URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
"Untuk melakukan rekayasa lalin nanti kami siapkan 4 pos pelayanan (posyan). Diantaranya posyan rest area KM 429, rest area KM 456 A dan B serta simpang Bawen," ujar Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kabupaten Semarang Diprediksi Dilintasi 23 Juta Pemudik, Polres Semarang Siapkan Langkah Antisipasi

Kabupaten Semarang Diprediksi Dilintasi 23 Juta Pemudik, Polres Semarang Siapkan Langkah Antisipasi

Kabupaten Semarang Diprediksi Dilintasi 23 Juta Pemudik, Polres Semarang Siapkan Langkah Antisipasi

featured-img

UNGARAN – Menjelang mudik lebaran tahun ini, Polres Semarang menggelar rapat koordinasi lintas sektoral dengan melibatkan forkompimda dan seluruh instansi terkait, di Gedung Serbaguna Alun-Alun Bung Karno, Senin (18/4/2022).

Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika menyampaikan dalam kegiatan menjelang perayaan Idul Fitri 1443 H perlu dipersiapkan dan mendapat dukungan penuh dari instansi samping yang akan dimulai tanggal 28 April hingga 9 Mei 2022.

“Rakor Lintas sektoral ini berbeda dengan tahun sebelumnya dimana tahun ini Pemerintah memeberikan kelonggaran kepada masyarakat untuk melaksanakan mudik,” ujarnya.

Disampaikan Kapolres, diperkirakan sekitar 23 juta pemudik akan masuk atau melalui di wilayah Kabupaten Semarang pada musim lebaran tahun 2022 ini.

“Oleh karena itu kami memohon dukungan penuh dari TNI, Pemkab Semarang serta instansi terkait,” ungkapnya.

Terkait rekayasa lalu lintas di ruas tol, pihaknya juga menyampaikan masih menunggu petunjuk dari Mabes Polri. Apakah perlu diberlakukan sistem one way traffic di sepanjang jalur tol atau tidak,” jelasnya.

Sementara untuk kebutuhan pelayanan, pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang untuk menyiapkan pos pelayanan (posyan) baik di jalur reguler maupun tol.
Posyan itu akan disiapkan di rest area KM 429, rest area KM 456 A dan B, serta simpang Bawen.

“Di pos pelayanan maupun pos pengamanan nantinya kami juga memohon bantuan dari TNI, Dinkes, Satpol PP dan Dishub,”

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan akan mendukung penuh persiapan perayaan Idul Fitri 1443H. Diantaranya dengan pos pelayanan kesehatan dan posko lebaran di Terminal Bawen mulai pukul 07.00 hingga 20.00.

“Kami siagakan juga 47 fasilitas kesehatan dengan 147 tenaga kesehatan,” urainya. (win)

BACA JUGA :

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan konsep aglomerasi wisata lintas daerah untuk menghubungkan berbagai destinasi unggulan dalam satu paket perjalanan terintegrasi. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan rencana tersebut pada Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), guna memperluas dampak ekonomi pariwisata melalui konektivitas destinasi, penguatan infrastruktur, pengembangan 1.000 desa wisata, serta dukungan platform digital terpadu.
Liburan Sekali Jalan, Destinasi Banyak! Jateng Siapkan Paket Wisata Lintas Daerah untuk Dongkrak Ekonomi
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat pencegahan dan penanganan perundungan di sekolah melalui program Sekolah Ramah Anak, pembentukan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK), serta pelatihan bagi pelajar bersama Polda Jateng. Dalam Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), Ahmad Luthfi menegaskan tidak ada toleransi terhadap praktik bullying dan mendorong pelaporan serta pendampingan korban secara berkelanjutan.
Ini Upaya Gubernur Ahmad Luthfi Menuju Zero Bullying di Jawa Tengah
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bergerak mencari solusi bagi masyarakat pesisir yang terdampak rob dengan menghubungi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengembangkan budidaya nila salin di lahan terdampak rob agar tetap produktif dan mampu menjaga sumber penghasilan masyarakat pesisir.
Lahan Terendam Rob, Ahmad Luthfi Langsung Telepon Menteri KKP: Minta Nila Salin untuk Selamatkan Ekonomi Warga
Kalau Ada Pungutan, Laporkan! Pesan Tegas Luthfi untuk Nelayan Jateng
"Kalau Ada Pungutan, Laporkan!" Pesan Tegas Luthfi untuk Nelayan Jateng
SPBUN Sempat Mati Suri 3 Bulan, Ahmad Luthfi Turun Tangan, Nelayan Tegal Kini Bisa Melaut Lagi- 2
SPBUN Sempat Mati Suri 3 Bulan, Ahmad Luthfi Turun Tangan, Nelayan Tegal Kini Bisa Melaut Lagi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh dan petani cengkih, serta warga kurang mampu untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas mereka.
2.393 Buruh dan Petani Tembakau di Kabupaten Semarang Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu
Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan