RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Operasi Zebra Candi 2021, Pelanggar Prokes Turut Jadi Sasaran Razia

Operasi Zebra Candi 2021, Pelanggar Prokes Turut Jadi Sasaran Razia

Operasi Zebra Candi 2021, Pelanggar Prokes Turut Jadi Sasaran Razia

UNGARAN – Operasi dengan sandi Zebra Candi 2021 di wilayah hukum Polda Jateng resmi dilaksanakan selama dua pekan ke depan terhitung sejak 15 November dan berakhir pada 28 November 2021. Selain penegakan hukum terhadap jenis pelanggaran aturan berlalu lintas, razia ini juga menyasar pelanggaran terhadap protokol kesehatan (prokes).

Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika HA saat membacakan sambutan Kapolda Jateng Irjen Pol. Ahmad Luthfi menyampaikan saat ini jumlah kendaraan yang melintas di jalan raya tidak sebanding dengan peningkatan jumlah ruas jalan. Belum lagi ditambah masalah kurang tertibnya masyarakat dalam berlalu lintas, tentu berpengaruh pada kondusifitas keamanan keselamatan ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas).

“Oleh karena itu perlu upaya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Salah satunya dengan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan dalam hal ini Operasi Zebra Candi 2021,” ujarnya dalam apel gelar pasukan Operasi Zebra Candi 2021 di halaman Mapolres Semarang, Senin (15/11/2021).

Diterangkan, pelaksanaan kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum semata, melainkan juga mengedepankan pola preentif dan preventif.

“Cara bertindak petugas harus simpatik dan humanis dalam rangka membangun kepercayaan masyarakat,” kata dia.

Ditambahkan Kapolres pelanggaran yang menjadi sasaran razia tidak hanya masalah ketertiban dalam berlalu lintas, melainkan juga pelanggaran terhadap prokes.

“Saat ini pandemi belum usai. Kami akan terus lakukan upaya edukasi dan sosialisasi pentingnya mematuhi prokes melalui giat operasi ini. Harapannya kegiatan ini bisa optimal dengan menyiapkan mental dan fisik para anggota di lapangan,” imbuhnya.

Senada, Kasatlantas Polres Semarang AKP Rendi Johan Prasetyo menuturkan razia ini akan mengedepankan edukasi terhadap kepatuhan prokes selain etika berlalu lintas.

“Sifatnya razia stasioner, artinya imbauan dan sosialisasi prokes dan aplikasi PeduliLindungi. Harapannya masyarakat bisa paham dan patuh berprokes dan berkeselamatan di jalan,” ungkapnya.

Menurut Rendi, kegiatan ini sekaligus sebagai langkah awal peningkatan kegiatan kepolisian dalam menyambut libur natal dan tahun baru (nataru).

“Golnya masyarakat sudah ada pemahaman bahwa kepadatan volume kendaraan berpotensi kemacetan, kecelakaan dan sebagainya. Intinya berbagai kerawanan di jalan raya akan kita sikapi,” urainya.

Rendi mengakui berbagai pelonggaran aktivitas masyarakat di berbagai sektor berimbas pada peningkatan arus kendaraan di jalan raya. Meski demikian sampai saat ini hasil evaluasi kamseltibcarlantas masih kondusif.

“Pendataan secara angka memang belum dilakukan, tapi hasil observasi visual memang ada peningkatan. Keleluasaan PPKM level 2 tetap kita dukung dibarengi giat pengamanan di jalan,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran