RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Ribuan Anak Dikabupaten Semarang Kembali Ikuti Vaksinasi Massal Binda Jateng Dosis ke 2

Ribuan Anak Dikabupaten Semarang Kembali Ikuti Vaksinasi Massal Binda Jateng Dosis ke 2

Ribuan Anak Dikabupaten Semarang Kembali Ikuti Vaksinasi Massal Binda Jateng Dosis ke 2

Sedikitnya 1000 Siswa Siswi dari SDIT Nurul Islam Tengaran, TK dan Al Irsyad Tengaran kembali mendapatkan Vaksin dosis ke-2 yang diselenggarakan Oleh Badan Intelijen Negara (Binda Jateng) Sabtu 12 Februari 2022 pagi.

Kepada rasikafm.com Dr. Ahmad Zaky Romadhlon Dirut kesehatan Yayasan Nurul Islam mengatakan vaksinasi yang diberikan kali ini tidak hanya mereka yang sebelumnya sudah vaksin dosis 1 saja, melainkan petugas juga melayani anak-anak yang pada saat vaksin sebelumnya belum divaksin dengan berbagai alasan seperti sakit dan juga sedang bepergian “dalam vaksin hari Sabtu ini kami juga memvaksin 10 anak dengan dosis pertama, karena sebelumnya mereka berhalangan hadir” ungkap dokter Zaky.

Zaky berharap pasca Vaksin di SDIT ini pembelajaran langsung bisa dilakukan tanpa ada rasa khawatir dari anak dan orang tua.

Sementara itu kegiatan vaksinasi yang dilakukan oleh Binda tersebut juga menyasar di beberapa tempat lain di Jawa Tengah, di kabupaten Semarang sendiri vaksinasi dilakukan di SDIT Nurul Islam dengan peserta dari sekolah lain di wilayah Tengaran.
jika dibandingkan dengan pelaksanaan vaksin pada tahap pertama Januari lalu vaksin kali ini lebih cepat karena jumlah pesertanya diatur dan panitya juga sudah mempersiapkan dari awal.

Binda Jawa Tengah, terus melakukan vaksinasi massal anak / pelajar usia 6-11 tahun dan masyarakat di 8 wilayah lain di Provinsi Jateng dengan target peserta vaksin 14.000 dosis.
“Adapun lokasi vaksinasi meliputi, Banyumas, Magelang, Tegal, Pekalongan, Kabupaten Semarang, Grobogan, Kota Magelang dan Kota Semarang”. Ujar Kepala BIN Daerah (Binda) Jawa Tengah Brigjen TNI Sondi Siswanto.

Sondi Siswanto menambahkan meski gejala Covid-19 Omicron terbilang ringan, angka penularan yang tinggi memicu kekhawatiran pemerintah. Karena itu pemerintah tetap merekomendasikan penerapan protokol kesehatan yang ketat agar fasilitas kesehatan tidak dibanjiri pasien Covid.
Terlebih, Pemerintah juga mengimbau masyarakat Indonesia untuk tidak berpergian keluar negeri terlebih dahulu, disamping tetap membatasi aktivitas di luar rumah.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka
                 

Warning: Undefined variable $output in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/pekok/pekok.php on line 157