KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Jaga Kelestarian Alam, Remaja di Tengaran Tebar Ribuan Bibit Ikan di Sungai Serang

Jaga Kelestarian Alam, Remaja di Tengaran Tebar Ribuan Bibit Ikan di Sungai Serang

Jaga Kelestarian Alam, Remaja di Tengaran Tebar Ribuan Bibit Ikan di Sungai Serang

Remaja saat sebar ribuan benih ikan di Kali Serang (Foto Arief Rasika)

RASIKAFM.COM | TENGARAN — Aksi simpatik dilakukan oleh puluhan remaja di Tengaran dalam rangka mengisi waktu libur sekolah. Mereka memilih tidak berwisata ke wahana modern atau sekadar bermain gadget di dalam rumah. Puluhan remaja yang tergabung dalam Pecinta dan Peletari Alam wilayah Tengaran, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang ini justru sebar ribuan puluhan remaja bibit ikan.

Mereka turun langsung ke alam demi menjaga kelestarian lingkungan sekitar melalui aksi nyata yang menginspirasi.

Kegiatan ini digawangi oleh Ketua RW 02 dukuh Krajan, Sowam Ahmadi. para pemuda yang tergabung dalam komunitas pencinta lingkungan di Desa Tengaran ini menggelar aksi peduli ekosistem. Mereka bahu-membahu menebar ribuan bibit ikan di sepanjang kawasan aliran Sungai Serang, Tengaran. Minggu (5.7.2026)

Edukasi Nyata untuk Generasi Muda

Aksi ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebuah gerakan edukasi bagi generasi muda. Ketua RW Tengaran, Sowam Ahmadi, menegaskan bahwa keterlibatan para remaja ini sangat penting untuk menumbuhkan rasa kepemilikan dan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.

“Kami ingin memberikan edukasi nyata bagi generasi muda agar lebih peduli terhadap ekosistem sungai. Jika bukan mereka yang merawatnya sekarang, siapa lagi yang akan menjaga warisan alam ini di masa depan?” ujar Sowam.

Dalam aksi kali ini, panitia menyediakan total 1.900 ekor bibit ikan yang dikemas ke dalam 13 kantong plastik.

Sowam menambahkan hal ini sebagai upaya Pemulihan Pasca-Pencemaran Limbah di Sungai Serang, sekaligus langkah preventif dan pemulihan (recovery) ini diambil bukan tanpa alasan. Sungai Serang memegang peranan vital bagi kehidupan warga di sekitarnya. Namun, rekam jejak digital dan ingatan warga tidak bisa lupa bahwa sungai ini pernah mengalami masa kelam.

Beberapa waktu lalu, aliran Sungai Serang sempat tercemar oleh limbah pabrik yang dibuang tidak bertanggung jawab. Dampaknya sangat fatal, menyebabkan ratusan hingga ribuan ikan lokal mati mengambang dan merusak rantai makanan di ekosistem air tersebut. Kegiatan penebaran benih ini menjadi salah satu tonggak penting untuk mengembalikan kejayaan populasi ikan lokal.

Mengembalikan Fungsi Sungai sebagai Sumber Kehidupan
Sowam Ahmadi ketua RW sang pencetus kegiatan

Melalui kegiatan positif yang menggerakkan pemuda ini, warga Desa Tengaran menaruh harapan besar. Mereka ingin kelestarian Sungai Serang dapat terus terjaga secara berkelanjutan. Harapan jangka panjang dari aksi peduli lingkungan ini.

Sowam Ahmadi menambahkan jika bibit ikan mereka beli dari Magelang, dengan menggunakan dana dari donasi warga sekitar yang peduli akan kelestatian sungai.

Aksi para remaja di Tengaran ini menjadi tamparan positif sekaligus contoh nyata bagi wilayah lain. Bahwa liburan sekolah bisa menjadi momentum emas untuk menyumbang perubahan kecil yang berdampak besar bagi kelestarian bumi.

Suasana penyebaran bibit ikan

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]