URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah kota Salatiga memberikan sambutan positif terhadap kegiatan yang terkait dengan ketersediaan pangan dan usaha UMKM dengan harga terjangkau. Hingga saat ini, laporan dari Dinas Perdagangan, Dispangtan, serta instansi lain termasuk Camat dan Lurah, menyatakan bahwa distribusi kebutuhan pangan di Kota Salatiga masih terkendali.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jelang Idul Adha, Pasokan Kebutuhan Pangan di Salatiga Masih Terkendali

Jelang Idul Adha, Pasokan Kebutuhan Pangan di Salatiga Masih Terkendali

Jelang Idul Adha, Pasokan Kebutuhan Pangan di Salatiga Masih Terkendali

Pj Sinoeng, saat menghadiri Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional dalam Rangka Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Pemerintah kota Salatiga menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan yang terkait dengan ketersediaan pangan maupun usaha UMKM dengan harga terjangkau. Sampai saat ini, laporan yang masuk dari Dinas Perdagangan, Dispangtan, maupun dari dinas lainnya termasuk Camat dan Lurah, menyatakan bahwa distribusi kebutuhan pangan di Kota Salatiga masih terkendali. Meski demikian, Pj. Wali Kota Salatiga, Sinoeng N. Rachmadi, mengusulkan agar pemantauan distribusi dan keterjangkauan harga pangan di pasar dapat dilakukan pada pagi hari.

“Saya usul, kalau melakukan pemantauan distribusi dan keterjangkauan harga pangan di pasar pada jam 04.30 pagi. Jangan jam 9, 10, bahkan jam 1 siang. Karena puncak distribusi di Salatiga ini justru pada pagi hari, bahkan jam 3 dini hari sudah dimulai. Karena yang pedagang yang datang ke Salatiga ini kan ada yang dari Solo, Kabupaten Semarang, Kota Semarang, juga Boyolali. Sehingga saya berharap betul Salatiga mampu memberikan pelayanan yang terbaik terhadap alur-alur dan arus distribusi terutama pangan,” tukas Sinoeng, saat menghadiri Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional dalam Rangka Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan, secara daring melalui Zoom Meeting, di Lapangan Brajan, Noborejo, Kecamatan Argomulyo, (26/6/23).

Peringatan GPM secara serentak nasional tersebut, menurut Sinoeng menjadi penanda keberpihakan pemerintah terhadap faktor kelancaran distribusi dan ketersediaan pangan. Hal itu juga akan membawa implikasi kepada terkendalinya inflasi daerah. Komitmen ini tentu akan terus dikawal lewat rapat koordinasi pengendalian setiap bulan.

Made Arya Wijaya, Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengeluaran Negara, mengapresiasi atas inisiasi yang dilakukan oleh Badan Pangan Nasional terkait GPM. Harapannya, GPM yang diikuti oleh 341 daerah di Indonesia tersebut tetap bisa menjaga kebutuhan pangan bagi seluruh masyarakat. Dimana hal tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi Pemerintah, bagaimana menyediakan pangan secara cukup untuk masyarakat terutama menghadapi hari besar nasional.

Sementara, Camat Argomulyo, Agus Wibowo, mengungkapkan, kegiatan GPM yang diselenggarakan di wilayah Kelurahan Noborejo sangat menguntungkan bagi warga. Oleh karena itu, Camat Argomulyo atas nama warga menyampaikan terima kasih atas dorongan penyelenggaraan GPM di Lapangan Brajan guna menopang kebutuhan masyarakat yang ada di wilayah Noborejo.

BACA JUGA :

Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved