URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Anak dibawah umur di Kota Semarang menjadi korban penculikan oleh seorang pria paruh baya. Saat ini, pelaku bernama Santoso alias Pawiro diamankan oleh Tim Resmob Elang Utara.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Anak Dibawah Umur Asal Semarang Jadi Korban Penculikan, Pelaku Diamankan Tim Resmob Elang Utara

Anak Dibawah Umur Asal Semarang Jadi Korban Penculikan, Pelaku Diamankan Tim Resmob Elang Utara

Anak Dibawah Umur Asal Semarang Jadi Korban Penculikan, Pelaku Diamankan Tim Resmob Elang Utara

featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Anak dibawah umur di Kota Semarang menjadi korban penculikan oleh seorang pria paruh baya. Saat ini, pelaku bernama Santoso alias Pawiro diamankan oleh Tim Resmob Elang Utara.

Kejadian penculikan ini terjadi di sebuah warung makan yang berada di Jalan Hasanudin, Kecamatan Semarang Utara Kota Semarang pada Selasa (10/1/2023) dini hari. Selain menculik anak, pelaku berumur 64 tahun itu juga membawa kabur sepeda motor milik paman korban.

Pengungkapan kasus ini bermula ketika adanya laporan terkait kehilangan anak yang diculik. Setelah menerima informasi itu, kepolisian melakukan serangkaian penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku di sebuah rumah warga di Kelurahan Sawah Besar, pada Selasa (10/1) petang.

Menurut orang tua korban, Setiawan Santoso, pelaku awalnya datang ke warungnya sekira pukul 01.30 WIB untuk meminta minum lalu pergi. Kemudian selang beberapa pelaku datang kembali untuk meminta karung sebagai wadah barang rongsokan.

Dirinya mengaku, pelaku terus menekan agar permintaanya selalu dituruti. Pelaku juga sempat meminta diantar ke sebuah tempat di Hasanudin untuk mengambil barang rongsokan.

Kemudian saat Setiawan dan pelaku kembali dari mengambil rosok, sekitar pukul 03.30 WIB, pelaku kemudian naik motor dan tiba-tiba mengajak korban atau anaknya pergi.

“Motor itu punya kakak ipar saya. Kuncinya memang masih nyantol. Dia bawa anak saya, waktu itu saya sadar tapi mau bilang ‘jangan’ itu nggak bisa,” ujar Setiawan.

Setelah tersadar, dirinya sempat lemas dan menunggu hingga matahari terbit namun pelaku dan anaknya tidak kembali. Usaha pencarian pun dilakukan dengan berkeliling Kota Semarang.

“Waktu ambil motor dan bawa anak, saya juga gak bisa ngomong apa apa. Pas pelaku pergi, saya dan istri juga kayak orang linglung. Setelah sadar, saya langsung pergi muter muter kota nyari anak saya,” terangnya.

Dirinya sangat bersyukur anaknya bisa ditemukan. Selain itu dia juga menceritakan sempat memotret pelaku dan anaknya sebelum pergi. Foto itu digunakan untuk menyebarkan informasi di media sosial, aplikasi Libas milik Polrestabes Semarang dan juga melaporkan langsung ke kepolisian.

“Anak saya dipakaikan peci, terus pelaku minta foto. Untungnya saya motret tadi,” bebernya.

Sementara itu korban, mengucapkan berterima kasih kepada Aiptu Agus Supriyanto yang memimpin penangkapan di daerah Sawah Besar malam tadi. Anak laki-laki itu terlihat lusuh dan mengaku malah sempat disuruh makan daun.

“Diajak muter-muter tadi. Disuruh makan daun juga, saya nggak mau,” ujar korban.

Sedangkan pelaku, Susanto saat ditanya polisi selalu berkelit. Dia mengaku mengajak korban dengan mengatakan akan membelikan motor trail kecil dan mengajak mengaji.

“Mau saya ajak ngaji. Mau saya belikan motor. Saya gak nyulik. Wong saya ijin sama kedua orang tuanya mau ngajak anaknya ngaji,” katanya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Lombantoruan menjelaskan masih mendalami kasus tersebut. Belum diketahui pasti apa motif pelaku melakukan hal tersebut.

“Pelaku dan barang bukti sudah kita amankan. Ini masih kita dalami,” ujar Donny.

“Tadi pagi ada aduan dari seorang wanita yang mengaku anaknya telah diculik. Atas aduan tersebut kemudian ditindaklanjuti tim dari Polsek Semarang Utara dan Tim Resmob Polrestabes semarang, kemudian melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap pelaku saat bersama korban,” paparnya.

BACA JUGA :

Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Wwbsite BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol
Ratusan warga Dukuh Sinoman, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2026) dengan mengenakan busana Jawa dan kostum pewayangan. Konsep tersebut dipilih warga untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan sekaligus melestarikan budaya Jawa serta mengenalkan nilai moral pewayangan kepada generasi muda.
Rawat Budaya Jawa, Ratusan Warga Sinoman ikuti Upacara Kenakan Kostum Tokoh Pewayangan
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved