KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pedagang Tempe Mendoan Menjerit Akibat Harga Bahan Pokok Dan Elpiji Naik

Pedagang Tempe Mendoan Menjerit Akibat Harga Bahan Pokok Dan Elpiji Naik

Pedagang Tempe Mendoan Menjerit Akibat Harga Bahan Pokok Dan Elpiji Naik

Serba dilematis dan juga bingung, itulah barangkali kini yang dirasakan oleh pedagang tempe mendoan yang ada di wilayah Salatiga. Bagaimana tidak setelah sejak awal tahun lalu harga kedelai, sebagai bahan utama membuat bahan baku tempe mendoan naik, kini minyak goreng juga langka, ironisnya lagi harga gas elpiji juga mengalami kenaikan.

Hal itulah barangkali yang dirasakan oleh Lasmiati pedagang tempe mendoan yang berada di wilayah Argomulyo Salatiga.

Kepada Rasika FM Lasmiati mengaku saat ini untuk bertahan hidup ia terpaksa menaikkan harga tempe mendoan nya dari yang semula Rp5.000 per 3 buah tempe kini naik menjadi Rp2.000 rupiah untuk 1 buah tempe mendoan khas Purbalingga tersebut.

Pantauan rasikafm.com keberadaan pedagang tempe mendoan di Salatiga memang nasih jarang, namun makanan khas Purbalingga tersebut kerap dicari warga, pada sore hari terutama saat musim hujan.

“saat ini harga kedelai, minyak goreng dan juga tabung gas 3 kilo semakin sulit didapat, sehingga keuntunggan saya sedikit” ungkap Rasmiati.

 

Rasmiati saat diwawancarai Rasika

Menurut pedagang tempe mendoan di jalan argoboga Salatiga itu sejak awal Februari lalu bahkan merugi setelah harga kedelai naik dari Rp 8.000 menjadi Rp12.000. minyak goreng menjadi Rp20.000 dan gas elpiji naik Rp2.000 dari Rp20.000 menjadi Rp22.000.

Pedagang tempe mendoan berharap pemerintah kembali menstabilkan harga kebutuhan pokok apalagi jelang Ramadhan kali ini

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]