URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi tengah menyiapkan sebuah mall pelayanan publik di Ibu Kota Jawa Tengah. Diharapkan dengan mall pelayanan publik, pelayanan publik pada wilayah yang dipimpinnya dapat lebih efektif dan efisien.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hendi Bangun Mall Pelayanan Publik di Kota Semarang

Hendi Bangun Mall Pelayanan Publik di Kota Semarang

Hendi Bangun Mall Pelayanan Publik di Kota Semarang

featured-img

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi tengah menyiapkan sebuah mall pelayanan publik di Ibu Kota Jawa Tengah. Diharapkan dengan mall pelayanan publik, pelayanan publik pada wilayah yang dipimpinnya dapat lebih efektif dan efisien. Hal itu diupayakannya untuk dapat lebih mendukung aktivitas masyarakat yang berhubungan dengan layanan pemerintahan,

Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu menerangkan nantinya masyarakat yang akan mengurus perijinan dan pelayanan lainnya cukup dilayani di satu area tersebut. Dan untuk lokasi mall pelayanan publik itu sendiri diungkapnnya memanfaatkan gedung yang ada area Terminal Mangkang, Kota Semarang.

Dirinya pun menekankan jika Mall Pelayanan Publik tersebut diinisiasi untuk dapat menyederhanakan proses birokrasi, sehingga tidak terkesan berbelit. “Jadi konsep Mall Pelayanan Publik ini bukan hanya menyatukan layanan secara fisik, tetapi terutama secara sistem, sehingga terjadi penyederhanaan dalam pengelolaan data dan informasi dalam proses pelayanan kepada masyarakat,” tutur Hendi.

“Alur perizinan pada layanan pemerintah yang sering dianggap berbelit bisa diurai dengan konsep Mall Pelayanan Publik (MPP) di mana pemberi layanan mulai dari pemerintah, BUMN/D, dan swasta bisa menerapkan sistem yang terintegrasi dan mudah diakses masyarakat di satu area,” imbuh Wali Kota Semarang itu.

Hendi juga menegaskan bahwa terwujudnya integrasi antar penyedia layanan bermuara pada penyederhanaan birokrasi pelayanan yang menimbulkan efisiensi waktu, biaya, serta kemudahan mendapatkan produk layanan, baik layanan administrasi, barang, dan jasa. “Tujuan integrasi pelayanan melalui MPP adalah untuk menciptakan iklim yang kondusif baik bagi masyarakat dan pelaku usaha di Kota Semarang,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Tata Ruang Kota Semarang, Irwansyah menjelaskan nantinya akan ada 225 jenis layanan dari 15 OPD Kota Semarang yang bergabung di MPP yakni DPMPTSP, DLH, Diskominfo, Distaru, Disdukcapil, Dishub, Dinkes, DPU, Bapenda, BPKAD, Dinas Perdagangan, Disnaker, Dinas Perindustrian, Dinas Arpus, dan DISBUDPAR, termasuk di dalamnya 38 jenis layanan instansi di luar Pemerintah kota Semarang antara lain DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah, ATR/BPN, Kantor Samsat, Kantor Imigrasi, KPP Pratama, POLRESTABES, Kemenkumham Divisi Pelayanan, BP3TKI Semarang, Bank Jateng, BPJS Kesehatan, BPOM, Bea Cukai, PDAM, BPJS.

Irwansyah menambahkan saat ini progres Mall Pelayanan Publik sedang dalam tahap penyelesaian pekerjaan interior. “Kita sedang menyelesaikan pekerjaan terkait interior dan mebelair. Untuk selanjutnya, terkait sistem jaringan dikerjakan oleh kawan-kawan DPMPTSP. Diharapkan bisa dilaunching bertepatan dengan Hari Jadi Kota Semarang tanggal 2 Mei mendatang,” imbuh Irwansyah.

Mall Pelayanan Publik Kota Semarang ini berada di Gedung A lantai 2 Komplek Terminal Mangkang yang termasuk dalam wilayah administrasi Kelurahan Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, Kota Semarang. Harapannya keberadaan Mall Pelayanan Publik yang letaknya strategis karena selain sebagai pusat moda transportasi dapat dikemas sekaligus sebagai pusat perbelanjaan dan wisata.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved