URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pekerjaan Erection Girder Overpass Kedawung Barat-Proyek Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang di Km 368+100 Jalan Tol Batang-Semarang Dimulai 26 Oktober 2021

Mbak Google

KABAR RASIKA

Balok Jembatan di Tol JSB 26 Oktober Mulai dipasang

Balok Jembatan di Tol JSB 26 Oktober Mulai dipasang

Balok Jembatan di Tol JSB 26 Oktober Mulai dipasang

featured-img

SEMARANG – Dalam rangka lanjutan pekerjaan Erection Girder yang dilaksanakan di Proyek Paket I.2 Pembangunan Jalan KIT Batang oleh WIKA YASA KSO bersama dengan Direktorat Bina Marga Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Tengah-DIY, PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) selaku pengelola Jalan Tol Batang-Semarang mengantisipasi pengamanan dan pengaturan lalu lintas di lokasi pekerjaan, tepatnya di Km 368+100 Jalan Tol Batang-Semarang pada kedua arahnya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kawasan Industri Batang I Nugraha menjelaskan, pekerjaan Erection Girder Proyek Paket 1.2 Pembangunan Jalan KIT Batang yang semula dilaksanakan pada hari Senin (25/10) diundur satu hari pelaksanaannya, sehingga pekerjaan baru akan dimulai pada hari Selasa (26/10).

“Pekerjaan dilakukan secara bertahap pada hari Selasa, 26 Oktober 2021, hingga Kamis, 4 November 2021, pada periode window time yaitu pukul 23.00 WIB s.d pukul 04.00 WIB. Periode pekerjaan selama tujuh hari, pada hari Senin s.d Kamis, dan tidak dilaksanakan pada periode akhir pekan (hari Jumat s.d Minggu),” ujar Nugraha.

“Karena lokasi pekerjaan Erection Girder dengan bentang 50,8 meter ini berada melintang jalur jalan tol, kami berkoordinasi dengan PT JSB dan atas diskresi Kepolisian akan melakukan pengaturan lalu lintas dengan skema buka tutup lajur secara situasional. Dalam skema buka tutup lajur tersebut, maksimal durasi tutup adalah selama 35 menit yang dilakukan di Km 363+000 jalur arah Semarang dan Km 375+200 jalur arah Batang. Dalam satu hari akan dilakukan dua kali skema buka tutup lajur untuk dua periode _erection girder_ yang berlangsung dalam window time tersebut,”tambahnya.

Direktur Utama PT JSB Prajudi menjelaskan, tidak ada penutupan di Jalan Tol Batang-Semarang atas pelaksanaan pekerjaan. Kedua arah beroperasi dengan normal. PT JSB bersama Direktorat Bina Marga Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Tengah-DIY dan WIKA-YASA KSO sebagai kontraktor pekerjaan ini telah melakukan persiapan dan mitigasi risiko terhadap rencana pekerjaan serta terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna jalan, khususnya yang akan melintasi lokasi pekerjaan tersebut.

PT JSB juga telah menyiapkan mitigasi risiko apabila terjadi kepadatan lalu lintas di antaranya pengalihan arus lalu lintas melalui Gerbang Tol (GT) terdekat yaitu GT Kandeman (untuk pengguna dari arah Batang menuju Semarang) dan GT Weleri (untuk pengguna dari arah Semarang menuju Batang).

Untuk memastikan informasi ini diterima dengan baik oleh pengguna jalan Direktorat Bina Marga Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Tengah-DIY bersama dengan WIKA-YASA KSO melakukan sosialisasi rencana pekerjaan melalui media sosial, media massa, memasang media luar ruang berupa spanduk imbauan pekerjaan serta Variable Messsage Sign (VMS) di Jalan Tol Batang-Semarang pada kedua arahnya.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pekerjaan tersebut. Kami imbau kepada pengguna jalan agar dapat mengatur waktu perjalanan, tetap berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas di sekitar lokasi pekerjaan, mengecek kondisi lalu lintas perjalanan melalui aplikasi Travoy 3.0 atau peta perjalanan digital lainnya jika diperlukan,” tutup Prajudi.

Informasi lalu lintas di seputar jalan tol juga dapat diakses melalui One Call Center 24 Jam Jasa Marga di nomor 14080 atau Call Center PT JSB di nomor 082129129229.

BACA JUGA :

Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved