URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dengan hibah insentif pengajar keagamaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, pendidikan keagamaan di Jateng semakin maju. Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jateng mengakui manfaat hibah tersebut, sementara Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menekankan pentingnya perhatian terhadap sekolah-sekolah berbasis agama sebagai pilar pembangunan keagamaan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Terbukti Bermanfaat, Insentif Pengajar Keagamaan di Jateng Diharap Terus Berkelanjutan

Terbukti Bermanfaat, Insentif Pengajar Keagamaan di Jateng Diharap Terus Berkelanjutan

Terbukti Bermanfaat, Insentif Pengajar Keagamaan di Jateng Diharap Terus Berkelanjutan

Dengan hibah insentif pengajar keagamaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, pendidikan keagamaan di Jateng semakin maju. Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jateng mengakui manfaat hibah tersebut, sementara Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menekankan pentingnya perhatian terhadap sekolah-sekolah berbasis agama sebagai pilar pembangunan keagamaan. Temukan informasi lengkap mengenai hibah ini dan upaya pemerintah untuk terus mendukung pendidikan keagamaan di Jateng
Foto: dok. Pemprov Jateng
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, saat brkunjing di Madrasah Ibtidaiyah Walisongo Kalangan Sukoharjo, Kamis (22/6/2023).
featured-img

Sukoharjo – Hibah untuk insentif pengajar keagamaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, terbukti bermanfaat bagi penerimanya. Hal itu diakui Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jateng Ahmad Faridi, saat kunjungan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, di Madrasah Ibtidaiyah Walisongo Kalangan Sukoharjo, Kamis (22/6/2023).

Menurut Ahmad, dana hibah juga membuat Kemenag Jateng merasa dapat lebih berpartisipasi dalam kemajuan pendidikan keagamaan di Jateng.

“Kita mendapatkan hibah, yang di provinsi lain di Indonesia, tidak ada. Hanya ada di Jateng kita mendapat hibah insentif untuk pengajar pendidikan (keagamaan),” tuturnya.

Ahmad menjelaskan, total dana hibah yang diberikan Pemprov Jateng tahun 2023 mencapai Rp277 miliar. Nominal tersebut diserahkan kepada 230.830 guru agama. Mereka menerima Rp1,2 juta pertahun. Pihaknya berharap, pada tahun-tahun mendatang hibah ini tetap bisa dialokasikan.

“Awalnya yang dapat hanya yang Islam. Tapi di tahun kedua, bukan hanya yang Islam, (tapi) Kristen, Katolik, Hindu , Buddha semuanya mendapat. Terima kasih sekali lagi kami ucapkan kepada pemda yang tidak henti-hentinya memberikan atensi ke kami, sehingga kami merasa, walaupun dengan anggaran yang terbatas, masih bisa berpartisipasi dalam pendidikan di Jateng,” ucapnya.

Wagub Taj Yasin Maimoen menyampaikan, insentif guru keagamaan diwujudkan atas dasar pemikiran, sekolah-sekolah berbasis agama juga perlu mendapat perhatian. Sebab, mereka adalah pilar pembangunan bidang keagamaan.

Sejak program berjalan, pihaknya ingin setiap tahun ada kenaikan jumlah penerima. Tetapi, pada 2021-2022 sempat terkendala karena anggaran di-refocusing untuk penanganan Covid-19.

“Pada tahun 2023 ini juga ada kenaikan penerimanya, walaupun tidak signifikan. Dan kami di pemerintahan, di sisa dua bulan (kepemimpinan) ini, juga masih memperjuangkan untuk tahun 2024 tidak hilang, tetap ada,” tandasnya.

BACA JUGA :

Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Program Inpres Jalan Daerah (IJD) dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah melalui peningkatan konektivitas antarwilayah. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan hal itu saat peresmian bantuan IJD di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (23/6/2026), dengan menegaskan bahwa pembangunan jalan menuju kawasan wisata, desa wisata, serta sentra ekonomi akan menjadi prioritas untuk memperluas akses, memperlancar distribusi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
IJD Jadi Penggerak Ekonomi Baru, Jateng Prioritaskan Jalan ke Kawasan Wisata
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan konsep aglomerasi wisata lintas daerah untuk menghubungkan berbagai destinasi unggulan dalam satu paket perjalanan terintegrasi. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan rencana tersebut pada Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), guna memperluas dampak ekonomi pariwisata melalui konektivitas destinasi, penguatan infrastruktur, pengembangan 1.000 desa wisata, serta dukungan platform digital terpadu.
Liburan Sekali Jalan, Destinasi Banyak! Jateng Siapkan Paket Wisata Lintas Daerah untuk Dongkrak Ekonomi

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia