KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Bebas Pungli, Pabrik Dari Jatim Ini Ngaku Ketagihan Investasi di Jateng

Bebas Pungli, Pabrik Dari Jatim Ini Ngaku Ketagihan Investasi di Jateng

Bebas Pungli, Pabrik Dari Jatim Ini Ngaku Ketagihan Investasi di Jateng

SRAGEN – CEO PT Superior Prima Sukses (Blesscon) Dermawan Suparsono mengagumi sosok Gubernur Ganjar Pranowo. Menurutnya, Ganjar merupakan sosok yang arif, inovatif, kreatif dan solutif yang membuatnya ingin terus berinvestasi di Jawa Tengah.

Hal itu diungkapkannya dalam acara peresmian operasional PT Superior Prima Sukses (Blesscon) plant 3 di Sragen, Rabu (30/3). Gubernur Ganjar Pranowo didampingi Bupati Sragen, secara khusus datang meresmikan.

“Pak Ganjar bagi saya sosok yang ramah dan arif, masuk jawa tengah ini adem karena bapak bisa menjembatani antara pengusaha sama karyawan, saya lihat bapak dalam menyelesaikan urusan-urusan bipartit ini sangat senang kita sangat puas,” katanya.

Sebagai sosok inovatif, Dermawan juga mengapresiasi Ganjar yang telah menciptakan iklim investasi yang cepat dan bebas pungli. Membuatnya ingin kembali berinvestasi.

“Pak Ganjar juga inovatif, karena bapak membuat perijinan dengan (sistem) one gate itu enak pak Jawa Tengah nggak ada pungli. Benar-benar habis ya pak, terimakasih,” tegasnya.

Dia menyampaikan apresiasi terhadap kreatifitas Ganjar, yang terus membuat kawasan industri dan mengembangkan sarana prasarananya dengan baik.

“Serta solutif, saya lihat di jawa tengah ini banyak sekali pintu tol. Jadi memudahkan kami untuk barang jasa dan orang pak, keluar masuk jateng enak banget terimakasih untuk semuanya,” ucapnya.

Di kesempatan itu, Dermawan pun mengajak para pengusaha lain untuk mencoba berinvestasi di Jawa Tengah. Sebab, dia telah merasakan dan membuktikan kemudahan perizinan investasinya.

“Saya merasakan sekali investasi di Jawa Tengah, ini pertama semoga ada kelanjutannya. Saya mengimbau coba kita investasi di Jawa Tengah karena dengan kelebihan-kelebihan di Jateng,” tandasnya.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berterimakasih pada PT Superior Prima Sukses (Blesscon) yang telah berinvestasi di Jawa Tengah. Investasi, kata Ganjar, harus didorong dengan pelayanan mudah murah cepat.

“Kalau kemudian kita bisa memberikan layanan investasi mudah murah cepat tanpa pungli juga maka ini akan menjadi sangat cantik sekali dan kita masih akan mengembangkan terus,” ujarnya.

Di sisi lain, Ganjar mengatakan sarana dan pendukung juga harus dimaksimalkan. Sehingga tak hanya investasi yang masuk, tetapi pengendalian terhadap lingkungan juga tetap berjalan.

“Karena (investasi) ini yang akan mengungkit ekonomi, membuka lapangan kerja dan menurunkan angka kemiskinan,” tandasnya.

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
[pekok2]