URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Almas Lutfia Hasna tidak menyangka akan mendapatkan hadiah spesial dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat mengikuti Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan bagi mahasiswa baru UIN Saifuddin Zuhri, Senin (22/8/2022). S

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tiga Mahasiswa Dapat Giveaway Biaya Semesteran Dari Ganjar Pranowo 

Tiga Mahasiswa Dapat Giveaway Biaya Semesteran Dari Ganjar Pranowo 

Tiga Mahasiswa Dapat Giveaway Biaya Semesteran Dari Ganjar Pranowo 

featured-img

Banyumas – Almas Lutfia Hasna tidak menyangka akan mendapatkan hadiah spesial dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat mengikuti Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan bagi mahasiswa baru UIN Saifuddin Zuhri, Senin (22/8/2022). Sebab mahasiswa asal Kalimantan Barat itu mendapatkan hadiah berupa biaya SPP selama dua semester dari Ganjar Pranowo.

“Tadi saya dibantu dibayarin SPP selama dua semester. Senang banget, terima kasih banget, apalagi ekonomi keluarga juga begitulah (kecukupan),” ujar Almas saat ditemui di UIN Saifuddin Zuhri.

Mulanya Ganjar yang memberikan motivasi kepada mahasiswa baru meminta mahasiswa yang berasal dari luar Pulau Jawa untuk angkat tangan. Saat itulah mata Ganjar tertuju kepada Almas dan langsung meminta putri dari orangtua transmigran itu naik ke panggung.

“Saya lahir di Cilacap, waktu kelas 3 SD ikut orangtua transmigrasi ke Kalimantan Barat. Di sana orangtua menanam sawit,” ujarnya kepada Ganjar.

Mendengar keluarga Almas merupakan warga transmigran, Ganjar kemudian memintanya untuk menelepon orangtua. Setelah tersambung maka terjalinlah obrolan Ganjar dengan orangtua Almas. Dari obrolan itu diketahui kalau setiap bulan Almas mendapatkan kiriman uang yang tidak pasti jumlahnya. Belum lagi biaya kuliah per semester yang cukup mahal dibandingkan mahasiswa lain yang diundang Ganjar naik ke panggung.

Almas mengatakan hadiah dari Ganjar sangat memotivasi dirinya untuk belajar lebih giat lagi. Alasannya karena tidak ingin mengecewakan orang tua juga Ganjar Pranowo yang sudah berbaik hati membantu biaya sekolah.

“Tadi saya dikasih pesan sama Pak Ganjar suruh belajar yang rajin, suruh kuliah yang benar. Tadi juga sempat telepon sama orangtua dan kasih pesan yang sama. Harapannya saya tidak mengecewakan Pak Ganjar karena sudah berbaik hati membayarkan SPP saya. Jadi saya ingin belajar bersungguh-sungguh,” ungkap mahasiswi yang bercita-cita menjadi dosen itu.

Selain Almas, Ganjar juga memberikan hadiah biaya semester kepada dua mahasiswa. Keduanya adalah Nginan Ais Zulfa dan Maulana Hasibuan, masing-masing mendapatkan hadiah biaya SPP satu semester.

Ditemui terpisah, Zulfa mendapatkan hadiah tersebut karena memiliki perjuangan yang kuat untuk tidak terlalu bergantung kepada orangtua sejak SMP. Mengingat kedua orangtuanya hanya bekerja sebagai penjaga warung di dekat pondok pesantren.

“Senang sekali bisa disemangati oleh Pak Ganjar secara langsung. Tadi juga dikasih hadiah dibayarin SPP satu semester, alhamdulilah senang banget,” katanya.

Zulfa juga berpesan kepada sesama mahasiswa untuk berusaha mandiri dan tidak selalu bergantung kepada orangtua. Ia berharap semua mahasiswa bisa mengembangkan potensi dirinya agar ke depan tidak kesulitan dalam mencari kerja.

“Kita sudah jadi mahasiswa, silakan berkompetisi sebagai mahasiswa dan kehidupan. Jadi kalau sudah lulus tidak kaget, mau cari kerja apa, punya skill apa,” ujarnya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, hadiah atau giveaway yang diberikan kali ini memang tidak biasa. Biasanya hadiah yang diberikan Ganjar berupa laptop, sepeda, handphone, atau buku.

“Saya melihat jangan-jangan ada beberapa yang dari keluarga, mohon maaf, ya mungkin tidak mampu dan tadi ternyata setelah ada yang telepon dengan orangtuanya, mereka juga cerita ya kadang- dikirimnya hanya Rp 500ribu, itu kan ya saya melihat juga SPP-nya beda-beda, kalau kemudian kita bisa membantu mereka oh tentu mereka akan sangat senang,” kata Ganjar.

BACA JUGA :

Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Sebanyak 1.759 anak PAUD dan TK se-Kota Salatiga memecahkan Rekor LEPRID melalui pertunjukan drama dan medley lagu dolanan anak dalam peringatan Hari Anak Nasional di Salatiga. Rekor tersebut diraih karena menjadi penampilan medley lagu dolanan anak dengan peserta PAUD/TK terbanyak. Selain itu, peserta membentuk formasi angka 1276 sebagai simbol Hari Jadi Kota Salatiga, dilanjutkan penanaman pohon tabebuya dan penyerahan bibit anggrek sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hari Anak, Ribuan Anak PAUD Tampilkan Drama dan Medley Lagu Dolanan, Catatkan Rekor LEPRID

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga