URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kesiapan layanan air bersih dipastikan Perumda Tirta Bumi Serasi melalui operasional 24 jam di Kabupaten Semarang selama Ramadan hingga Idulfitri 2026, dengan dukungan tim reaksi cepat dan FKP guna menjaga distribusi tetap lancar serta mengantisipasi gangguan teknis di lapangan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Perumda Air Minum Tirta Bumi Serasi Pastikan Layanan 24 Jam dan Pasokan Air Aman Saat Idul Fitri

Perumda Air Minum Tirta Bumi Serasi Pastikan Layanan 24 Jam dan Pasokan Air Aman Saat Idul Fitri

Perumda Air Minum Tirta Bumi Serasi Pastikan Layanan 24 Jam dan Pasokan Air Aman Saat Idul Fitri

Dirut Perumda Air Minum Tirta Bumi Serasi, Guswakhid Hidayat saat acara buka bersama FKP dan media di angkringan Baloeng Gajah, Desa Candirejo, Tuntang, Selasa (17/3/2026) petang. Foto: win
Dirut Perumda Air Minum Tirta Bumi Serasi, Guswakhid Hidayat saat acara buka bersama FKP dan media di angkringan Baloeng Gajah, Desa Candirejo, Tuntang, Selasa (17/3/2026) petang. Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Bumi Serasi, Guswakhid Hidayat, memastikan kesiapan layanan air bersih selama Ramadan hingga Idul Fitri 2026 dalam kondisi optimal. Seperti tahun-tahun sebelumnya, perusahaan daerah tersebut tetap mengoperasikan layanan selama 24 jam penuh guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

Guswakhid mengatakan, pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, termasuk menyiagakan tim reaksi cepat untuk menangani gangguan teknis di lapangan. Tim tersebut akan bekerja tanpa henti selama 24 jam untuk memastikan setiap keluhan pelanggan dapat segera ditangani.

“Layanan tetap berjalan 24 jam. Kami juga menyiapkan unit tanggap gangguan yang siap merespons setiap kendala yang terjadi di lapangan. Selain itu, masyarakat juga bisa menyampaikan keluhan melalui call center yang tersedia,” ujarnya saat acara buka bersama Forum Komunikasi Pelanggan (FKP) dan media di angkringan Baloeng Gajah, Desa Candirejo, Tuntang, Selasa (17/3/2026) petang.

Tidak hanya itu, pihaknya juga melibatkan FKP sebagai mitra dalam mempercepat penyampaian informasi dari masyarakat kepada perusahaan.

“Keberadaan FKP sangat efektif sebagai jembatan komunikasi sehingga penanganan gangguan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran,” katanya.

Hingga saat ini, jumlah pelanggan Perumda Air Minum Tirta Bumi Serasi tercatat sekitar 58.000 sambungan rumah. Dengan jumlah tersebut, pihak perusahaan memastikan distribusi air tetap terjaga, terutama pada periode Ramadan dan Idul Fitri yang biasanya diiringi dengan peningkatan aktivitas masyarakat.

Meski demikian, Guswakhid menyebut tidak ada peningkatan produksi air secara signifikan menjelang Lebaran. Hal ini karena kapasitas produksi yang ada dinilai masih mampu mencukupi kebutuhan pelanggan. Rata-rata konsumsi air pelanggan saat ini berada di kisaran 16 hingga 17 meter kubik per bulan, dan diprediksi tidak mengalami lonjakan berarti saat Idul Fitri.

“Kami sudah mengantisipasi kebutuhan tersebut. Produksi yang ada saat ini masih cukup untuk melayani pelanggan. Selama tidak ada kendala teknis seperti kebocoran jaringan atau gangguan lainnya, insyaallah pasokan aman,” jelasnya.

Dari sisi ketersediaan sumber air, pihaknya juga memastikan kondisi masih stabil. Hingga kini belum ada laporan penurunan debit dari sumber air yang digunakan untuk produksi.

“Ini jadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan layanan, terutama saat permintaan meningkat,” lanjutnya.

Disinggung soal potensi dampak fenomena El Nino yang dapat memicu musim kering, pihaknya tetap optimistis kondisi tersebut tidak akan berdampak signifikan terhadap layanan air bersih di wilayahnya. Menurutnya, hal ini karena Perumda Air Minum Tirta Bumi Serasi mengandalkan sumber mata air yang relatif stabil dan memiliki debit cukup besar. Selain itu, kualitas air dari sumber tersebut juga dinilai baik sehingga mampu mendukung pelayanan dalam jangka panjang.

“Selama ini kami masih mengandalkan sumber mata air yang cukup besar dan kualitasnya baik. Jadi, meskipun ada potensi El Nino, kami berharap dampaknya tidak terlalu signifikan terhadap layanan kami,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan Sekolah Tani Milenial 2026 untuk mendorong regenerasi petani di tengah menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Program yang diikuti 240 peserta itu digelar di Kecamatan Sumowono, Selasa (21/7/2026), dengan pembekalan budidaya, kewirausahaan, dan pemasaran digital guna mencetak petani modern yang mampu menjaga ketahanan pangan.
Tak Malu jadi Petani, Khoirul Mantap Ikut Pelatihan Sekolah Tani Milenial Usai Lulus Kuliah
Legislatif Nilai Pengawasan Perizinan di Kabupaten Semarang Lemah, Pemkab Diminta Lebih Tegas
Legislatif Nilai Pengawasan Perizinan di Kabupaten Semarang Lemah, Pemkab Diminta Lebih Tegas
Kopdar dengan Media, Rutan Salatiga Bangun Sinergi, Tangkal Informasi Negatif
Kopdar dengan Media, Rutan Salatiga Bangun Sinergi, Tangkal Informasi Negatif
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima penghargaan Impactful Regional Leadership pada ajang Solopos Best Brand & Innovation Award 2026 di The Alana Solo, Kabupaten Karanganyar, Jumat (17/7/2026). Penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas kepemimpinannya dalam mendorong investasi, memperluas lapangan kerja, memperkuat UMKM, serta mewujudkan pembangunan kolaboratif yang berdampak bagi masyarakat Jawa Tengah.
Investasi Tumbuh, UMKM Menguat, Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Impactful Regional Leadership
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin, menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua Umum PBNU dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Pernyataan itu disampaikan di hadapan para Ketua PCNU se-Jawa Tengah saat Silaturahim PCNU di Salatiga, Rabu (15/7/2026), sebagai ikhtiar memperkuat persatuan organisasi dan menghadirkan kepemimpinan yang berdaulat, bermartabat, serta bermanfaat bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.
Silaturahim Bersama PCNU se-Jawa Tengah, Gus Rozin Nyatakan Siap Maju pada Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta