KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Terjepit Kursi, Warga Salatiga dievakuasi Tim Damkar. Bagaimana Kisahnya?

Terjepit Kursi, Warga Salatiga dievakuasi Tim Damkar. Bagaimana Kisahnya?

Terjepit Kursi, Warga Salatiga dievakuasi Tim Damkar. Bagaimana Kisahnya?

Korban Iwan saat dievakuasi Satpol PP

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Iwan, warga Kemiri, Kota Salatiga, harus dievakuasi oleh tim Pemadam Kebakaran (Damkar) setelah tubuhnya terjepit kursi taman di kawasan Alun-Alun Lapangan Pancasila, tepatnya di depan Polres Salatiga, Minggu (5/4/2026) dinihari.

Evakuasi dilakukan oleh anggota piket Regu 2 Damkar Satpol PP Kota Salatiga mulai pukul 02.59 WIB dan baru berhasil diselesaikan sekitar pukul 03.45 WIB.

Kabid Damkar Satpol PP Kota Salatiga, Ponco Margono Hasan menjelaskan, sekitar pukul 18.30, korban berjalan-jalan ke seputaran Lapangan Pancasila untuk menghilangkan penat setelah bekerja sebagai juru parkir (jukir).

Karena kelelahan setelah bekerja, korban tertidur di kursi taman. Setelah terbangun, korban terkejut karena tubuhnya sudah terjepit kursi.

“Kemudian, korban berusaha melepaskan diri tetapi tidak bisa sampai ada beberapa luka di pinggang dan perut korban,” terang Ponco.

Dalam kondisi kesakitan, korban akhirnya meminta pertolongan sekitar pukul 02.30 WIB. Dua pemuda yang kebetulan melintas membantu melaporkan kejadian tersebut ke Mako Damkar Salatiga.

“Kebetulan ada dua pemuda yang mendengar permintaan tolong korban. Lalu, dilanjutkan ke Mako Damkar,” terangnya.

Mendapat laporan, petugas Damkar langsung menuju lokasi. Setibanya di lokasi, tim melakukan tindakan evakuasi dengan memotong bagian kursi taman menggunakan alat gerinda. Sekitar pukul 03.45, korban berhasil dievakuasi.

“Proses evakuasi cukup memakan waktu karena keterbatasan alat, namun akhirnya korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat,” tambah Ponco.

Ponco Margono saat berikan keterangan media

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]