URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
RSUD Salatiga resmi berganti nama menjadi RSUD dr Soebarkat Tjitrodarmodjo setelah polling publik. Perubahan nama dipilih masyarakat dan diserahkan kepada Wali Kota untuk penetapan SK. Nama tersebut dipilih karena jasa dr Soebarkat sebagai tokoh kesehatan dan kepala RSU pertama di Salatiga. Peluncuran nama baru direncanakan dalam waktu dekat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tunggu SK Wali Kota, RSUD Salatiga jadi RSUD Soebarkat

Tunggu SK Wali Kota, RSUD Salatiga jadi RSUD Soebarkat

Tunggu SK Wali Kota, RSUD Salatiga jadi RSUD Soebarkat

Hasil polling tentang penamaan baru RSUD Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Setelah melalui proses polling Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salatiga, Jawa Tengah kini berubah nama menjadi RSUD Soebarkat Tjitrodarmodjo.

Tercatat, polling berakhir tanggal 19 Januari 2026 lalu dengan muncul satu nama yang paling banyak diinginkan sebagai nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salatiga yakni dr Soebarkat Tjitrodarmodjo dengan perolehan 2.235 suara atau 39,1 persen.

Selanjutnya, nama yang dipilih masyarakat umum ini akan diserahkan kepada Wali Kota Salatiga untuk ditetapkan dalam Surat Keputusan (SK) Wali Kota Salatiga.

Direktur RSUD Kota Salatiga Ita Rima Rahmawati menyampaikan, nama yang telah muncul dipilih masyarakat ini, memang telah diserahkan kepada Wali Kota sebagai pemilik RSUD Salatiga.

“Manajemen RSUD Salatiga berencana meluncurkan nama dr Soebarkat sebagai nama RS tipe B Pendidikan milik Pemerintah Kota Salatiga dengan status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang berlokasi di Jalan Osamaliki Nomor 19 dalam waktu dekat ini,” jelasnya, Jumat (23/1/2026).

dr, Soebarkat Tjitrodarmodjo

Sebelumnya polling pemilihan tiga tokoh berjasa di bidang kesehatan Kota Salatiga yang diajukan adalah dr Baiq Abuah Adji, dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo dan Damarjati.

Dari ketiga nama ini, dr Baiq Abuah Adji memperoleh 1.333 suara atau 23,3 persen, dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo memperoleh 2.235 suara atau 39.1 persen serta, Damarjati memperoleh 2.145 suara atau 37,5 persen.

“Nama dr. Soebarkat memang tidak asing bagi warga Salatiga. dr. Soebarkat adalah Kepala Dinas Kesehatan (DKK) sekaligus Kepala RSU Kodya Salatiga pertama yang bertugas pertama kali tanggal 3 Oktober 1966,” kata Ita Risma.

BACA JUGA :

BPJS Kesehatan mencatat kepesertaan JKN mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen penduduk Indonesia hingga akhir 2025. Dalam Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan 2025, Direktur Utama Prihati Pujowaskito menyebut layanan kesehatan dimanfaatkan 725,3 juta kali, didukung penguatan layanan digital, jaringan fasilitas kesehatan, serta kondisi Dana Jaminan Sosial yang tetap sehat untuk menopang SDM produktif.
JKN Catat 725 Juta Layanan Kesehatan Sepanjang 2025, Kepesertaan Tembus 98,62 Persen
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan Layanan Online Psikolog Gratis (Logis) di Semarang, Kamis (2/7/2026), untuk memperluas akses pendampingan kesehatan mental tanpa biaya. Masyarakat dapat berkonsultasi secara privat melalui aplikasi JNN Ext 2 pada hari dan jam layanan yang ditetapkan, dengan psikolog dari delapan rumah sakit milik Pemprov Jateng, sebagai langkah deteksi dini masalah psikologis dan pengurangan stigma.
Warga Jateng Kini Bisa Konsultasi Psikolog Gratis Secara Online lewat Logis
Faktor Ekonomi Dorong Minat KB Pria di Kabupaten Semarang
Faktor Ekonomi Dorong Minat KB Pria di Kabupaten Semarang
Pemerintah mengubah strategi penanggulangan tuberkulosis (TBC) dengan melakukan skrining aktif dari rumah ke rumah guna menemukan 1,08 juta kasus sepanjang 2026. Kebijakan tersebut disampaikan Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus di RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, Senin (29/6/2026), karena hingga pertengahan tahun baru sekitar 800 ribu penderita terdeteksi sehingga percepatan penemuan kasus diperlukan untuk memutus rantai penularan dan meningkatkan keberhasilan pengobatan.
Lawan TBC! Wamenkes Minta Jangan Tunggu Sakit Baru Periksa
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengusulkan sekitar 1.000 formasi CPNS tahun 2026 dengan mayoritas dialokasikan untuk tenaga kesehatan, terutama dokter spesialis dan perawat. Sekda Jateng Sumarno menyampaikan usulan tersebut di Semarang, Kamis (25/6/2026), sebagai upaya memenuhi kebutuhan tenaga medis di rumah sakit dan fasilitas kesehatan pemerintah, meski persetujuannya masih menunggu keputusan Kementerian PANRB.
1.000 Formasi CPNS Diusulkan Pemprov Jateng, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas Utama
Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir. Dengan pembiayaan yang dijamin melalui kepesertaan JKN yang ditanggung Pemerintah Kota Salatiga, ia dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya hingga kondisinya berangsur pulih dan kembali beraktivitas.
Sukisno: JKN Jadi Penyelamat Saat Stroke, Kini Kembali Berjalan dan Beraktivitas

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting