URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Puluhan remaja Pecinta dan Pelestari Alam Tengaran menebar 1.900 bibit ikan di aliran Sungai Serang, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Minggu (5/7/2026). Aksi yang digagas Ketua RW 02 Dukuh Krajan, Sowam Ahmadi, menggunakan donasi warga untuk memulihkan ekosistem pascapencemaran limbah sekaligus mengedukasi generasi muda agar menjaga kelestarian sungai.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jaga Kelestarian Alam, Remaja di Tengaran Tebar Ribuan Bibit Ikan di Sungai Serang

Jaga Kelestarian Alam, Remaja di Tengaran Tebar Ribuan Bibit Ikan di Sungai Serang

Jaga Kelestarian Alam, Remaja di Tengaran Tebar Ribuan Bibit Ikan di Sungai Serang

Remaja saat sebar ribuan benih ikan di Kali Serang (Foto Arief Rasika)
featured-img

RASIKAFM.COM | TENGARAN — Aksi simpatik dilakukan oleh puluhan remaja di Tengaran dalam rangka mengisi waktu libur sekolah. Mereka memilih tidak berwisata ke wahana modern atau sekadar bermain gadget di dalam rumah. Puluhan remaja yang tergabung dalam Pecinta dan Peletari Alam wilayah Tengaran, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang ini justru sebar ribuan puluhan remaja bibit ikan.

Mereka turun langsung ke alam demi menjaga kelestarian lingkungan sekitar melalui aksi nyata yang menginspirasi.

Kegiatan ini digawangi oleh Ketua RW 02 dukuh Krajan, Sowam Ahmadi. para pemuda yang tergabung dalam komunitas pencinta lingkungan di Desa Tengaran ini menggelar aksi peduli ekosistem. Mereka bahu-membahu menebar ribuan bibit ikan di sepanjang kawasan aliran Sungai Serang, Tengaran. Minggu (5.7.2026)

Edukasi Nyata untuk Generasi Muda

Aksi ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebuah gerakan edukasi bagi generasi muda. Ketua RW Tengaran, Sowam Ahmadi, menegaskan bahwa keterlibatan para remaja ini sangat penting untuk menumbuhkan rasa kepemilikan dan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.

“Kami ingin memberikan edukasi nyata bagi generasi muda agar lebih peduli terhadap ekosistem sungai. Jika bukan mereka yang merawatnya sekarang, siapa lagi yang akan menjaga warisan alam ini di masa depan?” ujar Sowam.

Dalam aksi kali ini, panitia menyediakan total 1.900 ekor bibit ikan yang dikemas ke dalam 13 kantong plastik.

Sowam menambahkan hal ini sebagai upaya Pemulihan Pasca-Pencemaran Limbah di Sungai Serang, sekaligus langkah preventif dan pemulihan (recovery) ini diambil bukan tanpa alasan. Sungai Serang memegang peranan vital bagi kehidupan warga di sekitarnya. Namun, rekam jejak digital dan ingatan warga tidak bisa lupa bahwa sungai ini pernah mengalami masa kelam.

Beberapa waktu lalu, aliran Sungai Serang sempat tercemar oleh limbah pabrik yang dibuang tidak bertanggung jawab. Dampaknya sangat fatal, menyebabkan ratusan hingga ribuan ikan lokal mati mengambang dan merusak rantai makanan di ekosistem air tersebut. Kegiatan penebaran benih ini menjadi salah satu tonggak penting untuk mengembalikan kejayaan populasi ikan lokal.

Mengembalikan Fungsi Sungai sebagai Sumber Kehidupan
Sowam Ahmadi ketua RW sang pencetus kegiatan

Melalui kegiatan positif yang menggerakkan pemuda ini, warga Desa Tengaran menaruh harapan besar. Mereka ingin kelestarian Sungai Serang dapat terus terjaga secara berkelanjutan. Harapan jangka panjang dari aksi peduli lingkungan ini.

Sowam Ahmadi menambahkan jika bibit ikan mereka beli dari Magelang, dengan menggunakan dana dari donasi warga sekitar yang peduli akan kelestatian sungai.

Aksi para remaja di Tengaran ini menjadi tamparan positif sekaligus contoh nyata bagi wilayah lain. Bahwa liburan sekolah bisa menjadi momentum emas untuk menyumbang perubahan kecil yang berdampak besar bagi kelestarian bumi.

Suasana penyebaran bibit ikan

BACA JUGA :

Sebanyak 4.000 pelari mengikuti Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026). Bank Indonesia Jawa Tengah bersama pemerintah daerah menggelar lomba 5K dan 10K untuk menggerakkan sport tourism, UMKM, edukasi rupiah, serta pengendalian inflasi, sekaligus menyalurkan lebih dari Rp600 juta dana pendaftaran bagi pengelolaan sampah di 10 desa sekitar Borobudur.
Semangat Sport Tourism, Ribuan Pelari Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026
M. Iksan (55), warga Pungkursari, Kota Salatiga, merakit Yamaha Vixion 155 cc menjadi Jeep Willys mini berwarna hijau army selama tiga bulan dengan biaya sekitar Rp30 juta. Ia memadukan mesin motor, persneling serta kaki-kaki Daihatsu Zebra, lalu membentuk bodi dari rangka besi dan pelat agar kendaraan dapat digunakan melintasi jalan kota hingga tanjakan Bandungan.
Kreatif! Tukang Cat di Salatiga ini Sulap Motor Yamaha Vixion jadi Jeep Willys Mini
LAZIS Jateng Cabang Salatiga bekerja sama dengan Resta Pendopo KM 456 menggelar Khitan Ceria 2026 bagi 30 anak yatim, piatu, dan dhuafa di Baok, Ujung-Ujung, Pabelan, Kabupaten Semarang, Kamis (2/7/2026). Program tahun ketiga ini memberikan layanan sosial sekaligus mengajak peserta yang memasuki masa baligh meningkatkan ketaatan beribadah dan membiasakan salat lima waktu.
Puluhan Anak ikuti Khitan Ceria 2026 di Resta Pendopo KM 456
Belasan remaja masjid dari Perumahan Taman Manunggal Asri Tugu Bener, Tengaran, menggelar nonton bareng film inspiratif Bilal bin Rabah di Masjid Al Ikhlas, Jumat (3/7/2026). Kegiatan perdana yang digagas Ugema ini diisi salat Magrib dan pembagian doorprize untuk mempererat kebersamaan sekaligus mengajak pelajar mengisi liburan sekolah dengan aktivitas positif.
Isi Kegiatan Positif Liburan, Belasan Remaja Ugema Nobar Film Bilal
PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Masuki Usia Ke-118 Tahun, Ikatan Notaris Indonesia Didorong Terus Jaga Integritas
Masuki Usia Ke-118 Tahun, Ikatan Notaris Indonesia Didorong Terus Jaga Integritas

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menetapkan tiga koordinator kelompok masyarakat (Pokmas) Kelurahan Bergas Lor, Kecamatan Bergas, sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan APBD Kabupaten Semarang Tahun Anggaran 2019–2020. Ketiganya diduga menyelewengkan dana swakelola hingga merugikan keuangan negara sekitar Rp600 juta dan ditahan sejak 30 Juni 2026 untuk kepentingan penyidikan.
Korupsi Dana Swakelola Bergas Lor Terbongkar, Tiga Koordinator Pokmas Dijebloskan ke Tahanan
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar