KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kandas dalam Seleksi, Bakal Cakades Jetak Layangkan Gugatan ke PTUN

Kandas dalam Seleksi, Bakal Cakades Jetak Layangkan Gugatan ke PTUN

Kandas dalam Seleksi, Bakal Cakades Jetak Layangkan Gugatan ke PTUN

UNGARAN – Seorang bakal calon kepala desa (Cakades) Jetak, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang melayangkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Alasannya, ia gagal menjadi cakades dalam perhelatan Pilkades serentak Kabupaten Semarang 2022.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Semarang M. Edy Sukarno membenarkan hal tersebut. Menurutnya hal itu adalah hak dari yang bersangkutan.

“Kita ikuti proses hukumnya. Yang jelas kita sesuai regulasi yang ada, yakni Perbup 42 dan 48,” ujarnya saat dikonfirmasi usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Kabupaten Semarang, Senin (31/10/2022).

Dijelaskan Edy, dalam Perbup tersebut diatur peserta Pilkades maksimal lima orang. Di Desa Jetak ini, terdapat enam bakal cakades sehingga perlu diadakan seleksi kembali.

“Kita gandeng pihak ketiga dalam hal ini Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga. Dalam perjanjian tercantum bahwa hasil tes sifatnya sangat final dan mengikat,” sambungnya.

Sebagai informasi, bakal cakades yang menggugat ke PTUN itu adalah Ahmad Ari Syarifuddin. Ia mengungkapkan karena ada enam orang pendaftar, maka diadakan seleksi tambahan. Seleksi tambahan itu dilakukan di Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UKSW Salatiga.

Ia mengakui mendapat nilai terendah dalam pengisian soal pilihan ganda tersebut. Dia menegaskan, mengajukan tuntutan ke PTUN dengan tujuan agar pesta demokrasi memberi kesempatan yang sama untuk semua warga.

Terpisah, Plt Sekretaris Dispermasdes Kabupaten Semarang Aris Setyawan mengatakan pelaksanaan pilkades di Desa Jetak tetap berjalan sesuai jadwal.

“Bupati Semarang telah memberikan jawaban secara tertulis kepada kuasa hukum yang bersangkutan. Intinya tidak ada penundaan tahapan pilkades di Desa Jetak,” paparnya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
Toyota Land Cruiser LC 300 menjadi salah satu kendaraan yang menarik perhatian pengunjung GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Rabu (30/9/2026). SUV premium tersebut diperkenalkan kepada masyarakat Jawa Tengah dengan menawarkan perpaduan desain gagah, kabin mewah, performa kuat, serta kemampuan off-road.
Land Cruiser LC 300 Mencuri Perhatian di GIIAS Semarang 2026
[pekok2]