URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Mbak Google

KABAR RASIKA

Semarang Zoo Kembali Buka, Pengunjung Mulai Berdatangan

Semarang Zoo Kembali Buka, Pengunjung Mulai Berdatangan

Semarang Zoo Kembali Buka, Pengunjung Mulai Berdatangan

Featured Image

 

Pengunjung Objek Wisata Semarang Zoo dites suhu badan sebelum masuk ke lokasi objek wisata. (Foto:/ist)

RASIKAFM – Kebun binatang Semarang Zoo kembali dibuka dengan sejumlah aturan protokol kesehatan dan aturan penyesuaian PPKM level 3. Pembukaan tempat wisata yang digemari anak-anak ini menyusul adanya pernyataan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi usai upacara HUT RI ke-76 kemarin.

“Alhamdulillah, sekarang (Semarang Zoo) sudah dibuka dengan kuota 25 persen,” kata Direktur Semarang Zoo, Choirul Awaludin disela kegiatannya, Rabu (18/8/2021).

Ia bersyukur kembali dibukanya objek wisata yang berbatasan dengan Kabupaten Kendal tersebut langsung disambut dengan baik oleh masyarakat, khususnya warga Kota Semarang dan sekitarnya. “Ini hari pertama buka, sekitar jam sembilan tadi sudah mulai berdatangan sedikit demi sedikit,” ujarnya.

Lebih jauh ia mengatakan, target 25 persen yang ditetapkan oleh Wali Kota Semarang bisa dipenuhi secara perlahan. “Kalau lokasi 25 persen itu masih jelas masih muat, jadi kita atur dari antrian loket agar tidak berkerumun, kemudian maksimal dua ribu pengunjung di dalam pintu masuk tutup dulu, pengunjung bisa masuk kalau sudah ada yang keluar, tapi kalau target 25 persen dari penjualan tiket itu seperti liburan sebelum pandemi memang masih lumayan jauh,” akunya.

Dia jelaskan, sebanyak 3000an tiket terjual di masa akhir pekan, sedangkan liburan sekolah maupun liburan natal dan tahun baru (Nataru) saat kondisi normal (bukan pandemi) hampir mencapai 7000 tiket terjual. Jumlah tersebut terjadi penurunan di angka sekitar 1000 pengunjung saat akhir pekan masa pandemi.

Meski begitu, mantan Ketua KNPI Kota Semarang ini optimis akan kembali pulih dalam waktu dekat. “Perekomian memang sedang sulit, tapi saya yakin bisa kembali normal karena vaksinasi sedang dikebut dan anak-anak juga jenuh, butuh hiburan,” ujarnya.

Pantauan di lokasi, nampak serombongan keluarga secara berkala mulai berdatangan. Sebelum menuju loket, mereka langsung disambut petugas untuk cek suhu tubuh. Sementara di tempat pembelian tiket, nampak petugas menerima sejumlah uang setelah pengunjung mencuci tangan dengan hand sanitizer dan menunjukkan kartu vaksin.

Penerapan protokol kesehatan dilanjutkan dengan pemeriksaan bukti vaksin bagi orang dewasa. Hal ini juga berlaku ketika pengunjung tiba di pintu masuk. “Bisa tunjukkan kartu vaksinnya bu,” kata petugas pintu masuk yang langsung disambut dengan menyerahkan kartu vaksin.

Salah satu pengunjung, Rasito (36) warga Kabupaten Pekalongan yang sengaja ke Kota Semarang untuk mencari hiburan bagi kedua putrinya. “Sengaja ke Semarang mau nyenengin anak, cari hiburan,” katanya.

Rasito, istri dan dua buah hatinya memang seperti pada umumnya pengunjung yang ke kebun binatang lantaran penasaran ingin melihat harimau. “Ya lihat harimau, karena langka, kalau monyet kan gampang, sudah sering lihat,” ungkapnya.

Dengan dibukanya Semarang Zoo, dia mengaku senang bisa mengajak anaknya belajar sambil berwisata. “Senang bisa menghibur anak, melihat hewan dan memberi pelajaran anak,” ucapnya.

Meski begitu, ia mengaku bahwa objek wisata di Semarang baru dibuka hari ini. “Belum tahu kalau buka, niatnya yang penting ke Semarang dulu, pas sampai depan lihat sudah buka yang langsung belok, masuk ke sini,” akunya.

Pengunjung lain, Panu Haikal (35) yang datang untuk kali pertama sejak adanya wabah Corona ini juga seperti Rasito, tidak tahu bahwa ini hari pertama kebun binatang kembali dibuka. “Ini pertama kalinya ke sini (Semarang Zoo) sejak ada Corona, terakhir ke sini 6 tahun lalu waktu anak saya yang kecil masuk TK,” ungkapnya.

Bersama istri, dua putra dan tiga putrinya, pria yang berprofesi sebagai pedagang ini berangkat dari Kabupaten Pekalongan ke Kota Semarang untuk bertamasya. “Ada saudara di Semarang, cuma lupa alamatnya, dan tidak punya kontak hpnya,” akunya.

Dibukanya Semarang Zoo disambung dengan gembira oleh pedang yang ada di area kebun binatang tersebut, Titik Sumanti. Perempuan yang masih memiliki dua orang anak usia pelajar itu akhirnya bisa kembali mengais rejeki. “Saat (Semarang Zoo) tutup tidak bisa jualan sama sekali, cuma momong anak di rumah,” akunya.

“Alhamdulillah sekarang sudah buka, mestinya senang bisa jualan lagi, semoga pandemi cepat selesai dan kembali normal,” harapnya.

BACA JUGA :

Polres Salatiga menggelar latihan kesiapsiagaan penanganan gangguan kamtibmas di depan Kantor Pemkot Salatiga, Kamis (23/4/2026), dengan skenario unjuk rasa hingga ricuh. Kegiatan ini melibatkan Forkopimda untuk menguji kesiapan personel, koordinasi lintas sektor, serta memastikan respons cepat sesuai prosedur dalam menghadapi potensi eskalasi.
Hadapi Mayday, Polres Salatiga Siap! Sudah Gelar Latihan di Hadapan Forkopimda
Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang menggelar simulasi Sispamkota di Kantor Bupati, Kamis (23/4/2026), untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan seperti unjuk rasa. Kegiatan ini dilakukan dengan melatih personel sesuai prosedur serta mengedepankan pendekatan dialogis dalam menangani aspirasi masyarakat.
Simulasi Pengamanan Kota Digelar, Kapolres dan Bupati Semarang Pastikan Kesiapsiagaan Hadapi Unjuk Rasa
SMKN 1 Bawen mengekspor edamame ke Jepang melalui kerja sama industri sebagai bagian pembelajaran berbasis produksi, Kamis (23/4/2026). Program di lahan 3 hektare ini melibatkan 400 siswa dan dikembangkan sejak empat bulan terakhir untuk memenuhi permintaan pasar sekaligus mencetak lulusan berdaya saing global.
Edamame SMKN 1 Bawen Tembus Ekspor Jepang
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan menghadiri peluncuran Indeks Kota Toleran 2025 oleh SETARA Institute di Jakarta, Rabu (22/4/2026), saat Salatiga kembali meraih peringkat pertama dengan skor 6,492. Capaian ini diraih melalui kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kerukunan serta memperkuat nilai toleransi secara berkelanjutan.
Selamat! Salatiga Sandang Kota Paling Toleran di Indonesia

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Mudik Lebaran 2026 Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Mudik Lebaran 2026: Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran

INFOGRAFIS

TERKINI

PT Trans Marga Jateng menyalurkan 200 paket sembako kepada warga Bugel dan Kauman Kidul di Taman Wisata Sejarah Salatiga, Kamis (23/4/2026), sebagai bentuk tanggung jawab sosial proyek akses tol Pattimura. Bantuan ini diberikan untuk mendukung kesejahteraan warga terdampak sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
TMJ Peduli, Salurkan 200 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Akses Tol Pattimura
PT Trans Marga Jateng menyalurkan 200 paket sembako kepada warga Bugel dan Kauman Kidul di Taman Wisata Sejarah Salatiga, Kamis (23/4/2026), sebagai bentuk tanggung jawab sosial proyek akses tol Pattimura....
Polres Salatiga menggelar latihan kesiapsiagaan penanganan gangguan kamtibmas di depan Kantor Pemkot Salatiga, Kamis (23/4/2026), dengan skenario unjuk rasa hingga ricuh. Kegiatan ini melibatkan Forkopimda untuk menguji kesiapan personel, koordinasi lintas sektor, serta memastikan respons cepat sesuai prosedur dalam menghadapi potensi eskalasi.
Hadapi Mayday, Polres Salatiga Siap! Sudah Gelar Latihan di Hadapan Forkopimda
Polres Salatiga menggelar latihan kesiapsiagaan penanganan gangguan kamtibmas di depan Kantor Pemkot Salatiga, Kamis (23/4/2026), dengan skenario unjuk rasa hingga ricuh. Kegiatan ini melibatkan Forkopimda...
Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang menggelar simulasi Sispamkota di Kantor Bupati, Kamis (23/4/2026), untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan seperti unjuk rasa. Kegiatan ini dilakukan dengan melatih personel sesuai prosedur serta mengedepankan pendekatan dialogis dalam menangani aspirasi masyarakat.
Simulasi Pengamanan Kota Digelar, Kapolres dan Bupati Semarang Pastikan Kesiapsiagaan Hadapi Unjuk Rasa
Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang menggelar simulasi Sispamkota di Kantor Bupati, Kamis (23/4/2026), untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan seperti unjuk...
Bikin Resah, Satpam UKSW Amankan 5 Orang Diduga DC
Bikin Resah, Satpam UKSW Amankan 5 Orang Diduga DC
Petugas keamanan UKSW mengamankan lima orang yang diduga debt collector di area kampus Salatiga, Kamis (23/4/2026), setelah kedapatan memantau dan memotret kendaraan saat kampus ramai. Mereka dibawa ke...
SMKN 1 Bawen mengekspor edamame ke Jepang melalui kerja sama industri sebagai bagian pembelajaran berbasis produksi, Kamis (23/4/2026). Program di lahan 3 hektare ini melibatkan 400 siswa dan dikembangkan sejak empat bulan terakhir untuk memenuhi permintaan pasar sekaligus mencetak lulusan berdaya saing global.
Edamame SMKN 1 Bawen Tembus Ekspor Jepang
SMKN 1 Bawen mengekspor edamame ke Jepang melalui kerja sama industri sebagai bagian pembelajaran berbasis produksi, Kamis (23/4/2026). Program di lahan 3 hektare ini melibatkan 400 siswa dan dikembangkan...
Muat Lebih

POPULER

Pembanggunan Exit Tol Pattimura Salatiga Segera Dilaksanakan, 10 Tahun Perjuangan Fadholi Berbuah Manis
Pembanggunan Exit Tol Pattimura Salatiga Segera Dilaksanakan, 10 Tahun Perjuangan Fadholi Berbuah Manis
Program ketahanan pangan hortikultura melalui BUMDes Mekar Wijaya mulai membuahkan hasil di Desa Wonoyoso, Pringapus, Semarang, Selasa (21/4/2026), saat panen perdana melon premium digelar. Dikelola modern dengan konsep petik sendiri, program ini dipilih karena risiko rendah dan permintaan tinggi, sekaligus menjadi edukasi dan peluang ekonomi bagi masyarakat.
Panen Perdana, BUMDes Wonoyoso Pringapus Tawarkan Sensasi Petik Melon Premium Sendiri
Desa Nyatnyono, yang terletak di lereng puncak Suroloyo di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menarik. Di sini, terdapat makam waliyullah Hasan Munadi dan putranya, Hasan Dipuro, yang menjadi pusat perhatian masyarakat sebagai leluhur dan penyebar agama Islam. Selain makam, desa ini juga memiliki peninggalan sejarah berupa Masjid Subulussalam dan Sendang Kalimah Toyyibah yang dihormati oleh warga setempat.
Melihat Sejarah Sendang Kalimah Toyyibah Nyatnyono, Mata Air Keramat Peninggalan Waliyullah Hasan Munadi

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved