KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Layanan MOW di Kabupaten Semarang Ditarget 5.000 Akseptor KB

Layanan MOW di Kabupaten Semarang Ditarget 5.000 Akseptor KB

Layanan MOW di Kabupaten Semarang Ditarget 5.000 Akseptor KB

UNGARAN – Pelayanan medis operasi wanita (MOW) bagi calon peserta KB di Kabupaten Semarang kini bisa diakses di dua RSUD milik Pemkab Semarang. Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Semarang menggandeng dua rumah sakit tersebut untuk melayani metode kontrasepsi jangka Panjang (MKJP).

“Mulai tahun ini masyarakat bisa mendapatkan layanan MOW di RS Gondo Suwarno Ungaran dan RS Gunawan Mangunkusumo Ambarawa,” jelas Kepala DP3AKB Kabupaten Semarang Dewi Pramuningsih saat launching pelaksanaan MOW di RSUD Gunawan Mangunkusumo, Ambarawa, Rabu (2/2/2022).

Dijelaskan Dewi, pelayanan MOW di wilayah Kabupaten Semarang diharapkan dapat menarik minat pasangan usia subur untuk menjadi peserta KB.

“Tahun ini kami ditarget lima ribu akseptor KB baru. Mudah-mudahan dengan adanya layanan MOW ini target bisa terpenuhi. Selain lokasinya lebih dekat, para calon akseptor KB juga dapat lebih mudah menyiapkan fisik dan mental sebelum menjalani operasi,” ujarnya.

Sementara Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyambut baik langkah mendekatkan pelayanan KB dengan metode MOW di Kabupaten Semarang.

“Meskipun di masa pandemi Covid-19, Saya berharap sosialisasi pentingnya pembangunan kependudukan dan keluarga berencana tetap berjalan. Sehingga dapat mewujudkan keluarga yang sejahtera dan berkualitas,” jelasnya.

Sebagai informasi, saat ini peserta KB aktif di Kabupaten Semarang sebanyak 281.538 jiwa atau 71 persen dari jumlah total pasangan usia subur. Dari jumlah itu, 15 persen menggunakan metode MOW dan 0,8 persen merupakan peserta KB pria pengguna medis operasi pria (MOP). (win)

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
[pekok2]