KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pemerintah China Tingkatkan Kerja Sama dengan PBNU dalam Bidang Pendidikan dan Kesehatan

Pemerintah China Tingkatkan Kerja Sama dengan PBNU dalam Bidang Pendidikan dan Kesehatan

Pemerintah China Tingkatkan Kerja Sama dengan PBNU dalam Bidang Pendidikan dan Kesehatan

Pemerintah China dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tingkatkan kerja sama dalam bidang pendidikan, kesehatan, pengentasan kemiskinan, dan penanggulangan bencana. Melalui Inisiatif Peradaban Global yang digagas oleh China, hubungan antara kedua belah pihak didasarkan pada saling menghormati dan menjaga keanekaragaman peradaban serta perdamaian dunia.
Foto: ANTARA/Xinhua
Kuasa Usaha Kedutaan Besar China untuk Indonesia Zhou Kan saat menyampaikan sambutan dalam acara buka puasa bersama dengan PBNU di Jakarta, Selasa (4/4/2023).

Pemerintah China semakin memperkuat kerja sama dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, pengentasan kemiskinan, dan penanggulangan bencana. Zhou Kan, Kuasa Usaha Kedutaan Besar China untuk Indonesia, menyatakan bahwa Pemerintah China dan dunia Islam senantiasa saling menghormati dan bersama-sama menjaga keanekaragaman peradaban serta perdamaian dunia.

Hubungan yang didasarkan pada saling menghormati tersebut adalah salah satu contoh dari Inisiatif Peradaban Global yang digagas oleh China. Zhou menyampaikan hal ini saat menghadiri acara buka puasa bersama dengan PBNU di Jakarta pada Selasa (4/4). Zhou juga menambahkan bahwa kerja sama antara pihak China dan Nahdlatul Ulama semakin erat dan telah dilaksanakan selama delapan tahun berturut-turut dalam acara buka puasa bersama dan acara amal.

Dilansir dari antara, kerja sama kedua belah pihak tidak hanya terfokus pada acara sosial, tetapi juga pada membangun proyek kesejahteraan masyarakat. China juga terus menawarkan beasiswa bagi para pelajar NU untuk belajar di China. Zhou mengungkapkan bahwa Kedutaan Besar China siap meningkatkan kerja sama dengan PBNU demi mempererat persahabatan antara China dan Indonesia.

Ketua PBNU, K.H. Amin Said Husni, mengatakan bahwa NU sangat mengapresiasi Inisiatif Peradaban Global yang digagas oleh China. Ia menambahkan bahwa NU akan memperluas kerja sama yang telah dijalin dengan China di bidang-bidang tersebut. Dalam acara buka puasa bersama, Kedutaan Besar China untuk Indonesia menyumbangkan sejumlah bantuan kepada Muslim yang membutuhkan, dan Zhou menyampaikan salam Ramadhan kepada seluruh Muslim di Indonesia yang menjalankan ibadah puasa.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemkab Semarang memperpanjang jatuh tempo pembayaran PBB-P2 hingga 31 Oktober 2026. Wajib pajak yang membayar sampai batas waktu tersebut tidak dikenai sanksi administrasi keterlambatan sebesar 1 persen. Kebijakan ini diambil untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung kesehatan fiskal dan likuiditas keuangan daerah.
Bayar PBB-P2 Sebelum 31 Oktober, Warga Kabupaten Semarang Bebas Denda
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]