URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Warga Dayaan dan Macanan Salatiga Gelar Jalan Sehat Kreasi Kemerdekaan pada Minggu (21/8) pagi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ratusan Warga Dayaan dan Macanan Salatiga Gelar Jalan Sehat Kreasi Kemerdekaan

Ratusan Warga Dayaan dan Macanan Salatiga Gelar Jalan Sehat Kreasi Kemerdekaan

Ratusan Warga Dayaan dan Macanan Salatiga Gelar Jalan Sehat Kreasi Kemerdekaan

featured-img

Warga di dua kampung masing-masing Dayaan dan Macanan di Kelurahan Sidorejo Kidul Kecamatan Tingkir Salatiga seolah berpesta pada Minggu (21/8) pagi. Mereka turun ke jalan berbaris rapi mengelilingi wilayah kelurahan setempat.

Sambil berjalan itu, mereka bersukaria berkreasi mengeluarkan ekspresi yang mereka punyai. Ada yang berdandan adat nusantara, ada yang membawa sistem suara keras dengan lagu dangdut, kesenian drumblek, dan lainnya. Ada pula kreasi bank sampah dari kelompok Bank sampah di Dayaan.

Sambil mengibar-kibarkan bendera merah-putih berukuran kecil di tangan, peserta pawai itu memberikan senyum kepada para penonton yang ada di setiap jalan yang dilewati.

Ketua RW Dayaan Budi Supriyono mengatakan, pawai ini sbenernya berkonsep jalan sehat. Meski begitu, warga dibebaskan untuk berkreasi dengan kostum mau pun atraksi kesenian. Semua tanpa paksaan dan inisiatif dari warga masing-masing.

“Tidak ada paksaan dan semua keinginan warga. Terpenting kegiatan ini seperti ini bisa menumbuhkan kebersamaan, kerukunan dan kegotong-royongan. Kebetulan kami ini masih dalam suasana HUT ke-77 Kemerdekaan RI, jalan sehat dipadu dengan semangat nasionalisme kemerdekaan,” katanya.

Salah satu peserta jalan sehat ini adalah kelompok bank sampah. Yakni, mengkreasikan aneka sampah plastik yang didaur ulang dikemas dalam busana warna-warni yang menarik.

Busana-busana itulah yang kemudian dikenakan warga untuk diperagakan dalam pawai. Bank sampah ini adalah memilah-milah sampah, mana sampah yang bisa diurai dan sampah yang tidak bisa diurai. Yang tidak bisa diurai seperti plastik, bungkus makanan, dan kemasan kopi mau pun sabun dan sampo, dikumpulkan untuk dijadikan barang bernilai ekonomi seperti tas, baju dan lainnya.

“Dari pawai ini, kami memperagakan busana dari sampah. Tujuannya untuk mengajak warga peduli lingkungan yang bersih dari sampah. Sampah yang tidak bisa diurai bisa dikumpulkan untuk dijadikan bahan lain bernilai ekonomi. Sedangkan sampah yang bisa diurai (membusuk) bisa dijadikan kompos untuk pupuk tanaman,” kata Umi, penggerak bank sampah Anggrek Ungu di Dayaan.

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga