URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Wakil Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, memastikan kesiapan jalur evakuasi dan barak pengungsian di wilayah Sleman jika sewaktu-waktu terjadi erupsi Gunung Merapi. Meskipun aktivitas pariwisata dan perekonomian masih bisa berjalan, masyarakat tetap diimbau untuk waspada dan berada pada jarak aman dari Gunung Merapi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Wakil Bupati Sleman Pastikan Jalur Evakuasi dan Barak Pengungsian Siap Digunakan Saat Erupsi Merapi

Wakil Bupati Sleman Pastikan Jalur Evakuasi dan Barak Pengungsian Siap Digunakan Saat Erupsi Merapi

Wakil Bupati Sleman Pastikan Jalur Evakuasi dan Barak Pengungsian Siap Digunakan Saat Erupsi Merapi

Featured Image

Wakil Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Danang Maharsa, memastikan bahwa jalur evakuasi dan barak pengungsian di wilayah Sleman siap digunakan jika terjadi erupsi Gunung Merapi.

Hal ini dikatakan saat melakukan pemantauan kesiapan penanganan bencana di kawasan lereng Gunung Merapi pada Minggu (12/3/2023). Ia meminta masyarakat untuk tetap waspada dan berada pada jarak aman serta tidak perlu terlalu panik.

Meskipun demikian, masyarakat masih diperbolehkan beraktivitas di sekitar Gunung Merapi dengan tetap memperhatikan jarak aman.

Danang juga mengimbau agar para pelaku wisata, masyarakat, dan pelaku ekonomi meningkatkan kewaspadaan dan komunikasinya dengan pihak berwenang melalui berbagai fasilitas seperti HT, HP, dan sejenisnya.

Danang Maharsa Wakil Bupati Sleman memantau kesiapan penanganan bencana di kawasan lereng Gunung Merapi Sleman, Minggu (12/3/2023). Foto: Antara
Danang Maharsa Wakil Bupati Sleman memantau kesiapan penanganan bencana di kawasan lereng Gunung Merapi Sleman, Minggu (12/3/2023). Foto: Antara

Dilangsir dari Antara, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman, Makwan, menyebut bahwa pihaknya telah membuat rencana kontinjensi dampak erupsi dengan jarak sejauh 9 kilometer dari kawah Gunung Merapi.

Ada tujuh kelurahan yang masuk dalam radius tersebut, yaitu Glagaharjo, Kepuharjo, Umbulharjo di Kapanewon (Kecamatan) Cangkringan, Kelurahan Purwobinangun, Hargobinangun di Kapanewon Pakem serta Kelurahan Girikerto dan Wonokerto di Kapanewon Turi.

BPBD Sleman telah menyiapkan sebanyak 32 titik pengungsian, dan setiap padukuhan yang ada di tujuh kelurahan tersebut telah dibekali dengan SOP terkait skenario evakuasi jika terjadi hal yang membahayakan warga.

Kepala BPPTKG, Agus Budi Santoso, mengatakan bahwa Gunung Merapi telah mengalami erupsi secara signifikan sejak Sabtu (11/3/2023) hingga Minggu siang dengan jumlah erupsi sebanyak 52 kali. Namun, erupsi Gunung Merapi sudah terjadi secara terus menerus sejak 4 Januari 2021.

Agus Budi Santoso, berharap para pemangku kepentingan dapat menyikapi erupsi ini secara proporsional agar tidak menimbulkan panik yang berlebihan di masyarakat.

Masyarakat masih diperbolehkan beraktivitas seperti biasa di luar zona bahaya erupsi Gunung Merapi. Gunung Merapi juga mempunyai sisi manfaatnya bagi masyarakat, baik itu dalam bidang pariwisata, perekonomian, pertanian, dan lainnya.

BACA JUGA :

BPBD Kabupaten Semarang mengirim satu tim BKO berisi 12 personel ke Desa Cibeunying, Majenang, Cilacap, pada Jumat (14/11/2025) malam untuk membantu penanganan longsor. Pengiriman dilakukan setelah permintaan resmi BNPB dan BPBD Jateng. Tim berangkat dengan perlengkapan SAR untuk mempercepat pencarian di lokasi terdampak hujan deras.
BPBD Kabupaten Semarang Kirim Tim BKO Bantu Penanganan Longsor di Cilacap
Musim Kemarau, Wilayah di Salatiga Mulai Alami Kekeringan, Mana Saja
Hadapi Perubahan Musim, BPBD Kota Salatiga Siagakan Personel selama 24 jam
Dilanda Hujan Lebat dan Angin Kencang, Kabupaten Semarang Dikepung Sejumlah Bencana Hidrometeorologi
Dilanda Hujan Lebat dan Angin Kencang, Kabupaten Semarang Dikepung Sejumlah Bencana Hidrometeorologi
Hadapi Potensi Bencana, BPBD Kabupaten Semarang Siaga 24 Jam
Hadapi Potensi Bencana, BPBD Kabupaten Semarang Siaga 24 Jam

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama Komisi C, Dishub, dan DPU melakukan sidak ke ruas jalan rusak di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, akibat tingginya aktivitas truk tambang pengangkut material proyek Bendungan Jragung, Kamis. Dalam inspeksi tersebut, DPRD meminta PT Mahidara Artha Sangkara segera memperbaiki jalan dan mematuhi ketentuan pengelolaan lingkungan agar kerusakan serta gangguan debu tidak terus merugikan warga.
DPRD Sidak Jalan Rusak di Wringinputih Bergas, Perusahaan Janji Perbaiki Pekan Ini
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama Komisi C, Dishub, dan DPU melakukan sidak ke ruas jalan rusak di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, akibat tingginya aktivitas truk tambang pengangkut...
Kelurahan Blotongan dan Kauman Kidul di Salatiga terus mengembangkan potensi wilayah melalui wisata kuliner, religi, dan agrowisata berbasis digital. Lurah Blotongan Chomsatun memperkenalkan inovasi layanan daring serta aplikasi Sate Blotongan, sementara Lurah Kauman Kidul Nur Ichwan mendorong pengembangan Agrowisata Sitalang dan River Tubing saat menerima kunjungan kerja Wali Kota Robby Hernawan untuk menyelaraskan program pembangunan daerah.
Blotongan Salatiga Kampung Kuliner Sate Kambing, Terus Kembangkan Pelayanan Berbasis Digital
Kelurahan Blotongan dan Kauman Kidul di Salatiga terus mengembangkan potensi wilayah melalui wisata kuliner, religi, dan agrowisata berbasis digital. Lurah Blotongan Chomsatun memperkenalkan inovasi layanan...
Menteri HAM RI Natalius Pigai menyatakan pemerintah tengah menyiapkan Undang-Undang Neuro Rights guna melindungi privasi, kebebasan, dan martabat manusia dari dampak perkembangan teknologi serta kecerdasan buatan. Pernyataan itu disampaikan usai Festival HAM di Universitas Kristen Satya Wacana, Kamis (11/6/2026), saat pembahasan RUU disebut telah memasuki tahap akhir harmonisasi lintas kementerian dan lembaga.
Hadir di UKSW, Pigai Sebut Pemerintah sedang Siapkan UU Neuro Rights, Lindungi Pikiran Manusia dari Ancaman AI
Menteri HAM RI Natalius Pigai menyatakan pemerintah tengah menyiapkan Undang-Undang Neuro Rights guna melindungi privasi, kebebasan, dan martabat manusia dari dampak perkembangan teknologi serta kecerdasan...
13 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–10
13 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–10.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di pesisir Semarang dan sekitarnya terjadi pada Sabtu, 13 Juni 2026, pukul 06.00–10.00 WIB dengan tinggi muka air...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 13 Juni 2026 didominasi cerah berawan hingga berawan dengan potensi hujan pada sore hingga malam. Suhu udara di Semarang diperkirakan berkisar 27–34 derajat Celsius dengan kelembapan 55–85 persen dan potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Jawa Tengah.
13 Juni 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jawa Tengah Berpotensi Hujan Disertai Petir
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 13 Juni 2026 didominasi cerah berawan hingga...
Muat Lebih

POPULER

Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri