URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dinilai Membahayakan, Puluhan Warga TMA Karebet Usir Parkir Truck Liar

Dinilai Membahayakan, Puluhan Warga TMA Karebet Usir Parkir Truck Liar

Dinilai Membahayakan, Puluhan Warga TMA Karebet Usir Parkir Truck Liar

featured-img

Sejumlah warga memasang mmt larangan parkir di depan SD Bener. sabtu 10 April pagi

RASIKAFM – Dengan membawa poster bertuliskan “demi keselamatan bersama truck dilarang parkir di depan SD Bener” puluhan warga perumahan melakukan “aksi” pengusiran truck yang parkir liar di depan pertigaan pintu masuk di SD Bener yang menghubungkan ke jalan kebo kanigoro.

Aksi damai sendiri itu dilakukan puluhan warga Perum Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet RT 5 RW 4 Dusun Tugu Desa Bener kecamatan Tengaran kabupaten Semaramg Sabtu 10 april 2021 pagi

mereka kesal karena selama ini banyak truck parkir didepan SD Bener dipagi hari disaat kondisi lalin tengah padat.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=XRn3_-xA3ZE[/embedyt]
(Warga perumahan, Nabil saat protes truck)

Kepada rasikafm.com Arif “nabil” Hardiawan salah seorang warga perumahan menuturkan jika selama ini warga resah bahkan khawatir saat akan menyebrang atau belok ke kanan pandangan tertutup oleh truck yang parkir sehingga membahayakan “kami hanya meminta kesadaran sopir untuk tidak parkir di depan SD” ungkap Nabil.

Nabil menambahkan jika pagi hari saat warga akan ke jalan raya kesulitan karena truck truck parkir berjajar memanjang.

Ketua rt 5 rw 4 perum TMA dan Wisma Karebet Arief Syarifudin mendukung apa yang dilakukan warganya. Apalagi keberadaan jalan didepan SD menuju ke perumahan ramai

“saya dukung warga yang memasang MMT himbauan agar sopir tidak parkir sembaranggan apalagi tahun lalu ada kecelakaan hingga ada korban” paparnya.

Arief menambahkan sebenarnya di depan SD sudah ada rambu laranggan berhenti yang dibuat oleh Dinas Perhubunggan Kabupaten Semarang namun anehnya banyak sopir yang masih melanggar.

Anggota Babinkamtibmas desa Bener Ikhwanto yang saat itu ikut mendampingi aksi warga menjelaskan selama ini sudah banyak keluhan warga akan parkir liar di depan sd “barangkali aksi Warga pasang mmt ini merupakan puncak kekesalan mereka yang kerap terganggu akan truck mereka kesulitan saat akan keluar dari jalan makam kebo kanigoro” ungkap Ikhwanto

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=2CNV7kOuQp8[/embedyt]
(Angggota babhinkamtibmas desa Bener Ikhwanto saat memberikan keterangan media)

Sementara itu pantauan Rasika FM dipagi hari jalur utama Salatiga Solo km 02 atau didepan SD Bener cukup padat menginggat jalur ini adalan jalan Nasional.

Warga dibantu aparat memberikan sosialisasi larangan parkir truck disepanjang jalan Bener

Dilain pihak keberadaan jalan pertigaan makam Kebo kanigoro selain dimanfaatkan warga perumahan jalan itu merupakan akses jalan utama kebeberapa pabrik di desa Bener. (rief)

BACA JUGA :

Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum