URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Provinsi Chungcheongbuk-do, Korea Selatan, memperkuat kerja sama mereka melalui kerja sama sister province yang telah berlangsung selama 19 tahun. Dalam pertemuan delegasi di kompleks kantor Gubernur Jateng di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, pada Kamis (6/7/2023) malam, Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen menyambut Gubernur Chungcheongbuk-do Kim Young Hwan. Mereka bersama-sama mengunjungi hasil produksi UMKM, potensi wisata, dan potensi lainnya di Jateng.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemprov Jateng dan Chungcheongbuk-do Korea Selatan Perkuat Kerja Sama Sister Province

Pemprov Jateng dan Chungcheongbuk-do Korea Selatan Perkuat Kerja Sama Sister Province

Pemprov Jateng dan Chungcheongbuk-do Korea Selatan Perkuat Kerja Sama Sister Province

: Humas Pemprov Jateng
Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen saat menandatangani MoU di kompleks kantor Gubernur Jateng di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, pada Kamis (6/7/2023) malam
featured-img

Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat jalinan kerja sama dengan pihak Pemerintah Provinsi Chungcheongbuk-do, Korea Selatan. Kerja sama sister province di antara keduanya telah terjalin selama 19 tahun.

Hal itu tampak dalam kegiatan pertemuan delegasi di kompleks kantor Gubernur Jateng di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Kamis (6/7/2023) malam. Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen menyambut Gubernur Chungcheongbuk-do Kim Young Hwan. Bersama rombongan, keduanya terlebih dahulu melihat hasil produksi UMKM, potensi wisata dan potensi Jateng lainnya di gedung tersebut.

“Terima kasih telah hadir di sini untuk mempererat tali persaudaraan dan kerja sama antara Indonesia, khususnya Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Chung Cheong Buk-do. Kerja sama sister province ini telah terjalin sejak tahun 2004, sehingga pada tahun ini genap 19 tahun,” kata Gus Yasin, sapaannya, membacakan sambutan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Pada kesempatan itu dilakukan pembaruan kerja sama MoU antara Provinsi Chung Cheong Buk-Do, Korea Selatan, dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Gus Yasin menuturkan, Korea Selatan merupakan mitra investasi peringkat II di Jawa Tengah. Dengan performa investasi sebesar 98.437,30 ribu dolar AS, berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jateng per triwulan I tahun 2023.

Saat ini, terangnya, PT LG yang merupakan perusahaan lokal Chung Cheong Buk-do, sedang proses investasi di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) untuk solusi energi batre. Untuk itu, dibutuhkan dasar kerja sama yang valid dan legal, utamanya bagi Jawa Tengah. Termasuk, sebagai dasar pelaksanaan kegiatan bagi OPD Jawa Tengah dan Chung Cheong Buk-do.

“MoU baru ini akan menjadi bukti, bahwa Pemprov Jateng mendukung kerja sama lainnya yang akan dilakukan oleh badan usaha dan swasta, seperti yang akan ditandatangani tanggal 6 Juli 2023, yaitu Chungbuk Technopark & PT JPEN tentang dukungan suplay chain nikel olahan, serta Chungbuk Technopark & PT KITB, tentang pembangunan klaster technopark dan menindaklanjuti investasi LG Energy Solution di KITB.

“Ada juga sekolah, para siswa-siswi yang ingin melanjutkan sekolah tingkat S1 dan S2 di Korea. Di sana juga bisa langsung bekerja,” ujarnya.

Pemprov Jateng menilai kerja sama dengan Korea Selatan sangat potensial karena kedua belah pihak sama-sama mendapatkan manfaat.

“Kerja sama ini membawa manfaat bukan hanya Jateng, tapi juga membawa manfaat ke mereka, karena sebagian barang kita, kita ekspor ke Korea Selatan,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Chungcheongbuk-do Kim Young Hwan mengatakan, pihaknya memang sudah lama menjalin kerja sama dengan Jawa Tengah. Pihaknya berharap kerja sama bisa lebih erat. Sehingga hubungan bisa lebih sukses ke depannya.

“Di daerah ini (Jateng) sudah ada investasi Korea seperti sepatu, tekstil, handbag, dan macam-macam itu. Ke depannya, saya mau investasi motor, baterai, seperti semi konduktor,” kata dia.

Harapannya, itu semua akan saling membantu perkembangan masing-masing daerah. Kim juga menuturkan, dia telah berkomunikasi dengan Gus Yasin agar para pelajar Jateng bisa dikirim ke Korea Selatan atau melakukan pertukaran.

“Saya ingin 100 orang siswa atau murid-murid dikirim ke Korea (Korea Selatan). Mereka bisa bekerja, mendapatkan uang, bisa membayar sekolah. Jadi kami mau mendukung. Kalau mereka selesai S1, S2, mereka bisa bekerja di perusahaan swasta,” tutur Kim.

BACA JUGA :

Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Program Inpres Jalan Daerah (IJD) dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah melalui peningkatan konektivitas antarwilayah. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan hal itu saat peresmian bantuan IJD di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (23/6/2026), dengan menegaskan bahwa pembangunan jalan menuju kawasan wisata, desa wisata, serta sentra ekonomi akan menjadi prioritas untuk memperluas akses, memperlancar distribusi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
IJD Jadi Penggerak Ekonomi Baru, Jateng Prioritaskan Jalan ke Kawasan Wisata
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan konsep aglomerasi wisata lintas daerah untuk menghubungkan berbagai destinasi unggulan dalam satu paket perjalanan terintegrasi. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan rencana tersebut pada Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), guna memperluas dampak ekonomi pariwisata melalui konektivitas destinasi, penguatan infrastruktur, pengembangan 1.000 desa wisata, serta dukungan platform digital terpadu.
Liburan Sekali Jalan, Destinasi Banyak! Jateng Siapkan Paket Wisata Lintas Daerah untuk Dongkrak Ekonomi

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Dieng Caldera Race 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni di kawasan Dieng, Jawa Tengah, menarik ribuan pelari dari berbagai daerah dan mancanegara. Kategori 25K menjadi favorit karena menghadirkan rute baru menuju puncak Gunung Sindoro yang lebih menantang. Peserta harus menghadapi elevasi ekstrem dan suhu dingin pegunungan, namun tetap disuguhi panorama alam khas Dieng yang memukau sepanjang lintasan.
Menembus Dingin 14 Derajat, Ribuan Pelari Serbu Dieng Caldera Race 2026
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia