KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Jelang Idul Adha, Pasokan Kebutuhan Pangan di Salatiga Masih Terkendali

Jelang Idul Adha, Pasokan Kebutuhan Pangan di Salatiga Masih Terkendali

Jelang Idul Adha, Pasokan Kebutuhan Pangan di Salatiga Masih Terkendali

Pj Sinoeng, saat menghadiri Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional dalam Rangka Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan

[@]Pemerintah kota Salatiga menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan yang terkait dengan ketersediaan pangan maupun usaha UMKM dengan harga terjangkau. Sampai saat ini, laporan yang masuk dari Dinas Perdagangan, Dispangtan, maupun dari dinas lainnya termasuk Camat dan Lurah, menyatakan bahwa distribusi kebutuhan pangan di Kota Salatiga masih terkendali. Meski demikian, Pj. Wali Kota Salatiga, Sinoeng N. Rachmadi, mengusulkan agar pemantauan distribusi dan keterjangkauan harga pangan di pasar dapat dilakukan pada pagi hari.

“Saya usul, kalau melakukan pemantauan distribusi dan keterjangkauan harga pangan di pasar pada jam 04.30 pagi. Jangan jam 9, 10, bahkan jam 1 siang. Karena puncak distribusi di Salatiga ini justru pada pagi hari, bahkan jam 3 dini hari sudah dimulai. Karena yang pedagang yang datang ke Salatiga ini kan ada yang dari Solo, Kabupaten Semarang, Kota Semarang, juga Boyolali. Sehingga saya berharap betul Salatiga mampu memberikan pelayanan yang terbaik terhadap alur-alur dan arus distribusi terutama pangan,” tukas Sinoeng, saat menghadiri Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional dalam Rangka Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan, secara daring melalui Zoom Meeting, di Lapangan Brajan, Noborejo, Kecamatan Argomulyo, (26/6/23).

Peringatan GPM secara serentak nasional tersebut, menurut Sinoeng menjadi penanda keberpihakan pemerintah terhadap faktor kelancaran distribusi dan ketersediaan pangan. Hal itu juga akan membawa implikasi kepada terkendalinya inflasi daerah. Komitmen ini tentu akan terus dikawal lewat rapat koordinasi pengendalian setiap bulan.

Made Arya Wijaya, Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengeluaran Negara, mengapresiasi atas inisiasi yang dilakukan oleh Badan Pangan Nasional terkait GPM. Harapannya, GPM yang diikuti oleh 341 daerah di Indonesia tersebut tetap bisa menjaga kebutuhan pangan bagi seluruh masyarakat. Dimana hal tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi Pemerintah, bagaimana menyediakan pangan secara cukup untuk masyarakat terutama menghadapi hari besar nasional.

Sementara, Camat Argomulyo, Agus Wibowo, mengungkapkan, kegiatan GPM yang diselenggarakan di wilayah Kelurahan Noborejo sangat menguntungkan bagi warga. Oleh karena itu, Camat Argomulyo atas nama warga menyampaikan terima kasih atas dorongan penyelenggaraan GPM di Lapangan Brajan guna menopang kebutuhan masyarakat yang ada di wilayah Noborejo.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemkab Semarang memperpanjang jatuh tempo pembayaran PBB-P2 hingga 31 Oktober 2026. Wajib pajak yang membayar sampai batas waktu tersebut tidak dikenai sanksi administrasi keterlambatan sebesar 1 persen. Kebijakan ini diambil untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung kesehatan fiskal dan likuiditas keuangan daerah.
Bayar PBB-P2 Sebelum 31 Oktober, Warga Kabupaten Semarang Bebas Denda
Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
[pekok2]