KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Cuaca Ekstrem, Nelayan Jawa Tengah Gagal Melaut

Cuaca Ekstrem, Nelayan Jawa Tengah Gagal Melaut

Cuaca Ekstrem, Nelayan Jawa Tengah Gagal Melaut


RASIKAFM – Cuaca ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Jawa Tengah mempengaruhi aktivitas nelayan. Puluhan ribu nelayan Jateng gagal melaut akibat tingginya ombak perairan Laut Jawa dan pantai selatan akibat cuaca ekstrem, sehingga harga ikan di pasar pun melambung tinggi. Rata-rata harga ikan naik 20%. Berdasarkan catatan Dinas Kelautan dan Perikanan Jateng, terdapat sekitar 22.175 nelayan berperahu kecil yang gagal melaut karena cuaca ekstrem disertai tingginya ombak .

Kepala DKP Jateng, Fendiawan Tiskiantoro, menyatakan kebanyakan nelayan yang tidak bisa melaut saat ini adalah nelayan dengan perahu mesin di bawah 10 gross ton. Mereka selama ini tersebar di perairan Rembang, Semarang, Demak, dan pantai selatan. Jika dibandingkan tahun lalu, cuaca tahun ini lebih ekstrem. Tahun ini ombak tinggi yang muncul dampaknya sangat luas. Perahu-perahu nelayan banyak yang rusak dan infrastruktur di perkampungan nelayan juga kena imbas. Nelayan yang masih bisa melaut hanya yang memiliki perahu bermesin di atas 30 GT.

Fendi menambahkan melihat kondisi nelayan Jateng yang teradang cuaca ekstrem tersebut, pemerintah pun berencana memberikan bantuan melalui program Asuransi Nelayan. Alokasi dana untuk program ini mencapai Rp1,5 miliar yang diperuntukkan bagi 20.000 nelayan di 24 kabupaten/kota.(alv)

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
[pekok2]