URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyoroti soal angka stunting, menurutnya persoalan menekan angka stunting tak dapat hanya diupayakan oleh pemerintah sepihak. Hendi meminta adanya dukungan dari berbagai organisasi kemasyarakatan.Hal itu disampaikannya saat menghadiri Rapat Kerja PKK tahun 2022 di Ruang Lokakrida, kompleks Balaikota Semarang, Rabu (26/1)

Mbak Google

KABAR RASIKA

Soroti Persoalan Stunting, Hendi Minta Dukungan Tim Penggerak PKK

Soroti Persoalan Stunting, Hendi Minta Dukungan Tim Penggerak PKK

Soroti Persoalan Stunting, Hendi Minta Dukungan Tim Penggerak PKK

featured-img

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyoroti soal angka stunting pada wilayah yang dipimpinnya. Menurutnya persoalan menekan angka stunting tak dapat hanya diupayakan oleh pemerintah sepihak. Untuk itu Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu pun meminta adanya dukungan dari berbagai organisasi kemasyarakatan. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Rapat Kerja PKK tahun 2022 di Ruang Lokakrida, kompleks Balaikota Semarang, Rabu (26/1).

Lebih lanjut, dirinya meminta kepada seluruh organisasi kemasyarakat di Kota Semarang, seperti Tim Penggerak PKK, untuk dapat menjadi corong program pemerintah. “Jumlah kasus stunting di kota Semarang mencapai 1.367 anak, maka PKK dengan kader-kadernya bisa menjadi bagian penting penanganan bersama dengan Dinas Kesehatan, DP3A dan kawan-kawan di jajaran Pemerintah kota Semarang,” tegas Wali Kota Semarang tersebut.

Tak hanya itu, Tim Penggerak PKK juga dapat dilibatkan dalam pembangunan ketahanan pangan keluarga di Kota Semarang, terkhusu untuk mengeksplorasi kekuatan lingkungan. Salah satunya melalui urban farming atau pertanian perkotaan. “Untuk Dinas Pertanian, siapkan slot yang banyak terutama untuk bisa didistribusikan ibu-ibu PKK. Mulai dari rumah, pengurus harus bisa menjadi contoh bagi warga lainnya sehingga nantinya kita punya kekuatan ketahanan pangan,” tegas Hendi.

Di sisi lain, Hendi dalam kesempatan tersebut juga memberikan semangat kepada para kader PKK untuk tetap aktif berkegiatan meski sedang melewati pandemi Covid-19. Dirinya berharap kondisi ini dapat memberi kesempatan belajar, menganalisis dan berkreasi di masa pandemi yang sedang terjadi.

Hal senada disampaikan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Semarang, Krisseptiana Hendrar Prihadi atau yang akrab disapa Tia Hendi. Dirinya pun memastikan bahwa setiap kegiatan yang berjalan tetap memenuhi kepatuhan pada protokol kesehatan. “Meski ada keterbatasan dalam berkegiatan karena pandemi tetapi Tim Penggerak PKK Kota Semarang tetap berusaha maksimal dan berhasil menorehkan prestasi,” ungkap Tia.

Tia Hendi jug mengungkap sejumlah prestasi dan capaian yang berhasil diraih oleh Tim Penggerak PKK Kota Semarang. Di antaranya, juara 1 nasional Lomba Vlog Cetar (Cegah Tangkal Narkoba), juara 3 nasional Lomba Vlog Cekal (Cegah Radikal), juara 1 Lomba Vlog Peran Dasawisma dalam Jogo Tonggo tingkat Provinsi Jawa Tengah, juara 2 Lomba Vlog “Membaca Itu Menyenangkan” tingkat Provinsi Jawa Tengah dan juara 2 Lomba Vlog Hidup Sehat Berdampingan dengan Covid -19.

Atas capaian-capaian tersebut, Tia Hendi pun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dan peran aktifnya. “Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan Bapak/Ibu kepala OPD, PKK Kecamatan dan Kelurahan, serta partisipasi luar biasa dari jajaran PKK Kota Semarang. Ini semua bukan untuk Saya, namun untuk Kota Semarang,” tutur Tia.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved