KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Warga Kembang Arum Panik, Dua Ular Masuk Rumah, Damkar Salatiga Langsung Evakuasi

Warga Kembang Arum Panik, Dua Ular Masuk Rumah, Damkar Salatiga Langsung Evakuasi

Warga Kembang Arum Panik, Dua Ular Masuk Rumah, Damkar Salatiga Langsung Evakuasi

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Petugas Pemadam Kebakaran Kota Salatiga mengevakuasi dua ekor ular yang masuk ke rumah warga di kawasan Kembang Arum, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, pada Senin (16/3/2026) pagi.

Laporan kejadian disampaikan oleh warga bernama Ester Jumiati yang tinggal di Jl. Nakula Sadewa V RT 005 RW 003, Kembang Arum, Sidomukti. Pelapor menghubungi WhatsApp Mako Damkar Salatiga di nomor 0888-3322-106 setelah mengetahui adanya dua ekor ular yang masuk ke dalam rumahnya.

Petugas piket Regu 1 Pemadam Kebakaran Kota Salatiga kemudian merespons laporan tersebut dan menuju lokasi. Proses penanganan dimulai pada pukul 09.54 WIB.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pendataan laporan sekaligus proses evakuasi terhadap dua ekor ular yang diketahui berjenis ular sanca dan ular kopi yang berada di dalam rumah warga.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kota Salatiga, Ponco Hasan Margono, mengatakan petugas berhasil mengamankan kedua ular tersebut tanpa menimbulkan korban.

“Kedua ular berhasil dievakuasi oleh anggota piket Regu 1. Selanjutnya ular dilepaskan kembali ke habitat yang jauh dari permukiman warga agar tidak membahayakan masyarakat,” jelas Ponco.

Setelah berhasil diamankan, kedua ular tersebut kemudian dilepaskan ke area yang jauh dari permukiman guna menjaga keselamatan warga sekaligus kelestarian satwa liar.

Proses penanganan oleh petugas Damkar berlangsung lancar dan selesai pada pukul 10.39 WIB. Selama kegiatan berlangsung, petugas juga melakukan dokumentasi sebagai bagian dari laporan kegiatan.

Pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan hewan liar yang berpotensi membahayakan agar dapat ditangani dengan aman oleh petugas.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
[pekok2]