URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Mustaqim Penyuluh Agama Islam Salatiga Peroleh PAI Award Tahun 2023

Mustaqim Penyuluh Agama Islam Salatiga Peroleh PAI Award Tahun 2023

Mustaqim Penyuluh Agama Islam Salatiga Peroleh PAI Award Tahun 2023

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Alhamdulillah…… dengan berbekal Kitab Kuning, akhirnya mengantarkan Mustaqim Lolos 10 besar PAI Award Kemenag RI Tahun 2023. Berdasarkan Surat Direktur Penerangan Agama Islam Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI Nomor B.3569/Dt.III.III/HM/01/8/2023 tanggal 3 Agustus 2023 tentang Pengumuman Daftar Nomine Penyuluh Agama Islam Award Tahun 2023 menetapkan Penyuluh Agama Islam Kota Salatiga, Mustaqim masuk 10 besar Nomine (finalis) PAI Award Tahun 2023 kategori Penegakan Hukum.

Mustaqim, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Argomulyo mengangkat tema Advokasi Kepatuhan Hukum terhadap Panitia Zakat Non Amil melalui Pendekatan Bahtsul Masail.

“ Banyak kepanitiaan zakat di masjid keberadaan mereka belum berstatus amil, padahal ketika belum menjadi amil, keabsahan zakat yang diberikan oleh muzakki (orang yang membayar zakat) masih bergantung pada pengelolaan dan penasarufan mereka”, tuturnya.

Sebagian mereka bahkan belum mengetahui esensi amil secara syar’iy. Oleh karena itu, ia perlu melakukan pendampingan dan bimbingan penyuluhan dengan cara mendatangi secara langsung di beberapa masjid yang di dalamnya terdapat kepanitiaan zakat untuk kemudian akan diberikan penjelasan secara komprehensif terkait hal tersebut.

“Berbagai persoalan akan muncul ketika panitia zakat belum menjadi amil. Misalnya, dalam hal mencampurkan beras, menjual beras baik untuk kepentingan operasional atau kepentingan lainnya, menyimpan beras atau menunda memberikannya kepada mustahiq hingga bulan Ramadhan usai.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, solusinya adalah dengan menjadi amil. Untuk itu, saya perlu memberikan advokasi kepatuhan hukum melalui pendekatan bahtsul masail”, lanjutnya.

Memang tidak mudah memberikan pengertian dan penyadaran kepada masyarakat tentang pentingnya pengelolaan zakat di tangan amil. Namun, Penyuluh yang juga sekaligus dosen di UIN Salatiga ini mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat secara argumentasi ilmiah berbasis kajian fiqh.
Berbekal keilmuan yang ia miliki, alumni Pondok Pesantren Sunan Giri ini perlahan mampu memberikan pendampingan kepada panitia zakat non amil hingga bersedia mengurus SK UPZ (Unit Pengumpulan Zakat).

Dukungan dari berbagai pihak hingga Ketua Baznas Kota Salatiga pun telah dikantongi, Ari Hidayah Iswanto, mendukung upaya ini, Ia berhadap dengan adanya advokasi kepatuhan hukum melalui pendekatan bahtsul masail ini dapat ikut meningkatkan kesadaran masyarakat secara luas untuk membayar zakat melalui amil.

kegembiraan yang sama turut terpancar dari Kakankemenag Salatiga, Wiharso, turut bangga atas keberhasilan yang diraih Penyuluh Agama Islam di lingkungan Kankemenag Salatiga.

“Selamat Kepada Mustaqim yang sejauh ini telah berproses, upaya yang telah dilakukan sangat penting untuk mengedukasi masyarakat agar taat asas dan taat hukum”, ungkap Wiharso.

BACA JUGA :

Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan