URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat pencegahan dan penanganan perundungan di sekolah melalui program Sekolah Ramah Anak, pembentukan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK), serta pelatihan bagi pelajar bersama Polda Jateng. Dalam Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), Ahmad Luthfi menegaskan tidak ada toleransi terhadap praktik bullying dan mendorong pelaporan serta pendampingan korban secara berkelanjutan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ini Upaya Gubernur Ahmad Luthfi Menuju Zero Bullying di Jawa Tengah

Ini Upaya Gubernur Ahmad Luthfi Menuju Zero Bullying di Jawa Tengah

Ini Upaya Gubernur Ahmad Luthfi Menuju Zero Bullying di Jawa Tengah

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi dohadapan pimpinan Daerah ,berkomitmen cegah perundungan di Sekolah Jawa Tengah
featured-img

TEGAL — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat berbagai upaya untuk mencegah dan menangani kasus perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. Targetnya jelas: menciptakan ruang belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 di Pendopo Kota Tegal, Senin (22/6/2026), yang turut membahas isu perlindungan anak dan pencegahan kekerasan di satuan pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Sadimin, mengatakan salah satu langkah yang terus diperkuat adalah pengembangan program Sekolah Ramah Anak di seluruh wilayah Jawa Tengah.

Selain itu, pemerintah juga telah membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di sekolah-sekolah. Tim tersebut melibatkan guru bimbingan konseling, wali kelas, serta unsur kesiswaan untuk mendeteksi dan menangani persoalan yang dihadapi siswa sejak dini.

“Sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi anak-anak. Karena itu kami terus memperkuat sistem pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan pendidikan,” kata Sadimin.

Tak hanya di lingkungan sekolah, edukasi mengenai bahaya perundungan juga diperluas melalui kerja sama dengan Polda Jawa Tengah. Program tersebut memberikan pelatihan kepada pelajar terkait pencegahan bullying, termasuk perundungan yang terjadi melalui media sosial.

Menurut Sadimin, hingga saat ini sekitar 120 ribu pelajar telah mengikuti pelatihan tersebut dengan hasil yang cukup positif.

“Sekitar 120 ribu anak sudah mengikuti pelatihan dan hasilnya cukup baik. Kesadaran mereka terhadap bahaya perundungan semakin meningkat,” ujarnya.

Ia menambahkan, siswa maupun masyarakat yang mengetahui adanya praktik perundungan dapat melaporkannya kepada pihak sekolah ataupun Dinas Pendidikan. Pemerintah menjamin identitas pelapor akan dirahasiakan.

“Harapannya Jawa Tengah bisa menuju zero bullying, sehingga anak-anak merasa aman, nyaman, dan senang belajar di sekolah,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan tidak boleh ada toleransi terhadap praktik perundungan di lingkungan pendidikan.

“Untuk perundungan, no way. Tidak boleh ada lagi perundungan. Jangan takut melapor, harus diselesaikan,” tegasnya.

Menurut Luthfi, upaya pencegahan harus melibatkan seluruh elemen sekolah, mulai dari Patroli Keamanan Sekolah (PKS), guru bimbingan konseling, wali kelas, hingga dukungan aparat kepolisian melalui pembinaan dan sosialisasi secara berkala.

Ia menilai banyak kasus perundungan baru diketahui setelah menimbulkan dampak psikologis yang serius bagi korban. Karena itu, langkah pencegahan harus menjadi prioritas utama.

“Kampanyekan lagi anti-perundungan. Lakukan pembinaan di sekolah-sekolah sehingga upaya pencegahan bisa dilakukan sejak awal,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Ketua Forum Anak Kota Tegal, Medina Almeira, juga menyampaikan aspirasi terkait pentingnya pendampingan psikologis bagi korban perundungan.

Menurutnya, penyelesaian kasus bullying sering kali hanya berhenti pada permintaan maaf tanpa diikuti proses pemulihan yang memadai bagi korban. Padahal, korban membutuhkan pendampingan berkelanjutan agar dapat pulih secara mental dan emosional.

Selain itu, pelaku juga perlu mendapatkan pembinaan agar tidak mengulangi tindakan serupa di kemudian hari.

Medina juga mendorong penguatan budaya sekolah ramah anak melalui kampanye anti-perundungan, pendidikan karakter, penguatan empati, serta penyediaan ruang dialog yang sehat antarsiswa.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap lingkungan sekolah dapat menjadi tempat yang benar-benar aman bagi anak untuk tumbuh, belajar, dan berkembang tanpa rasa takut terhadap perundungan maupun bentuk kekerasan lainnya.

BACA JUGA :

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bergerak mencari solusi bagi masyarakat pesisir yang terdampak rob dengan menghubungi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengembangkan budidaya nila salin di lahan terdampak rob agar tetap produktif dan mampu menjaga sumber penghasilan masyarakat pesisir.
Lahan Terendam Rob, Ahmad Luthfi Langsung Telepon Menteri KKP: Minta Nila Salin untuk Selamatkan Ekonomi Warga
Kalau Ada Pungutan, Laporkan! Pesan Tegas Luthfi untuk Nelayan Jateng
"Kalau Ada Pungutan, Laporkan!" Pesan Tegas Luthfi untuk Nelayan Jateng
SPBUN Sempat Mati Suri 3 Bulan, Ahmad Luthfi Turun Tangan, Nelayan Tegal Kini Bisa Melaut Lagi- 2
SPBUN Sempat Mati Suri 3 Bulan, Ahmad Luthfi Turun Tangan, Nelayan Tegal Kini Bisa Melaut Lagi
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”
Dieng Caldera Race 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni di kawasan Dieng, Jawa Tengah, menarik ribuan pelari dari berbagai daerah dan mancanegara. Kategori 25K menjadi favorit karena menghadirkan rute baru menuju puncak Gunung Sindoro yang lebih menantang. Peserta harus menghadapi elevasi ekstrem dan suhu dingin pegunungan, namun tetap disuguhi panorama alam khas Dieng yang memukau sepanjang lintasan.
Menembus Dingin 14 Derajat, Ribuan Pelari Serbu Dieng Caldera Race 2026

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh dan petani cengkih, serta warga kurang mampu untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas mereka.
2.393 Buruh dan Petani Tembakau di Kabupaten Semarang Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar