[audio_player]

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Balai Taman Nasional Gunung Merbabu bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Semarang memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Merbabu selama puncak musim kemarau. Upaya tersebut dilakukan melalui patroli rutin, pembentukan posko siaga 24 jam mulai Agustus 2026, edukasi kepada masyarakat, pengetatan aturan pendakian, serta penyiapan lima unit pompa air untuk mendukung pemadaman di medan sulit.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Merbabu Dijaga Ketat Saat Kemarau, Posko 24 Jam Disiapkan hingga Pompa Air Berdaya Jangkau 3 Kilometer

Merbabu Dijaga Ketat Saat Kemarau, Posko 24 Jam Disiapkan hingga Pompa Air Berdaya Jangkau 3 Kilometer

Merbabu Dijaga Ketat Saat Kemarau, Posko 24 Jam Disiapkan hingga Pompa Air Berdaya Jangkau 3 Kilometer

Ilustrasi Kebakaran Hutan. (Foto:/IST)

RASIKAFM.COM | UNGARAN — Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama puncak musim kemarau menjadi perhatian serius di kawasan Gunung Merbabu. Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) bersama BPBD Kabupaten Semarang memperkuat langkah pencegahan dengan meningkatkan patroli, memperketat aturan pendakian, hingga menyiapkan posko siaga selama 24 jam.

Kasubag Tata Usaha BTNGMb, Nurpana Sulaksono, mengatakan pihaknya telah menyiapkan skema mitigasi secara menyeluruh untuk mengantisipasi potensi kebakaran hutan di kawasan taman nasional. Dokumen tersebut mencakup standar operasional prosedur (SOP), petunjuk pelaksanaan, serta petunjuk teknis yang menjadi pedoman dalam upaya pencegahan karhutla.

“Seluruhnya sudah kami siapkan, mulai SOP, petunjuk pelaksanaan sampai petunjuk teknis sebagai acuan untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan,” ujar Nurpana saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (28/7/2026).

Sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau, BTNGMb juga menggelar Apel Siaga yang melibatkan berbagai unsur. Langkah itu dilakukan untuk menyatukan koordinasi antarinstansi, relawan, masyarakat, hingga pemangku kepentingan lain agar penanganan karhutla dapat dilakukan lebih cepat dan terarah.

“Kami melaksanakan patroli rutin setiap hari di kawasan lingkar Gunung Merbabu bersama masyarakat dan relawan. Bahkan mulai Agustus 2026, pengawasan akan diperkuat melalui pembentukan posko terpadu yang beroperasi tanpa henti selama 24 jam,” katanya.

Selain pengamanan kawasan, BTNGMb terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat di desa-desa lereng Merbabu. Surat edaran mengenai peningkatan kewaspadaan telah disampaikan kepada seluruh pemerintah desa di sekitar kawasan konservasi.

“Kami juga terus menyampaikan sosialisasi melalui forum-forum warga, baik di tingkat desa maupun kecamatan yang berada di kawasan lereng Gunung Merbabu,” kata Nurpana.

Di sisi lain, aturan bagi para pendaki juga diperketat. Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah larangan menyalakan api atau membuat perapian selama berada di jalur maupun kawasan pendakian.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan Tribiantoro, menyatakan pihaknya juga meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla yang diperkirakan meningkat selama musim kemarau.

“Kami berkoordinasi dengan BTNGMb dan instansi terkait, mengingat kawasan Gunung Merbabu merupakan salah satu titik paling rawan kebakaran di Kabupaten Semarang. Selain Merbabu, kawasan Gunung Telomoyo dan Hutan Penggaron,” jelasnya.

Untuk memperkuat kemampuan penanganan di lapangan, BPBD Kabupaten Semarang memperoleh bantuan lima unit pompa air dari BNPB. Peralatan tersebut mampu mengalirkan air dari sumber yang berjarak hingga sekitar tiga kilometer.

Alexander menjelaskan, pompa berkapasitas tersebut diharapkan dapat membantu proses pemadaman ketika mobil pemadam atau armada tangki air kesulitan menjangkau lokasi kebakaran.

“Lima unit pompa air ini siap digunakan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk penanganan karhutla. Uji coba di kawasan Merbabu juga menunjukkan jangkauan sekitar tiga kilometer masih memungkinkan,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px