UNGARAN – Pelayanan medis operasi wanita (MOW) bagi calon peserta KB di Kabupaten Semarang kini bisa diakses di dua RSUD milik Pemkab Semarang. Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Semarang menggandeng dua rumah sakit tersebut untuk melayani metode kontrasepsi jangka Panjang (MKJP).
“Mulai tahun ini masyarakat bisa mendapatkan layanan MOW di RS Gondo Suwarno Ungaran dan RS Gunawan Mangunkusumo Ambarawa,” jelas Kepala DP3AKB Kabupaten Semarang Dewi Pramuningsih saat launching pelaksanaan MOW di RSUD Gunawan Mangunkusumo, Ambarawa, Rabu (2/2/2022).
Dijelaskan Dewi, pelayanan MOW di wilayah Kabupaten Semarang diharapkan dapat menarik minat pasangan usia subur untuk menjadi peserta KB.
“Tahun ini kami ditarget lima ribu akseptor KB baru. Mudah-mudahan dengan adanya layanan MOW ini target bisa terpenuhi. Selain lokasinya lebih dekat, para calon akseptor KB juga dapat lebih mudah menyiapkan fisik dan mental sebelum menjalani operasi,” ujarnya.
Sementara Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyambut baik langkah mendekatkan pelayanan KB dengan metode MOW di Kabupaten Semarang.
“Meskipun di masa pandemi Covid-19, Saya berharap sosialisasi pentingnya pembangunan kependudukan dan keluarga berencana tetap berjalan. Sehingga dapat mewujudkan keluarga yang sejahtera dan berkualitas,” jelasnya.
Sebagai informasi, saat ini peserta KB aktif di Kabupaten Semarang sebanyak 281.538 jiwa atau 71 persen dari jumlah total pasangan usia subur. Dari jumlah itu, 15 persen menggunakan metode MOW dan 0,8 persen merupakan peserta KB pria pengguna medis operasi pria (MOP). (win)