RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Gerakan Pangan Murah di Noborejo Salatiga Catat Transaksi Rp 52 Juta

Gerakan Pangan Murah di Noborejo Salatiga Catat Transaksi Rp 52 Juta

Gerakan Pangan Murah di Noborejo Salatiga Catat Transaksi Rp 52 Juta

Dinas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga bersama Kelurahan Noborejo menggelar Gerakan Pangan Murah dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Lapangan Brajan, Sabtu (8/11/2025). Kegiatan yang mencatat transaksi Rp52,5 juta ini bertujuan memperkuat ekonomi lokal, menjaga stabilitas pangan, dan meningkatkan kesehatan war
Foto dok IST
Ratusan warga kelurahan Noborejo saat ikuti Gerakan Pangan Murah dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Acara kolaborasi Dinas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga dengan Pemerintah Kelurahan Noborejo. Bertajuk Gerakan Pangan Murah dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, kegiatan yang berlangsung dari pukul 07.00 hingga 1.00 WIB, yang berlangsung dilapangan Brajan, Sabtu (8.11.2025) di Kelurahan Noborejo, Kota Salatiga.

Acara ini berhasil mencatat transaksi senilai Rp52.499.000 hanya dalam empat jam pertama, sekaligus memberikan sejumlah manfaat langsung bagi masyarakat setempat.

Bagi warga Noborejo dan sekitarnya, acara ini menjadi solusi praktis untuk mengakses pangan berkualitas dengan harga terjangkau. Puluhan stan UMKM lokal menawarkan beragam bahan pokok, sayuran segar, dan olahan pangan dengan harga di bawah pasar. Siti salah seorang warga mengaku mendapat manfaat dari program ini.

“Saya bisa belanja kebutuhan sebulan dengan hemat hampir 30 persen,” ujar Siti, salah satu warga yang hadir.

Lebih dari sekadar belanja murah, warga juga mendapat edukasi kesehatan gratis melalui penyuluhan dari Puskesmas setempat. Materi tentang pola makan bergizi, deteksi dini penyakit, hingga pentingnya aktivitas fisik disampaikan secara interaktif.

Acara diawali dengan senam bersama yang diikuti ratusan warga dari berbagai usia, menciptakan suasana energik sekaligus memotivasi gaya hidup aktif.Hiburan berkualitas turut melengkapi manfaat sosial dan budaya.

Tidak ketinggalan penampilan tari kolaborasi siswa SDN Noborejo 2 dengan mahasiswa KKN UKSW serta seni reog dari Sanggar Kridho Turonggo Sari tidak hanya menghibur, tetapi juga mempererat rasa kebersamaan antarwarga dan generasi.

Dalam siaran persnya, Lurah Noborejo, Muh. Irwan Susanto menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menggerakkan roda ekonomi lokal sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Kami ingin warga tidak hanya sehat fisik, tapi juga sehat secara ekonomi. Transaksi Rp52,5 juta ini berarti uang berputar di tangan pelaku UMKM Noborejo sendiri,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga berharap Melalui gerakan ini, dapat membantu warga mengendalikan pengeluaran rumah tangga sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di Salatiga. “Ini bentuk nyata dukungan pemerintah kota kepada masyarakat.” Ujarnya.

Sekretaris Kelurahan Noborejo, Habibi, menuturkan bahwa acara ini merupakan tindak lanjut instruksi Wali Kota Salatiga untuk memperkuat kolaborasi antar-OPD.

 

“Dari pukul 07.00 hingga 11.00 saja, transaksi sudah mencapai Rp52.499.000. Ini bukti antusiasme warga dan dampak langsung bagi pelaku usaha kecil,” ujar Habibi.

Menurutnya bagi warga Noborejo, kegiatan ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan pesta manfaat nyata: pangan murah, kesehatan terjangkau, ekonomi bergerak, dan kebersamaan terjalin semua dalam satu hari penuh makna.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px

                 

Warning: Undefined variable $output in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/pekok/pekok.php on line 157