan, Kamis (13/8/2026), BI mencatat Jawa Tengah mengalami deflasi 0,13 persen pada Juli dengan inflasi tahunan sekitar 2,6 persen, namun tetap mengantisipasi gejolak harga komoditas pangan.
BI Jateng Waspadai Dampak Kekeringan, Pengendalian Inflasi Diperkuat
bri
Dorong UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah, BRI Cabang Salatiga Salurkan KUR Rp 944 Miliar Hingga Juli 2026
Perekonomian Jawa Tengah tetap tumbuh pada triwulan II 2026 dengan dukungan konsumsi rumah tangga, investasi, industri pengolahan, dan perdagangan. Konsumsi tumbuh 4,31 persen, investasi 8,84 persen dengan realisasi Rp25,53 triliun, industri pengolahan 5,03 persen, dan perdagangan 7,52 persen. Sektor akomodasi dan makan-minum mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 12,80 persen seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.
Ekonomi Jateng Tetap Tumbuh, Industri dan Perdagangan Jadi Penopang
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menyiapkan strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah sejak 2026 sebagai penggerak ekonomi 2027. Sekretaris Disbudparekraf Jateng Endro Wicaksa menyebut fokus diarahkan pada penguatan SDM, pengembangan destinasi, dan infrastruktur, sementara BI mendorong investasi yang tetap memperhatikan aspek lingkungan agar kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian daerah terus meningkat.
Melihat dari Dekat Resep Sukses Bali, Jawa Tengah Siapkan Pariwisata Berkelanjutan sebagai Penggerak Ekonomi 2027
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali 3
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved