URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kawasan Selo di Kabupaten Boyolali menawarkan pemandangan alam eksotis dan menjadi tujuan wisata populer di Jawa Tengah. Setelah menikmati keindahan alam, pengunjung dapat menikmati kuliner di Langit Pitu Resto yang menawarkan pemandangan indah dan berbagai menu dari masakan tradisional hingga internasional. Restoran yang tertinggi di kawasan Selo ini juga menawarkan penginapan dan suasana healing yang dapat dinikmati di alam terbuka dan gerbong.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Langit Pitu Resto Boyolali Restoran Tertinggi di kawasan Selo, Hadirkan Sensasi Makan Dengan View yang Menarik

Langit Pitu Resto Boyolali Restoran Tertinggi di kawasan Selo, Hadirkan Sensasi Makan Dengan View yang Menarik

Langit Pitu Resto Boyolali Restoran Tertinggi di kawasan Selo, Hadirkan Sensasi Makan Dengan View yang Menarik

featured-img

RASIKAFM.COM | BOYOLALI - Kawasan Selo di Kabupaten Boyolali menjadi wilayah yang menjadi tujuan wisata alam. Letaknya yang ‘membelah’ Gunung Merbabu dan Gunung Merapi, menawarkan pemandangan alam yang sangat eksotis.

Kala akhir pekan, Selo diserbu pengunjung dari berbagai daerah. Tak hanya dari Jawa Tengah, pengunjung kawasan tersebut berasal dari DIY, Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur. Pengunjungnya pun sangat beragam, banyak anak muda yang melakukan sunmori, dan tak sedikit pula pengunjung keluarga.

Setelah menikmati alam, yang tak boleh dilewatkan adalah menikmati kuliner di Langit Pitu Resto yang berada di Desa Samiran Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali. Restoran yang dilaunching 24 Januari 2023 ini adalah yang tertinggi di kawasan Selo. “Memang lokasi Langit Pitu adalah restoran yang paling tinggi di Selo, sehingga pemandangannya sangat indah. Pengunjung selain makan enak juga melihat alam dengan view yang menarik,” kata Eko Taruno, Manajer Operasional Langit Pitu Resto.

Arun, panggilan Eko Taruno, mengungkapkan dengan letak yang paling tinggi, pengunjung Langit Pitu mendapat ‘bonus’ selain pemandangan. “Disini kawasan tanaman sayuran, jadi pengunjung bisa berinteraksi dan melihat aktivitas petani juga, termasuk saat bercocok tanam,” paparnya.

Menurut Arun, Langit Pitu memiliki konsep menyajikan kuliner dan penginapan. “Selain itu juga ada spot untuk makan di alam terbuka dan gerbong, jadi suasana healingnya sangat terasa. Kita juga melayani sejak pukul 06.00 WIB khusus untuk breakfast menu,” ungkapnya.

Kawasan Selo di Kabupaten Boyolali menawarkan pemandangan alam eksotis dan menjadi tujuan wisata populer di Jawa Tengah. Setelah menikmati keindahan alam, pengunjung dapat menikmati kuliner di Langit Pitu Resto yang menawarkan pemandangan indah dan berbagai menu dari masakan tradisional hingga internasional. Restoran yang tertinggi di kawasan Selo ini juga menawarkan penginapan dan suasana healing yang dapat dinikmati di alam terbuka dan gerbong.
Salah satu contoh menu di Langit Pitu Resto yang berada di Desa Samiran Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali.

Menu andalan di Langit Pitu Resto di antaranya Bagong Pitu yang merupakan masakan babat gongso. Ada juga Sopia Lajuba, sop iga yang dimasak dengan bumbu rempah disajikan komplit dengan emping dan sambal. Tak boleh dilewatkan pula Bubur Ketan Hitam dengan topping es krim dan irisan nangka.

“Kita memang menyajikan menu Indonesia dan tradisional, Chinese, dan western. Selain menu personal, ada juga menu Langit Pitu Barengan yang bisa disantap untuk dua orang,” kata Arun.

Pengunjung Langit Pitu Resto, Apta mengaku tertarik datang karena melihat di media sosial. “Ternyata memang tempatnya enak dan luas, pemandangan juga bagus. Cocok untuk keluarga,” ungkapnya.

BACA JUGA :

Alumni dan peneliti Universitas Kristen Satya Wacana mengembangkan Mikoologi atau Mikoo, kit budidaya jamur tiram sebagai sarana belajar dan bermain anak sekaligus produk komersial. Riset yang berlangsung Maret–Mei 2025 itu mematangkan media tanam agar jamur tumbuh cepat, konsisten, dan aman dikonsumsi, sehingga membantu orang tua mengurangi waktu penggunaan gawai anak melalui aktivitas merawat tanaman.
Mahasiswa UKSW Riset Jamur Mikoologi, Berhasil Masuk ke Swalayan
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengikuti rute 5K Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026), sambil mendorong kursi roda putranya. Ajang yang diikuti sekitar 4.000 pelari ini digelar Bank Indonesia Jawa Tengah untuk mengedukasi cinta rupiah, menggerakkan UMKM, memperkuat sport tourism, serta menyalurkan sekitar Rp600 juta dana pendaftaran kepada 10 desa.
Sambil Dorong Kursi Roda Sang Anak, Ahmad Luthfi Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui BKUD akan mengoptimalkan pajak parkir toko modern dan ritel setelah pembayaran pengelola dinilai belum sesuai perhitungan volume kendaraan. Kepala BKUD Rudibdo menyampaikan strategi tersebut di Ungaran, Kamis (2/7/2026), melalui sosialisasi kepada pengelola agar fasilitas parkir gratis tetap memenuhi kewajiban pajak sesuai regulasi dan meningkatkan pendapatan asli daerah.
Penerimaan Parkir Toko Modern di Kabupaten Semarang Tak Optimal, Ini Strategi BKUD Kejar Potensi Pajak Parkir
Puluhan remaja Pecinta dan Pelestari Alam Tengaran menebar 1.900 bibit ikan di aliran Sungai Serang, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Minggu (5/7/2026). Aksi yang digagas Ketua RW 02 Dukuh Krajan, Sowam Ahmadi, menggunakan donasi warga untuk memulihkan ekosistem pascapencemaran limbah sekaligus mengedukasi generasi muda agar menjaga kelestarian sungai.
Jaga Kelestarian Alam, Remaja di Tengaran Tebar Ribuan Bibit Ikan di Sungai Serang
Sebanyak 4.000 pelari mengikuti Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026). Bank Indonesia Jawa Tengah bersama pemerintah daerah menggelar lomba 5K dan 10K untuk menggerakkan sport tourism, UMKM, edukasi rupiah, serta pengendalian inflasi, sekaligus menyalurkan lebih dari Rp600 juta dana pendaftaran bagi pengelolaan sampah di 10 desa sekitar Borobudur.
Semangat Sport Tourism, Ribuan Pelari Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026
M. Iksan (55), warga Pungkursari, Kota Salatiga, merakit Yamaha Vixion 155 cc menjadi Jeep Willys mini berwarna hijau army selama tiga bulan dengan biaya sekitar Rp30 juta. Ia memadukan mesin motor, persneling serta kaki-kaki Daihatsu Zebra, lalu membentuk bodi dari rangka besi dan pelat agar kendaraan dapat digunakan melintasi jalan kota hingga tanjakan Bandungan.
Kreatif! Tukang Cat di Salatiga ini Sulap Motor Yamaha Vixion jadi Jeep Willys Mini

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar