URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
BPBD Kabupaten Semarang mengirim satu tim BKO berisi 12 personel ke Desa Cibeunying, Majenang, Cilacap, pada Jumat (14/11/2025) malam untuk membantu penanganan longsor. Pengiriman dilakukan setelah permintaan resmi BNPB dan BPBD Jateng. Tim berangkat dengan perlengkapan SAR untuk mempercepat pencarian di lokasi terdampak hujan deras.

Mbak Google

KABAR RASIKA

BPBD Kabupaten Semarang Kirim Tim BKO Bantu Penanganan Longsor di Cilacap

BPBD Kabupaten Semarang Kirim Tim BKO Bantu Penanganan Longsor di Cilacap

BPBD Kabupaten Semarang Kirim Tim BKO Bantu Penanganan Longsor di Cilacap

Personel gabungan BPBD Kabupaten Semarang dan komunitas relawan melaksanakan briefing sebelum diberangkatkan menuju Cilacap untuk melaksanakan tugas kemanusiaan penanganan longsor, Jumat (14/11/2025) malam. Foto: BPBD Kab. Semarang
Personel gabungan BPBD Kabupaten Semarang dan komunitas relawan melaksanakan briefing sebelum diberangkatkan menuju Cilacap untuk melaksanakan tugas kemanusiaan penanganan longsor, Jumat (14/11/2025) malam. Foto: BPBD Kab. Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang mengirimkan satu tim bantuan kendali operasi (BKO) untuk membantu penanganan bencana tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap. Pengiriman dilakukan pada Jumat (14/11/2025) malam setelah adanya permintaan tambahan personel dari BNPB, BPBD Jawa Tengah, dan Basarnas.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan, mengatakan informasi awal mengenai kejadian diterima melalui grup komunikasi Kepala Pelaksana BPBD se-Jawa Tengah pada Kamis (13/11/2025) malam.

“Kami mendapat laporan bahwa telah terjadi tanah longsor di Desa Cibeunying, Majenang, Cilacap. Karena saat itu kami juga menyelesaikan beberapa penanganan kejadian di wilayah Kabupaten Semarang, kami baru bisa fokus mencari informasi lanjutan melalui jalur relawan dan koordinasi dengan Basarnas,” ujarnya saat dikonfirmasi Sabtu (15/11/2025).

Menurutnya, pada pukul 16.00 WIB, ia mendapat arahan resmi dari BNPB, BPBD Jawa Tengah, dan Basarnas bahwa penanganan di lokasi longsor membutuhkan tambahan personel.

“Kami kemudian melaporkan kondisi ini kepada Bupati Semarang untuk meminta izin melaksanakan BKO,” kata Alexander.

Setelah izin diberikan, BPBD Kabupaten Semarang menugaskan satu tim beranggotakan 12 personel untuk diberangkatkan ke Cilacap menggunakan satu unit truk serbaguna BPBD. Meski mengirim tim, Alexander menegaskan pihaknya tetap harus menjaga kesiapsiagaan di wilayah Kabupaten Semarang sehingga pengiriman personel tidak dapat dilakukan secara maksimal.

“Kami juga menyampaikan informasi kepada beberapa komunitas relawan agar menyiapkan personel yang memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk bergabung. Tidak asal memberangkatkan,” imbuhnya.

Tim berangkat pada Jumat (14/11/2025) pukul 18.30 WIB dengan membawa berbagai perlengkapan pendukung operasi pencarian dan pertolongan, antara lain alat semprot bertekanan (alkon), genset, lampu penerangan, peralatan SAR, tandu, dan perlengkapan P3K. Ia berharap pengiriman tim BKO dapat membantu mempercepat proses pencarian dan penanganan darurat.

“Kami mohon doa agar misi kemanusiaan ini berjalan lancar tanpa hambatan, mulai keberangkatan hingga rencana kepulangan pada Minggu (16/11/2025),” tutupnya.

Sebagai informasi, tanah longsor di Desa Cibeunying dipicu hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Majenang sejak Rabu hingga Kamis malam. Material tanah dari tebing setinggi belasan meter ambrol dan menimbun sejumlah rumah warga serta menutup akses jalan desa.

Petugas gabungan bersama relawan sejak Kamis malam berupaya melakukan pencarian terhadap warga yang dilaporkan terdampak, namun proses evakuasi terkendala kondisi tanah yang masih labil, cuaca hujan, serta minimnya penerangan di lokasi. (win)

BACA JUGA :

Kementerian Agama Kabupaten Semarang meluncurkan Program Pohon Cinta secara serentak di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA), Selasa (14/7/2026), dengan mewajibkan setiap calon pengantin menanam sedikitnya satu pohon. Program yang menjadi bagian dari implementasi Ekoteologi ini bertujuan mendorong pelestarian lingkungan, memperkuat nilai keagamaan, sekaligus mendukung penghijauan di Kabupaten Semarang. Hingga kini, sekitar 6.600 bibit pohon telah ditanam melalui program tersebut.
Catin di Kabupaten Semarang Wajib Tanam "Pohon Cinta" Sebelum Menikah
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama PT Jasamarga Jogja Bawen menyempurnakan jalur kanalisasi sepeda motor di Exit Tol Bawen dengan mengubah bentuk pulau jalan menjadi lebih landai. Perbaikan yang dilakukan setelah evaluasi dan koordinasi dengan PT Trans Marga Jateng ini bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta memudahkan pengendara sepeda motor bergabung ke lajur utama.
Pulau Jalan Exit Tol Bawen Dibongkar, Kurangi Risiko Manuver Pengendara Motor
Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut
Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut
Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 13 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 25,4 derajat Celsius dengan kelembapan 65 persen, sementara cuaca kering masih berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
13 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Minta Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah