URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jelang Kompetisi Liga 3 Jateng, PSISa Terus Cari Pemain

Jelang Kompetisi Liga 3 Jateng, PSISa Terus Cari Pemain

Jelang Kompetisi Liga 3 Jateng, PSISa Terus Cari Pemain

SALATIGA, Rasika FM – PSISa Salatiga masih terus mencari pemain untuk melengkapi skuad jelang Kompetisi Liga 3 Jawa Tengah. Kebutuhan paling mendesak adalah pemain dengan posisi striker.

Kepada media Manajer PSISa Salatiga Hartoko Budhiono mengatakan dari beberapa kali uji coba, terlihat juru gedor yang ada saat ini belum ‘nyetel’ dengan tim secara keseluruhan. “Pemain yang datang memang statusnya masih seleksi. Kita mencari striker yang berkualitas dan memiliki naluri gol tinggi dengan tipe permainan modern,” jelasnya di Stadion Kridanggo usai uji coba melawan Persebi Boyolali, Kamis petang (16/9/2021).

Hartoko mengungkapkan, meski menang 2-1 atas Persebi Boyolali, masih banyak PR yang harus diselesaikan. “Organisasi permainan sudah mulai tertata, komunikasi di lapangan sudah mulai baik, transisi permainan juga sudah nyetel, tapi sektor depan yang masih perlu diperbaiki,” tegasnya.

Dua gol yang dicetak Pugul dan Tri Wahyudi berasal dari bola mati. Gol Pugul dicetak melalui tendangan bebas di depan kotak penalti Persebi dan gol Tri Wahyudi melalui eksekusi tendangan 12 pas. “Beberapa peluang lain masih banyak yang belum berbuah gol,” kata Hartoko.

Dia berharap tim pelatih segera memperbaiki kekurangan yang ada agar PSISa lebih tangguh. “Kita ada target lolos ke putaran nasional, jadi sebelum pendaftaran pemain tim harus sudah solid,” ungkap Hartoko.

Sementara Panggah Madyantara, Pelatih Kepala PSISa Salatiga menyampaikan faktor finishing pemain memang perlu ditingkatkan. “Semua gol dicetak pemain tengah, ini sebetulnya tidak masalah karena tim menang. Tapi tugas striker adalah mencetak gol,” tegasnya.

Panggah juga menyoroti kerjasama tim di lapangan. “Tim memang sudah mulai berjalan, tapi untuk saling mengisi saat posisi asli ditinggalkan, ini masih perlu perbaikan. Kinerja secara keseluruhan akan kami perbaiki di sisa waktu yang ada sebelum kompetisi dimulai,” paparnya. (rief)

BACA JUGA :

Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Warung Makan Podomoro milik Mbah Rukiyem di Jalan Jenderal Sudirman, Salatiga, Jawa Tengah, semakin ramai setelah dikunjungi Anang Hermansyah dan Ashanty. Konten kuliner pasangan selebritas itu membuat tumpang koyor legendaris yang dijual sejak 1969 tersebut diburu pembeli dari berbagai daerah hingga penjualan koyor meningkat dari 7 menjadi 22 kilogram per hari.
Usai Viral dikunjungi Anang-Ashanty Tumpang Koyor Legendaris Podomoro Salatiga Diburu Pembeli
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved