URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Meriahkan bulan suci Ramadan 1444, santriwan dan santriwati Warga Binaan di Rutan Salatiga tadarusan Al Quran bersama. Dalam kegiatan 'Ngaos Al Quran', ratusan peserta membaca ayat suci Al Quran di masjid, selasar, hingga kamar hunian. Rutan Salatiga juga mengadakan pesantren Ramadan, kajian Al Quran dan Hadist, serta kegiatan lainnya untuk mengisi bulan Ramadan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Isi Kegiatan Ramadan, Ratusan Warga Binaan Rutan Salatiga ‘Ngaos Al Quran’

Isi Kegiatan Ramadan, Ratusan Warga Binaan Rutan Salatiga ‘Ngaos Al Quran’

Isi Kegiatan Ramadan, Ratusan Warga Binaan Rutan Salatiga ‘Ngaos Al Quran’

Suasana saat ratusan Warga Binaan di Rutan Salatiga saat kegiatan tadarus Al Quran dimasjid, selasar Rutan
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Berbagai cara dilakukan umat Islam dalam mengisi ibadah dan kegiatan di bulan suci ramadan 1444. Salah satunya dengan tadarusan atau membaca ayat – ayat suci Al Quran.

Seperti yang dilakukan ratusan Warga Binaan di Rutan Salatiga yang mengisi kegiatan dengan tadarus Al Quran baik yang dilakukan dimasjid, selasar Rutan, hingga dikamar – kamar hunian terdengar lantunan ayat suci Al Quran.

Kepala Rutan Salatiga Andri Lesmano mengatakan awal bulan ramadan ini kami membuat terobosan dengan istilah ‘Ngaos Al Quran’ yang menjadi kegiatan positif untuk santriwan santriwati Warga Binaan disini.

“Dengan suka cita menyambut bulan suci ramadan ini, kami membuat kegiatan ‘Ngaos Al Quran’ atau tadarus bersama santriwan santriwati Rutan Salatiga, selain menjadi positif diawal ramadan ini menjadi cara untuk meraih pahala,” kata Andri.
Andri berharap santriwan santriwati (sebutan WBP yang bergama Islam) untuk terbebas dari buta huruf Al Quran.

Dalam memeriahkan dan mengisi kegiatan Bulan Ramadan sendiri, Rutan Salatiga sudah menjadualkan berbagai macam kegiatan baik secara internal maupun menggandeng pihak-pihak dari luar.

“Kami juga menggandeng berbagai pihak dalam mengisi bulan Ramadhan, selain tadarus kami juga ada pesantren Ramadhan, kajian Al Quran dan Hadist serta kegiatan lain,” pungkasnya.

Sementara itu Nila salah satu peserta kegiatan yang terjerat perkara Narkoba menyatakan sangat senang dan terharu dengan program Ngaos Al Quran ini.

“Saya sangat senang dan terharu dengan program ini, kegiatan ini menjadikan saya lebih lancar membaca Al Quran dan bisa banyak beribadah disini,” tambahnya.

– Nila salah satu peserta kegiatan Ngaos Al Quran saat diwawancarai media.
– Suasana saat berlangsungnya Ngaos Al Quran

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Petani Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, mengembangkan budidaya padi semi organik melalui dem area seluas 10 hektare yang melibatkan 21 petani. Program yang telah berjalan hampir tiga tahun ini berhasil meningkatkan produktivitas hingga lebih dari 9 ton per hektare, sekaligus mendorong pengolahan hasil panen menjadi beras bernilai jual lebih tinggi serta pemanfaatan limbah pertanian untuk mendukung konsep zero waste.
Gunakan Great Farm, Petani Kemetul Mulai Bidik Pasar Premium Beras Sehat

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali 3
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali