RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Dana Belum Cair, SPPG Dukuh Sidomukti Salatiga Hentikan Pelayanan MBG

Dana Belum Cair, SPPG Dukuh Sidomukti Salatiga Hentikan Pelayanan MBG

Dana Belum Cair, SPPG Dukuh Sidomukti Salatiga Hentikan Pelayanan MBG

Operasional program Makan Bergizi Gratis di SPPG Dukuh dihentikan sementara oleh pengelola SPPG Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, sejak Senin (15/12/2025). Penghentian dilakukan akibat dana operasional dari pemerintah pusat belum cair, sehingga distribusi makanan ke sembilan sekolah terhenti dan aktivitas dialihkan pada pembersihan dapur sambil menunggu pencairan dana.
Foto Arief Rasika
Sppg Dukuh Sidomukti nampak sepi, mulai senin 15 Desember tidak beroperasi

RASIKAFM.COM | SALATIGA – SPPG Dukuh kecamatan Sidomukti kota Salatiga Jawa Tengah menghentikan sementara operasional program makan bergizi gratis, karena dana operasional dari pemerintah pusat belum cair. Hal ini berdampak pada pendistribusian makanan ke sejumlah sekolah. Pantauan rasikafm.com, Senij (15.12.2025) Selama berhenti operasional dimanfaatkan karyawan untuk membersihkan dapur sppg.

Diketahui SPPG Dukuh yang beralamat di jalan Nakula Sadewa, kelurahan Dukuh kecamatan Sidomukti Salatiga, menghentikan layanan pendistribusian makan bergizi gratis atau mbg, mulai Senin 15 Desember 2025.[custom-related-posts title=”Kabar Terkait:” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

Penghentian operasional ini menyusul belum cairnya dana dari pemerintah pusat yang digunakan untuk mendukung pelaksanaan program MBG. Alhasil keterlambatan pencairan dana berdampak langsung pada proses distribusi makanan bergizi ke sekolah-sekolah, sehingga pengiriman mbg tidak dapat dilakukan hingga beberapa hari ke depan.

Akibatnya 3386 siswa penerima manfaat dari tingkat KB, TK, SD hingga SMK yang tersebar di sembilan sekolah sementara tidak bisa menikmati makan bergizi gratis hingga waktu yang belum bisa dipastikan.

Bekti Larasati, kepala sppg dukuh mengatakan meski sementara berhenti beroperasi aktivitas di dapur sppg tetap berjalan, “Waktu penghentian layanan ini dimanfaatkan petugas untuk melakukan pembersihan menyeluruh peralatan dapur mulai dari alat masak, wadah makanan tempat cuci hingga area pengolahan guna memastikan standar kebersihan tetap terjaga saat operasional kembali normal”. Ujarnya.

Pihak SPPG Dukuh berharap pencairan dana dari pusat dapat segera dilakukan sehingga layanan makan bergizi gratis bagi para siswa di sembilan sekolah dapat kembali berjalan seperti biasa.

Menurut Bekti pihaknya kembali akan mendistribusikan makan bergizi gratis, setelah dana operasional diterima, sembari tetap berkoordinasi dengan pihak terkait dan sekolah penerima manfaat.

Sementara itu kini dimasyarakat beredar luas surat yang ditandatangani Kepala SPPG Dukuh Sidomukti Bekti Larasati, ditujukan kepada sejumlah Kepala Sekolah yang mendapatkan jatah pengiriman dari program Makan Bergizi Gratis (MGB) diisiasi Presiden Prabowo itu.

Dalam surat itu, SPPG Dukuh Sidomukti disebutkan bertanggungjawab atas program MBG untuk 9 Sekolahan.

Masing-masing, Sekolah KB-TK IsIam Tabiyatul Ban in 19, KB-TK Jannatul Athfaal, TK Nakula Sadewa, SD Negeri Mangunsari 03 Salatiga, SMP Negeri 5 Salatiga, SMA Kristen 1 Salatiga, SMK Negeri 1 Salatiga, SMK PGRI 1 Salatiga dan SMK PGRI 2 Salatiga.

Pihak Yayasan yang bertanggungjawab atas SPPG mengaku, masih menunggu pemberitahuan lebih lanjut terkait proses pencairan dana.

Bekti Larasati, kepala sppg dukuh

BACA JUGA :

Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran