URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

MTs Aswaja Tengaran menggelar pembelajaran lingkungan berbasis praktik saat peringatan Hari Pendidikan Nasional, Sabtu (2/5/2026), di Tengaran. Siswa mengolah limbah menjadi produk kreatif sebagai upaya menanamkan kepedulian lingkungan melalui konsep eco green dan eco teologi dengan sistem tanggung jawab serta pengelolaan sampah berkelanjutan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hari Pendidikan Nasional, Siswa MTs Aswaja Tengaran Ciptakan Kreasi, Ubah Barang Bekas jadi Lebih Bernilai

Hari Pendidikan Nasional, Siswa MTs Aswaja Tengaran Ciptakan Kreasi, Ubah Barang Bekas jadi Lebih Bernilai

Hari Pendidikan Nasional, Siswa MTs Aswaja Tengaran Ciptakan Kreasi, Ubah Barang Bekas jadi Lebih Bernilai

Kepala MTs Aswaja dan Camat Tengaran melihat dari dekat proses pembuatan akuarium oleh siswa Foto Arief Rasika
Kepala MTs Aswaja dan Camat Tengaran melihat dari dekat proses pembuatan akuarium oleh siswa Foto Arief Rasika
Featured Image

RASIKAFM.COM | TENGARAN – Ada yang berbeda saat peringatan hari pendidikan nasional 2 mei 2026. MTs Aswaja Tengaran terus mengembangkan pembelajaran lingkungan hidup dengan pendekatan praktik langsung melalui kegiatan daur ulang dan pengelolaan limbah. Program ini mendorong siswa memahami pentingnya menjaga alam tidak hanya secara teoritis, tetapi juga melalui aksi nyata di lingkungan sekolah.

Pantauan rasikafm.com disekolah, Sabtu (2.5.2026) Para siswa memanfaatkan limbah plastik dan bahan bekas menjadi berbagai produk kreatif, seperti pot tanaman berbentuk hewan hingga akuarium sederhana yang fungsional. Kegiatan ini menjadi bagian dari penerapan konsep eco green yang menekankan pengurangan sampah dan pemanfaatan kembali barang tak terpakai.

Kepala MTs Aswaja Tengaran, Hafid Zaen Akhmad, mengatakan bahwa program tersebut dirancang untuk membentuk kebiasaan positif siswa terhadap lingkungan sejak dini.

“Kami ingin menanamkan kebiasaan bahwa sampah bukanlah akhir, tetapi bisa menjadi awal dari sesuatu yang bermanfaat,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).

Ia menjelaskan, pembelajaran ini juga mengintegrasikan nilai eco teologi, yakni kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab moral dan spiritual. Dengan pendekatan ini, siswa diajak memahami bahwa alam harus dirawat sebagai amanah.

Selain proses pembuatan karya, sekolah juga menerapkan sistem tanggung jawab dalam perawatan. Setiap siswa dan guru diberi amanah menjaga tanaman hias serta ikan yang dipelihara. Jika terjadi kerusakan atau kematian, pihak yang bertanggung jawab diwajibkan mengganti.

Menurut Hafid, langkah tersebut bertujuan menanamkan disiplin sekaligus rasa kepemilikan terhadap lingkungan. “Kami ingin siswa tidak hanya mampu menciptakan, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk merawat hasil karyanya,” kata dia.

Di sisi lain, pengelolaan sampah organik dilakukan melalui pemanfaatan lubang biopori. Sisa makanan dan dedaunan diolah menjadi kompos alami sebagai bagian dari penerapan gaya hidup berkelanjutan.

Program ini dinilai mampu menggabungkan unsur kreativitas, pendidikan karakter, dan nilai keagamaan dalam satu kegiatan terpadu. Siswa pun terlihat aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pengumpulan bahan hingga perawatan.

Melalui pendekatan tersebut, MTs Aswaja Tengaran menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter peduli lingkungan sebagai bekal menghadapi masa depan.

Camat Tengaran, Sri Sulistyorini, menyatakan pihaknya mendukung penuh kegiatan tersebut karena dinilai mampu meningkatkan kreativitas siswa sekaligus kesadaran lingkungan.

“Kami sangat mendukung kreativitas siswa di MTs Aswaja ini, apalagi dikaitkan dengan ekologi dan sustainable living. Pengelolaan sampah sudah dilakukan dengan baik, mulai dari pemilahan hingga pemanfaatan kembali yang bisa bernilai ekonomi,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah kecamatan akan membantu mengenalkan program tersebut kepada masyarakat luas. “Informasi ini bisa kami sampaikan melalui media sosial kecamatan. Kami juga ingin mem-branding sekolah ini agar kreativitas siswa lebih dikenal, termasuk melalui pengembangan lapak UMKM yang juga memuat produk hasil pengolahan limbah,” kata Sulistyorini.

Menurut camat, Program ini dinilai mampu menggabungkan kreativitas, pendidikan karakter, dan nilai keagamaan dalam satu kegiatan terpadu. Melalui pendekatan tersebut, MTs Aswaja Tengaran menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter peduli lingkungan.

Kepala MTs Aswaja Tengaran, Hafid Zaen Akhmad

BACA JUGA :

Calon tunggal Rektor Universitas PGRI Semarang periode 2026-2030, Sapto Budoyo, memaparkan visi, misi, dan program kerja di Auditorium Kampus Cipto Semarang, Rabu (20/5/2026). Ia menegaskan komitmen melanjutkan capaian dan reputasi UPGRIS yang telah berkembang dari IKIP menjadi universitas berakreditasi unggul melalui kepemimpinan berkelanjutan dan inovatif.
Sampaikan Visi Misi, Sapto Budoyo, Calon Tunggal Rektor UPGRIS
Siswa Surakarta dan Salatiga Bakal Nebeng Sekolah Rakyat di Kabupaten Semarang
Siswa Surakarta dan Salatiga Bakal "Nebeng" Sekolah Rakyat di Kabupaten Semarang
Mahasiswa Psikologi UKSW, Gesry Shielda Surenayu, meraih Juara II Indonesian Student Essay Forum (ISEF) 2026 yang digelar ILMPI pada 23 Maret–8 April 2026. Melalui esai tentang seksisme terinternalisasi di media sosial, ia mengajak perempuan membangun kesadaran kolektif untuk saling mendukung, bukan saling menjatuhkan.
Keren! Mahasiswa Psikologi UKSW Raih Juara II Nasional, Usung Isu Seksisme di Media Sosial
Bupati Semarang Ngesti Nugraha 2
Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Semarang Masih Terkendala Sarana Air Bersih

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Senin, 25 Mei 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara di Semarang berkisar 27–34 derajat Celsius dengan kelembapan 55–90 persen, sementara hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Pantura timur Jawa Tengah pada sore hingga awal malam.
25 Mei 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan di Semarang, Hujan Lebat Berpotensi Guyur Pantura Timur Jateng
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Senin, 25 Mei 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara...
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di wilayah Semarang terjadi pada Senin, 25 Mei 2026 pukul 14.00–16.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 1 meter. Kenaikan muka air laut yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari berpotensi meningkatkan risiko genangan rob di kawasan pesisir Semarang, Demak, pelabuhan, tambak, dan sejumlah wilayah pantai utara Jawa Tengah.
25 Mei 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di wilayah Semarang terjadi pada Senin, 25 Mei 2026 pukul 14.00–16.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai...
Sebanyak 202 mahasiswa Program Profesi Guru (PPG) Prajabatan FKIP Universitas Kristen Satya Wacana mengikuti Diklat Penguatan Kebhinekaan dan Bela Negara di Lapangan Kurusetra Yonif 411/Pandawa Kostrad pada 20 Mei 2026. Kegiatan ini digelar untuk memperkuat wawasan kebangsaan, semangat bela negara, serta kesiapan calon guru mengabdi di berbagai daerah Indonesia dengan menjunjung nilai keberagaman dan persatuan bangsa.
Pupuk Nilai Kebangsaan, Ratusan Mahasiswa PPG UKSW Ikuti Diklat Bela Negara
Sebanyak 202 mahasiswa Program Profesi Guru (PPG) Prajabatan FKIP Universitas Kristen Satya Wacana mengikuti Diklat Penguatan Kebhinekaan dan Bela Negara di Lapangan Kurusetra Yonif 411/Pandawa Kostrad...
Cuaca di Semarang dan sejumlah wilayah Jawa Tengah pada Sabtu, 23 Mei 2026, diprakirakan didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan sejak pagi dengan suhu udara berkisar 27–34 derajat Celsius dan kelembapan 60–90 persen. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan disertai petir dan angin kencang pada sore hingga malam di beberapa wilayah Jawa Tengah.
23 Mei 2026: Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Berpotensi Hujan Disertai Petir Sore hingga Malam
Cuaca di Semarang dan sejumlah wilayah Jawa Tengah pada Sabtu, 23 Mei 2026, diprakirakan didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan sejak pagi dengan suhu udara berkisar 27–34 derajat Celsius dan...
Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari 2026. Penentuan ketua PAC akan diputuskan DPD PDIP Jawa Tengah dari tiga nama terbaik di masing-masing wilayah guna memperkuat soliditas partai dan pembangunan Kota Salatiga.
Jabatan Ketua PAC Ditentukan DPD Jateng, Musancab PDIP Salatiga Sisakan 12 Nama
Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari...
Muat Lebih

POPULER

DPRD Kota Salatiga menolak rencana penerapan parkir berbayar di puskesmas dan meminta Pemerintah Kota Salatiga menunda kebijakan tersebut. Anggota Komisi A Agus Warsito menilai tarif parkir akan memberatkan masyarakat menengah ke bawah yang menjadi mayoritas pengguna layanan puskesmas sehingga perlu kajian mendalam, termasuk dasar hukum dan aspek pelayanan sebelum diterapkan.
Dewan Tolak Parkir Berbayar di Puskesmas, Kebijakan harus Dikaji Ulang
Siswa Surakarta dan Salatiga Bakal Nebeng Sekolah Rakyat di Kabupaten Semarang
Siswa Surakarta dan Salatiga Bakal "Nebeng" Sekolah Rakyat di Kabupaten Semarang
Jembatan Kalikuto di ruas jalan Tol Semarang Batang
Destinasi Wisata Jateng Diburu Saat Long Weekend, Trafik Tol Kalikangkung Meningkat

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved