URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Mbak Google

KABAR RASIKA

Demi Peningkatan Mutu, BPJS Kesehatan Cabang Ungaran melakukan Utilization Review RSU PKU Aisyiah Kendal

Demi Peningkatan Mutu, BPJS Kesehatan Cabang Ungaran melakukan Utilization Review RSU PKU Aisyiah Kendal

Demi Peningkatan Mutu, BPJS Kesehatan Cabang Ungaran melakukan Utilization Review RSU PKU Aisyiah Kendal

Dok.BPJS
Dok.BPJS
Featured Image

Kendal, Jamkesnews – BPJS Kesehatan Cabang Ungaran bersama RS PKU ‘Aisyiyah Kendal mengadakan pertemuan dalam rangka Utilization Review (UR) di Aula RS PKU ‘Aisyiyah Kendal, Senin (14/08).

Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 71 Tahun 2013 tentang Pelayanan Kesehatan pada Jaminan Kesehatan nasional (JKN), disebutkan bahwa BPJS Kesehatan wajib menerapkan UR kepada Fasilitas Kesehatan (faskes), serta BPJS Kesehatan wajib melaporkannya secara berkala kepada Menteri Kesehatan dan Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, Abdul Azis mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan UR terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan faskes bertujuan untuk mengendalikan mutu dan biaya pelayanan kesehatan di setiap masing-masing faskes yang bermitra dengan BPJS Kesehatan.

Pada kesempatan yang sama, Azis juga mengingatkan kepada rumah sakit dalam hal ketertiban dalam penyampaian administrasi klaim dari pihak rumah sakit kepada BPJS Kesehatan. Hal-hal yang harus diperhatikan adalah salah satunya adalah rumah sakit untuk menghindari kecurangan dalam pengajuan klaim.

Selain itu, ia juga menyampaikan beberapa harapan BPJS Kesehatan Cabang Ungaran kepada RS PKU ‘Aisyiyah Kendal diantaranya adalah terkait program rujuk balik di RS PKU ‘Aisyiyah Kendal dapat berjalan dengan optimal serta meminta rumah sakit agar menjalankan komitmen pada perjanjian kerjasama yang telah disepakati oleh kedua belah pihak.

“Sebelumnya kami mengucapkan terimakasih kepada RS PKU ‘Aisyiyah Kendal karena secara maturitas klaim di rumah sakit ini sudah baik. Saya berharap sebagai rumah sakit yang baru melayani peserta JKN di bulan April 2023 ini, RS PKU ‘Aisyiyah Kendal terus dapat memberikan pelayanan kesehatan kepada peserta JKN dengan baik,” ungkap Azis.

Agar RS PKU ‘Aisyiyah Kendal dapat terus memberikan pelayanan kesehatan untuk peserta JKN, Azis menyampaikan agar rumah sakit selalu melakukan pengecekan izin operasional secara berkala. Hal ini untuk menghindari terjadinya kadaluarsa pada izin operasional pada RS PKU ‘Aisyiyah Kendal.

Tak lupa, Azis juga memohon dukungan dari seluruh jajaran manajemen RS PKU ‘Aisyiyah Kendal untuk melakukan pengisian skrining riwayat kesehatan di setiap tahun sekali yang dapat diakses melalui Aplikasi Mobile JKN, scan barcode yang tersedia, atau melalui website resmi BPJS Kesehatan.

Direktur RS PKU ‘Aisyiyah Kendal, Hanif Furqon mengatakan akan berkomitmen secara penuh terhadap perjanjian kerjasama yang telah disepakati sejak Maret 2023 lalu. Dirinya akan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pasien yang menjadi peserta JKN, ia berjanji tidak akan membedakan anatara pasien umum dan pasien JKN.
Mengingat RS PKU ‘Aisyiyah Kendal masih terhitung baru dalam memberikan layanan kepada peserta JKN, Hanif mengatakan akan terus memperbaiki fasilitas serta sarana prasana yang berada di rumah sakit.

“Kami bersama jajaran manajemen di RS PKU ‘Aisyiyah Kendal akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pasien, baik pasien umum maupun pasien JKN. Untuk melaksanakan janji layanan JKN, kami akan melaksanakannya dengan sebaik mungkin, dimana saat ini bagi peserta JKN yang melakukan pemeriksaan dan pengobatan di RS PKU ‘Aisyiyah Kendal tanpa harus menggunakan kartu JKN, melainkan dapat menggunakan KIS digitas ataupun Kartu Tanda Penduduk (KTP)”, ujar Hanif.

Hanif juga mengatakan untuk meningkatkan pelayanan untuk seluruh peserta JKN, dirinya akan meminta kepada jajarannya untuk menggembakan antrean online yang sudah tersedia di Aplikasi Mobile JKN kepada peserta JKN agar pada saat melakukakan kunjungan ke rumah sakit tidak harus menunggu terlalu lama. (am)

BACA JUGA :

Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Ratusan warga Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang mengikuti sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Aula Pinus Park, Minggu (10/5/2026). Kegiatan yang melibatkan BPJS Kesehatan dan Komisi IX DPR RI itu digelar untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait layanan kesehatan, kepesertaan BPJS, serta akses program JKN secara langsung melalui edukasi dan dialog terbuka.
Ratusan Warga Bener Antusias Ikuti Sosialisasi Layanan JKN dari BPJS Kesehatan
Kisah Lulus, Petani Kendal yang Tak Lagi Cemas Berobat Berkat JKN
Kisah Lulus, Petani Kendal yang Tak Lagi Cemas Berobat Berkat JKN
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot
MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi...
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Ngapiyah (79), peserta BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) asal Desa Karangmalang Wetan, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)...
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Rakhma Pradani Alaika Pratiwi (29), ibu hamil asal Desa Jambu Kidul, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, mengaku merasakan kemudahan layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saat menjalani pemeriksaan...
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Kecelakaan maut terjadi di jalur turunan Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (29/5/2026) malam, ketika sebuah truk tangki minyak goreng diduga mengalami gagal pengereman. Truk yang melaju dari arah Bawen...
BAZNAS Kabupaten Semarang untuk pertama kalinya mengelola penyembelihan dam haji dari 93 jamaah asal Kabupaten Semarang di RPH Candirejo, Kecamatan Tuntang, Sabtu (30/5/2026). Program yang dilaksanakan berdasarkan regulasi pemerintah tersebut menyalurkan daging dam tamattu’ kepada masyarakat fakir miskin melalui kerja sama dengan Dinas Sosial dan DP3AKB agar bantuan tepat sasaran.
Pertama Kali, BAZNAS Kabupaten Semarang Sembelih 93 Kambing Dam Haji
BAZNAS Kabupaten Semarang untuk pertama kalinya mengelola penyembelihan dam haji dari 93 jamaah asal Kabupaten Semarang di RPH Candirejo, Kecamatan Tuntang, Sabtu (30/5/2026). Program yang dilaksanakan...

POPULER

Ratusan warga Dusun Karangtalun, Desa Mlilir, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang mendatangi kantor desa pada Selasa (19/5/2026) untuk menuntut transparansi penyaluran bansos PKH yang diduga disalahgunakan perangkat desa. Warga menilai bantuan tidak diterima penuh setelah kartu ATM penerima disebut dikumpulkan oleh oknum perangkat.
Diduga Selewengkan Dana Bansos, Warga Mlilir Tuntut Kades dan Kadus Mundur
Komunitas Kridha Beksa Wandawa menggelar kelas Tari Klasik Gaya Surakarta di Pendopo Bung Karno, Salatiga, Minggu (24/5/2026), sebagai upaya melestarikan budaya Jawa di tengah modernisasi. Kegiatan yang awalnya menargetkan 30 peserta ini diikuti 62 orang berusia 12 hingga 62 tahun, yang belajar Tari Golek Sri Rejeki untuk mengenal, menjaga, dan mewariskan seni tradisi kepada generasi masa kini.
Komunitas Kridha Beksa Wandawa Gelar Kelas Tari Klasik di Salatiga, Peserta Membludak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved