KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban

Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban

Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban

Polisi menemukan serpihan tulang di konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa saat melakukan olah TKP, Kamis (6/8/2026). Foto: IST/ Polres Semarang

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, terus bergulir. Polisi mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga merupakan bagian dari tulang kepala korban di lokasi kejadian perkara (TKP) konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo mengatakan, selain bercak darah, petugas juga menemukan serpihan tulang yang kini masih menunggu kepastian melalui hasil otopsi dari Rumah Sakit Bhayangkara Semarang.

“Di TKP pertama ditemukan bercak darah, kemudian serpihan tulang yang diduga merupakan bagian dari tulang kepala. Namun untuk memastikannya kami masih menunggu hasil otopsi dari Rumah Sakit Bhayangkara Semarang,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan di Ungaran, Jumat (7/8/2026).

Selain itu, polisi juga menemukan indikasi adanya sejumlah barang yang diduga dibawa kabur pelaku dari lokasi kejadian. Terkait perkembangan penyelidikan, Heru menyampaikan Satreskrim Polres Semarang bersama Polres Grobogan telah memeriksa sedikitnya tujuh orang saksi.

“Mereka adalah orang-orang yang berada di sekitar lokasi konter saat kejadian,” lanjutnya.

Korban sendiri telah menjalani proses otopsi pada Kamis malam hingga Jumat dini hari untuk memastikan penyebab kematiannya. Namun, hasil otopsi belum dapat disampaikan karena masih menunggu hasil resmi dari tim forensik.

“Temuan awal, korban mengalami luka pada bagian belakang kepala. Kami belum dapat memastikan apakah penganiayaan terjadi di dalam konter atau di lokasi lain,” ungkapnya.

Di lokasi penemuan jasad korban di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, polisi juga menemukan sekitar 53 unit telepon genggam yang masih berada di dalam kendaraan bersama korban.

Meski belum mengungkap identitas pelaku, Heru memastikan penyidik telah mengantongi petunjuk yang mengarah kepada terduga pelaku. Saat ini tim masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dalam rangka mengungkap pelaku dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” tegasnya.

Saat ditanya mengenai kemungkinan pelaku merupakan orang dekat korban, Heru belum memberikan kepastian dan menyatakan seluruh kemungkinan masih didalami penyidik.

“Semua masih didalami. Kami mohon waktu dan doanya agar semua bisa terungkap,” pintanya.

Diketahui, korban sehari-hari tinggal di konter Royal Phone di Ambarawa, meski sesekali menginap di rumah kosnya di wilayah Banyubiru.

Heru mengimbau masyarakat tetap tenang dan mempercayakan proses hukum kepada kepolisian. Ia juga meminta masyarakat segera melapor melalui layanan Call Center 110 apabila mengetahui atau menemukan adanya tindak pidana agar dapat segera ditindaklanjuti. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Pemkab Semarang memanfaatkan ganti kerugian aset daerah terdampak Tol Jogja-Bawen senilai sekitar Rp112 miliar untuk membangun fasilitas publik di Bawen. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjelaskan pembangunan dilakukan dalam bentuk tanah dan bangunan pengganti, meliputi kantor kelurahan, RTH, balai RW, serta gedung TK dan SD yang terdampak proyek tol.
Rp40 Miliar Ganti Rugi Tol Jogja-Bawen Disulap Jadi Fasilitas Publik di Bawen, Ditarget Rampung Februari 2027
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
[pekok2]