KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Sejumlah Harga Bahan Pokok di Pasar Raya 1 Salatiga, Mayoritas Belum Ada Penurunan

Sejumlah Harga Bahan Pokok di Pasar Raya 1 Salatiga, Mayoritas Belum Ada Penurunan

Sejumlah Harga Bahan Pokok di Pasar Raya 1 Salatiga, Mayoritas Belum Ada Penurunan

Salah satu pedagang sayuran di pasar Blauran Salatiga (Poto. Dok Hanes)

Sejumlah bahan pokok di Kota Salatiga mengalami kenaikan.Bahan pokok tersebut seperti cabai, bawang merah, bawang putih, serta beberapa bahan pokok yang masih belum mengalami pergantian harga.

Pedagang bahan pokok Pasar Raya I Salatiga, Siti Khatijah mengatakan, saat ini harga cabai mengalami penurunan yang semula Rp 95 ribu menjadi Rp 90 ribu per kilogram.

“Sudah lima hari ini penurunan harga, tetapi ini juga masih tinggi,” kata Siti kepada wartawan.

Selain cabai, harga bawang merah juga mengalami kenaikan dari Rp 35 ribu menjadi Rp 65 ribu per kilogram.

Sementara itu harga bawang putih mengalami penurunan dari Rp 35 ribu menjadi Rp 25 ribu per kilogram.

“Tomat juga naik dari Rp 10 ribu menjadi Rp 14 ribu per kilogram.Namun kentang masih sama di harga Rp 10 ribu per kilogram,” jelasnya.

Menurutnya, dirinya memperoleh bahan pokok tersebut dari daerah Ngablak Magelang.

Selain itu, naik turunnya harga sembako tersebut dipengaruhi oleh cuaca dan curah hujan yang tinggi.

“Biasanya jadi jelek kalau kena hujan terus.Seperti cabai kalau yang jelek ada bercak hitamnya,” paparnya.

Selama naik turunnya harga sembako juga mempengaruhi pendapatan para pedagang.

Serta sering juga pedagang mendapatkan keluhan dari para pembeli karena harga yang terlalu tinggi

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]